
Disisi lain Xiao Fei sedang menikmati jalan - jalannya di pasar, sambil menyantap bakpao yang ia beli. Saat sedang berjalan - jalan, Ia melihat seorang pria paruh baya, yang sedang duduk didepan sebuah bangunan tua. bangunan itu memiliki tiga lantai. Dekorasinya juga terlihat indah, meskipun sudah tertutup debu. Xiao Fei kemudian menghampiri pria itu
" Permisi paman, mengapa paman duduk di depan bangunan ini ? " tanya Xiao Fei
" Ah, saya ingin menjual bangunan ini nona, jadi saya menunggu disini. Siapa tahu ada orang yang ingin membelinya " jawab pria itu
" Tapi kenapa paman ingin menjual bangunan ini ?, bukankah bangunan ini sangat besar " tanya Xiao Fei
" Haaa, dulunya ini adalah restoran milik saya nona, tapi kemudian saya bangkrut, dan terpaksa menutup restoran ini. Tapi sekarang anak saya membutuhkan biaya untuk membiayai pendidikannya di akademi, jadi saya harus menjual bangunan ini agar bisa mendapat uang " jawab pria itu
Xiao Fei tahu pria itu tidak berbohong, karena ia sudah mendengar batinnya. Xiao Fei merasa kasihan pada pria itu, namun ia juga mendapatkan sebuah ide yang bagus
" Paman, aku akan membeli bangunan ini ! " kata Xiao Fei
" Berapa harganya ? " lanjutnya
" A - apa anda yakin nona ?, harga bangunan ini lima puluh koin emas " kata pria itu
1 batang emas \= 100 koin emas
__ADS_1
1 koin emas \= 100 koin perak
1 koin perak \= 100 koin perunggu
1 koin emas \= 10.000 koin perunggu
1 batang emas \= 10.000 koin perak
1 batang emas \= 1.000.000 koin perunggu
Xiao Fei tersenyum kemudian mengeluarkan sebuah kantong yang berisi seratus koin emas, kemudian menyerahkannya kepada pria itu
" Ini koin emasnya paman ! " kata Xiao Fei sambil menyerahkan kantong tadi
" N - nona, ini terlalu banyak " kata pria itu
Ia ingin mengembalikan koin emas yang lain kepada Xiao Fei, namun Xiao Fei menolaknya
" Tidak apa - apa paman, anggap saja itu hadiah untuk paman " kata Xiao Fei
__ADS_1
" terima kasih, terima kasih nona, semoga dewa selalu menyertai anda ! " kata pria itu
" Aku rasa paman harus segera kembali ke rumah paman, ini sudah malam, istri paman pasti khawatir " kata Xiao Fei
" Ah, terima kasih sudah mengingatkan saya nona " kata pria itu
Ia kemudian berjalan meninggalkan Xiao Fei. Namun sebelum berjalan terlalu jauh, pria itu kembali berbalik, dan mengucapkan terima kasih sekali lagi kepada Xiao Fei, setelah itu ia pun kembali melanjutkan perjalanan ke rumahnya
Setelah pria itu pergi, Xiao Fei kemudian membuat arai di sekitar gedung itu, lalu memanggil beberapa anggota Balck Fox Mafia, melalui telepati. Tidak sampai satu menit, dua puluh orang anggota Black Fox Mafia sudah ada dihadapannya
" Hormat kepada Queen Alex ! " kata mereka, serempak, sambil berlutut memberi hormat kepada Xiao Fei
" Kalian semua, aku ingin kalian memperbaiki bangunan ini. Aku tunggu laporannya besok " kata Xiao Fei tegas
" Baik Queen ! jawab mereka, serempak
" Oh, ya. Aku sudah memasang arai di sekitar sini, jadi tidak ada yang bisa melihat, ataupun merasakan keberadaan kalian " lanjut Xiao Fei
Ia kemudian melanjutkan jalan - jalannya. Namun kali ini, tidak ke pasar lagi, melainkan ke sebuah bukit di pinggir kota. Setelah sampai di bukit itu, Xiao Fei langsung merebahkan tubuhnya ke rerumputan, sambil menatap bintang - bintang di langit
__ADS_1
" Haaa, ini yang terbaik ! " gumam Xiao Fei
BERSAMBUNG