
saat mereka sedang asik makan, tiba - tiba sebuah panah tertancap tepat di depan mangkok milik Xiao Fei. tidak sampai semenit setelah panah itu tertancap, munculah sekelompok orang bertopeng, yang langsung menyerang putra mahkota Han dan Xiao Fei. Putra mahkota Han pun langsung bangun dari tempat duduknya dan segera bertarung dengan orang - orang itu
Para pelanggan banyak yang langsung melarikan diri, namun yang lainnya memilih untuk bersembunyi dan mengintip dari sebuah ruangan, bersama dengan pemilik restoran, sedangkan Xiao Fei tetap duduk dengan tenang di mejanya dan terus menyantap dimsum miliknya. Hingga tiba - tiba ada seorang wanita dari kelompok bertopeng itu yang datang dan langsung menodongkan pedangnya ke leher Xiao Fei, namun Xiao Fei sama sekali tidak menghiraukan hal itu, sehingga membuat wanita itu menjadi marah, dan langsung menendang mangkok dimsum yang sedang dimakan Xiao Fei
" Hei kau !. Beraninya kau mengabaikan ku, apa kau mau mati ! " kata wanita itu, setengah berteriak
Xiao Fei sama sekali tidak mendengar ucapan dari wanita itu. Dia malah bangun dari tempat duduknya kemudian berjalan mendekati mangkok dimsum yang sudah jatuh pecah dilantai karena ditendang oleh wanita tadi. Xiao Fei mengamati mangkok itu beberapa saat lalu seketika suasana di ruangan itu menjadi mencengkam, namun orang - orang bertopeng itu tidak tahu kalau suasana yang mencekam itu berasal dari kemarahan Xiao Fei. Disisi lain Putra Mahkota Han yang sudah tahu kalau Xiao Fei sedang dalam keadaan marah, memilih untuk mundur beberapa langkah kebelakang, setidaknya sekarang jaraknya dengan Xiao Fei saat ini adalah 5 meter
" Hei, apa kau tidak lihat kalau aku sedang makan ?!, kau buta ya ! " kata Xiao Fei yang sudah berdiri dengan posisi membelakangi wanita tadi
" Ck, sayang sekali makanannya terbuang sia - sia, padahal aku masih lapar. Hei, apa kau tahu, ada konsekuensi yang harus kau tanggung, jika sudah menggangguku makan " lanjutnya
__ADS_1
" Heh, aku ?, menanggung konsekuensi ?, hahaha, kau memang sangat pandai melawak. Jika kau mau, aku bisa membangun sebuah rumah lawak untukmu " ejek wanita itu
Namun tanpa ia sadari, Xiao Fei kini sudah berada tepat dihadapannya, dan langsung mencekiknya
" Apa !, bagaimana dia bisa bergerak secepat ini ! " batin wanita itu
Orang - orang bertopeng yang lain pun mencoba untuk menyelamatkan teman mereka, namun usaha mereka sama sekali tidak berhasil, karena ketika mereka mencoba untuk mendekati Xiao Fei, mereka semua langsung mendapat luka di sekujur tubuh mereka akibat elemen angin yang dikeluarkan oleh Xiao Fei
" Hentikan semua usahamu itu, karena semuanya tak ada gunanya. Jika kau mencoba untuk melepaskan diri sekali lagi, maka aku akan langsung mematahkan lehermu ! " kata Xiao Fei, kemudian menatap mata wanita itu
Wanita itu menjadi merinding, dan langsung berhenti mencoba untuk menyerang Xiao Fei
__ADS_1
" Sial, orang ini serius dengan ucapannya. Bagaimana ini, apa aku akan mati disini ?, mau dilihat bagaimanapun dia bukanlah tandingaku ! " batin wanita itu
" Xiao Fei, jangan bunuh dia ! " kata putra mahkota Han yang berjalan mendekati Xiao Fei
Setelah mendengar ucapan putra mahkota Han, Xiao Fei lalu melepaskan cengkraman nya dari leher wanita itu. wanita itu pun terduduk lemas dilantai
" Ck, lagian aku tidak punya rencana untuk membunuh mereka ! " kata Xiao Fei, malas
Disisi lain, teman - teman dari wanita itu, masih ingin mencoba menyerang Xiao Fei, namun niat itu mereka urungkan karena, merasakan tekanan dari aura Xiao Fei, yang membuat mereka merasa kalau Xiao Fei sama sekali bukan tandingan mereka
BERSAMBUNG
__ADS_1