KEKEJAMAN SANG PUTRI

KEKEJAMAN SANG PUTRI
AJAKAN


__ADS_3

" uuhh, aku tak merasa ada hal lain yang harus aku ucapkan " kata Xiao Fei, ragu


" oh, sayang sekali. padahal aku sangat ingin mendengar ucapan maaf darimu " kata putra mahkota Han, sambil berpura - pura terlihat kecewa


" maaf ?. memangnya apa yang sudah ku lakukan padamu ?. aku rasa aku tak melakukan kesalahan apapun " kata Xiao Fei


" yah, perkataan mu membuatku sangat sedih. padahal tadi malam kau menangis di pelukan ku hingga kau tertidur. setelah itu aku menggendongmu ke ranjangmu, lalu mengobati luka yang ada di tanganmu. setelah itu, aku berencana untuk kembali ke istana untuk beristirahat, tapi kau malah menarik tanganku dan tak membiarkanku pergi. jujur saja, aku menggenggam tanganku sangat erat semalam, aku ingin melepasnya dengan paksa, tapi aku tidak mau membangunkanmu dari tidur lelap mu, karena kau terlihat sangat kelelahan. akhirnya aku pun terpaksa harus duduk di lantai di samping ranjangmu, sambil membiarkanmu menggenggam tanganku, dan aku baru saja pergi saat subuh, karena kau sudah melepaskan tanganku. oh, aku sangat sedih dan lelah. aku sudah mengorbankan waktu istirahatku yang berharga demi menjagamu, tapi kau malah tidak mengingat apa pun di pagi hari " kata putra mahkota Han, menjelaskan panjang lebar, dengan sebagian besar perkataannya penuh kebohongan


wajah Xiao Fei sudah terlihat memerah seperti buah persik


" dan kau jug..... mmm "


putra mahkota Han ingin melanjutkan perkataannya namun, Xiao Fei sudah lebih dulu menutup mulutnya dengan tangannya

__ADS_1


" sudah cukup bicaranya. baiklah aku mengerti kau sudah banyak membantuku. tapi aku malah melupakan semua bantuanmu, maafkan aku " kata Xiao Fei


Putra mahkota Han pun menarik tangan Xiao Fei yang menutup mulutnya, lalu mulai berbicara


" ha ?. kau melupakan semuanya, dan baru meminta maaf setelah mendengar penjelasanku. hmp, aku tak mau menerima permintaan maafmu ! " kata putra mahkota Han, berpura - pura marah


" kau ! ...... haaa, apa yang harus aku lakukan, agar kau mau menerima permintaan maafku ? " tanya Xiao Fei, pasrah


" Dia masuk kedalam jebakan ! " batin putra mahkota han


" jika kau mau menghabiskan satu hari denganku, maka aku akan menerima permintaan maafmu " bisik putra mahkota Han


" bangs*t ! .... beraninya kau memanfaatkan rasa bersalahku. Tapi aku juga tak bisa melakukan apa - apa, karena kenyataannya dia memang sudah membantuku " batin Xiao Fei, kesal

__ADS_1


" haaa, baiklah " jawab Xiao Fei, pasrah


" kalau begitu ayo pergi ! " kata putra mahkota Han, semangat sambil menarik tangan Xiao Fei


" hei, hei, tunggu sebentar, aku ingin mengganti pakaian ku ! " kata Xiao Fei


" hais, cepatlah ! " kata putra mahkota Han, yang tidak sabaran


putra mahkota Han pun melepaskan tangan Xiao Fei. Xiao Fei pun masuk kedalam paviliun mawar untuk mengganti pakaiannya, sedangkan putra mahkota Han menunggu di luar, sambil memakan camilan yang ada di meja. Beberapa saat kemudian, Xiao Fei keluar dari paviliunnya dengan mengenakan pakaian yang lebih sederhana, namun tetap indah. sekali lagi, putra mahkota Han terpesona saat melihat Xiao Fei


" Ara, aku akan pergi bersama putra mahkota Han. tolong rapikan, dan jaga paviliun selama aku pergi. oh ya, jangan menunggu ku, karena mungkin aku akan pulang larut malam, hari ini " kata Xiao Fei sambil melihat putra mahkota Han, yang sedang menatapnya dengan senyum lebar


__ADS_1


Xiao Fei, setelah mengganti pakaian


BERSAMBUNG


__ADS_2