
Semantara di ruang pemeriksaan dokter cowok yang memeriksa Adel "wanita tadi cantik, bikin hati adem bila memandang wajahnya. Tapi sayang, dia telah bersuami, tapi kena wajahnya tak senang mendengar tentang kehamilannya" kata dokter itu dan memutuskan melanjutkan pekerjaannya.
Adel telah sampai di apartemennya mendudukkan dirinya yang merasa lelah. Pikiran Adel kembali kepada dokter cowok tadi "dokter Fiko itu sudah baik, dokter, cakep dan segala-galanya, astaga sadar Del, kamu itu tidak cocok bersanding dengan dia. Dia itu lebih segala-galanya dari kamu Del sadar" kata Adel pada dirinya.
"Bagaimana ini, apakah aku harus menggugurkan kandungan ku ini atau mempertahankannya, ya Allah apa yang harus aku lakukan" kata Adel sambil membuka instagram dan melihat foto bayi yang imut dan lucu membuatnya gemas "keputusanku sudah bulat, aku akan tetap mempertahankan anak ini. Bagaimana pun dia tidak mempunyai salah, yang salah itu adalah aku yang bodoh sampai kejadian seperti itu terjadi kepadaku" kata Adel pada dirinya.
Selama kehamilannya Adel tidak pernah merasakan mual tapi Adel lebih cepat lelah karena faktor kehamilannya.
__ADS_1
Sementara di kota C tepatnya di mansion Rio, Rio terbaring lemas di atas tempat tidurnya karena akhir-akhir ini dia sering mengalami mual-mual dan tidak suka mencium masakan yang mengandung bawang merah dan pituh. "Tuan, mending tuan panggil dokter pribadi tuan, jangan sampai terjadi sesuatu yang tidak di inginkan pada tuan" kata bibi "bibi, mendoakan ku supaya cepat mati" kata Rio dengan nada judes "maksud bibi gak gitu tuan, supaya tuan cepat sembuh dari penyakit tuan alami sekarang" kata bibi.
Akhirnya bibi menelfon dokter pribadi tuannya, tak lama datang lah seorang dokter yang tak lain teman Rio sendiri yaitu Riko. Riko masuk ke kamar Rio tanpa mengetuk pintu "kalau masuk kamar orang itu ketuk dulu kalau diizinin masuk baru masuk jangan nyelonong masuk aja" kata Rio dingin "yaelah, galak amat sih sama teman sendiri" kata Riko "udah jangan banyak cincong cepat periksa gue terus loh pulang" kata Rio "kebiasaan ini sama teman sendiri kalau gak lagi ada kepentingan main usir-usir aja" kata Riko sambil memeriksa Rio. Rio hanya diam tak menjawab perkataan temannya itu.
Tak lama Riko selesai dengan pemeriksaannya "loh itu gak papa" kata Riko "pala loh gak papa, gue itu mual-mual balak-balik kamar mandi dan sakit kepala" kata Rio sedikit ngegas "loh itu gidam" kata Riko "ngidam, emang gue wanita apa" kata Rio " pria ngidam karena hormon estrogen dan testosteron tak seimbang. Biasanya, pria ngidam karena kekurangan vitamin dan mineral. Akhirnya, muncul keinginan atau ngidam jenis makanan tertentu. cewek mana lagi yang loh tidurin di luar sana, pasti salah satu dari mereka ada yang lagi hamil" jelas Riko.
Sedangkan Rio kembali memikirikan perkata Riko tadi "akhir-akhir ini gue gak pernah kemana-mana kecuali ke perusahaan dan gue gak minta sama wanita kayak dulu lagi. yah, terus yang hamil siapa dong. Terakhir aku melakukan hal itu pas gue di kasih obat perangsang di klub. Apa jangan-jangan wanita yang gue tolong itu dan waktu itu gue lupa pakai pengaman karena pengaruh obat" kata Rio pada dirinya.
__ADS_1
Akhirnya Rio menelfon asistennya itu mencari wanita itu sampai ketemu dan membawanya ke mansionnya.
...****************...
Makasih udah mau mampir baca novel yang aku buat😊😊😊 semoga dengan membaca novel ini anda terhibur😊
Jangan lupa dukungan supaya Author semakin giat dalam mengupload dengan cara like dan vote😊
__ADS_1