Kesucianku Yang Terenggut

Kesucianku Yang Terenggut
Pernikahan Adel


__ADS_3

Hari-hari pun berjalan dengan begitu cepat tak terasa sudah satu minggu hubungan Arumi dan Harun yang menyandang status suami istri. Dan hari ini adalah hari bahagia dua insan yang saling mencintai satu sama lain, yah, hari ini adalah hari pernikahan Adel yang dihadiri banyak orang termasuk sahabat Adel di temani oleh sang suami dan juga rekan-rekan bisnis Rio. Di kamar pengantin Adel menunggu bersama kedua sahabatnya. “cie yang gak berapa menit lagi jadi seorang istri” kata Cika, Adel pun tersenyum “kamu gak deg-degan gitu Del” kata Arumi “gak, malahan aku lebih enjoy” kata Adel “ih, aneh nih anak dimana-mana tuh orang yang mau nikah itu pasti deg-degan” kata Cika. Sedangkan dalam hati Adel berkata lain sebenarnya dia sangat deg-degan tapi Adel gengsi mengatakannya.


Karena keasikan ngobrol ternyata Adel telah sah menjadi istri dari Rio Fransis. Adel pun di antar keluar oleh kedua sahabatnya sedangakan Reno sedang di gendong oleh Faro. Adel dan Rio terlihat sangat cantik dan tampan seperti raja dan ratu. Para undang telah di persilahkan untuk makan, tak lama datanglah rekan bisnis Rio untuk mengucapkan selamat “selamat tuan Rio atas pernikahannya, ternyata anda pintar juga mencari istri yang cantik dan soleha seperti ini” kata rekan bisnis Rio “ah, bapak bisa aja terima kasih telah datang di pernikahan kami pak” kata Rio “iya dengan senang hati” kata rekan bisnis Rio.

__ADS_1



Para tamu undangan berangsur-angsur pulang dan Cuma tersisa sahabat Adel dan suaminya mereka serta Faro yang sedang menggendong Reno. Faro pun mendekati sang adik dan mengucapkan selamat “selamat ya dik, kamu sudah menjadi istri sekarang. Kamu harus patuh pada suami kamu karena surge seorang istri itu ada di suami” kata Faro “baik kak, kalau kakak kapan nyusulnya” kata Adel “pacar pun kakak tidak punya apalagi mau nikah, tapi kalau jodoh gak akan kemana kok apalagi tertukar” kata Faro “benar kata kak Faro” kata Cika “kalau begitu kaka pulang dulu yah” kata Faro “iya kak, hati-hati” kata Adel di jawab senyuman manis oleh Faro.

__ADS_1



Bagaimanakah kelanjutan?

__ADS_1


__ADS_2