Kesucianku Yang Terenggut

Kesucianku Yang Terenggut
Makan Bersama


__ADS_3

Waktu makan siang pun tiba “kak, panggil semua orang yang ada di markas ini, kita makan bersama” kata Adel “mungkin kita tidak bisa makan di atas dek, karena orang di markas ini begitu banyak” kata Faro “ya sudah kita makan melantai aja kalau gitu, mending kakak panggil yang lain untuk makan siang. Biar Adel yang menaruh makanan ini” kata Adel. Faro pun berjalan meninggalkan ruang makan dan memanggil semua anak buahnya untuk makan bersama. Faro menyalakan mikrofon “kepada semua penghuni markas, akan sekiranya berkumpul di ruang makan, kita akan melaksanakan makan bersama. Hentikan dulu semua aktivitas yang kalian lakukan” kata Faro dan mematikan kembali mic nya.

__ADS_1


Faro pun kembali ke ruang makan dan duduk di samping Adel, tak lama semua penghuni markas pun berkumpul tapi mereka heran tak bisanya mereka makan bersama dengan tuan nya dulu, tapi sekarang itu terjadi. Mereka masih setia berdiri dengan pikiran masing-masing, “hey, kenapa kalian malah berdiri saja pecat duduk kita makan bersama” kata Adel. Salah satu dari mereka pun angkat bicara “maaf nona, bukan maksud kami menolak tapi kami semua tidak pantas makan dengan anak pimpinan kami” kata salah satu anak buah ayah Adel.

__ADS_1


“pantas tidak pantasnya orang itu tidak di lihat dari makan bersama atau lain, kita semua ini manusia yang derajatnya sama di mata Allah. Mau kita miskin, kaya tetapi di mata sang pencipta kita semua sama, tidak ada yang beda. Semenjak aku memasuki tempat ini, aku sudah menganggap kalian semua seperti keluarga sendiri maka jangan sungkan denganku, kalian semua adalah kakakku” kata Adel. “dan satu lagi, apa bila keluar kalian butuh sesuatu jang sungkan bilang kepadaku, karena keluarga kalian adalah keluargaku juga” kata Adel.

__ADS_1


Setelah makan mereka membatu Adel membersihkan ruang makan dan piring kotor “terima kasih, nona telah membuatkan makanan untuk kita semua dengan sangat enak” kata salah satu anak buahnya “iya sama-sama, habis ini kita semua kumpul di ruang, ada yang ingin Adel perlihatkan dengan kalian” kata Adel “baik nona” kata semua anak buahnya dengan serentak “dan satu hal lagi, kalian semua tidak boleh memanggilku nona, karena mulai dari hari ini aku adalah adik kalian semua. Panggil aku dengan namaku saja atau adik, tidak ada bantahan” kata Adel meninggal mereka semua bersama Faro dan Reno yang berada di gendongannya.

__ADS_1


Tak butuh waktu lama mereka semua telah berkumpul di ruangan karena ada yang harus Adel perlihatkan kepada mereka. Adel sibuk memasukkan rekaman video yang akan dia perlihatkan kepada semua anak buahnya. “dek, sebenarnya video apa yang akan kamu perlihatkan kepada kami” kata salah satu anak buah Adel “kakak-kakak ku sekalian kalian akan tau setelah kalian melihatnya.

__ADS_1


__ADS_2