Kesucianku Yang Terenggut

Kesucianku Yang Terenggut
BBQ-an


__ADS_3

Hari-hari pun berlalu dengan lancar tanpa ada gangguan atau pun teror dari orang tak di kenal, hari ini pun mereka semua akan pergi piknik di padang savana, Faro, Kia dan Raska pun ikut. “apakah semuanya telah siap” tanya Rio “semuanya telah siap” kata Adel begitu pun dengan yang lain “alat dan bahan untuk BBQ-an udah siap” tanya Rio lagi “itu juga sudah siapa Ri” kata Harun “baiklah kalau begitu kita berangkat” kata Rio. Mereka pun memasuki mobil masing-masing, sedangkan Faro mengechat anak buah untuk terus mengawasi dan melacak lokasi mereka karena ada yang membuat Faro gelisah dan khawatir. “kamu kenapa sih” tanya Kia.

__ADS_1


“gak kenapa-napa kok” kata Rio “tapi kok kamu kayak gelisah” kata Kia “itu hanya perasaanmu saja, sekarang kita ke mobil mereka semua sudah menunggu” kata Faro. Mereka pun berjalan memasuki. Mereka semua pun meninggalkan mansion Rio menuju ke padang savana, tanpa mereka ketahui ternyata ada yang mengikuti mereka dari belakang. Cukup lama mereka mengendarai mobil dan akhirnya sampai. Mereka semua turun di mobil “wow indah banget, baru kali ini aku melihat pemandangan ini sangat memukau” kata Arumi “iya, keren banget” kata Cika sambil mengeluarkan handphonenya dan berfoto bersama Adel dan Arumi.

__ADS_1


Sedangkan para pria memarkirkan mobilnya di bawa pohon yang rindang dan membangun tenda, tak lama Faro pun datang bersama Kia dan Raska “Adel dan yang lain kemana” tanya Faro “ mereka sedang berfoto di sana” kata Harun sambil menunjuk ke arah Adel dan yang lain sedang berfoto. Tak lama handphone Faro pun berbunyi menandakan ada panggilan masuk “halo, ada apa” tanya “ada yang mengikuti kalian sedari tadi, tuan harus hati-hati. Saya akan mengumpulkan anak buah menuju tempat tuan berada dan berjaga” kata anak buah Faro

__ADS_1


Para wanita telah pergi ke tenda masing-masing, “jadi apa yang harus kita lakukan” tanya Riko “aku akan menghubungi anak buahku untuk menjaga di sekitaran sini, supaya mudah untuk membantu kita kalau ada kejadian tidak di inginkan” kata Rio “bagaimana denganmu Har” tanya Riko “sama dengan apa yang di lakukan oleh Rio” kata Harun “sekarang kita buat makan siang dulu untuk para wanita dan kita” kata Faro. Mereka pun membuat makan siang tak butuh waktu lama makan siang pun telah jadi dan telah selesai di sajikan, Rio menjaga makanan dan yang lain bergegas memanggil para wanita untuk makan siang.

__ADS_1


__ADS_2