
“Bismillah Ya Allah, semoga ini jalan yang Kia pilih ini benar. Kalau Kia meninggalkan bayi ini pasti dia akan menangis, tapi Kia juga gak bisa jauh dari bayi ini karena dia terlalu imut dan menggemaskan untuk dilihat. Bismillah tuntun kia ke jalan yang benar ya allah” kata Kia dalam lamunannya. “hey Kia kenapa kamu melamun, apa keputusan mu” tanya Faro “gimana yah, Kia juga masih bingung dengan pilihan yang akan kia berikan” kata Kia “emang pilihan kamu apa” tanya Faro lagi “Bismillah, pilihan Kia itu tinggal di rumah mu” kata Kia “serius kamu Kia” kata Faro dengan wajah yang memancarkan kebahagiaan “iya” kata Kia singkat “ya sudah kita ke kontrakan kamu untuk megambil barang-barang kamu” kata faro dengan semangat empat lima.
__ADS_1
Mereka pun berangkat dengan membawa bayi itu bersamanya, di dalam mobil “kenapa aku sangat bahagia mendengar Kia akan tinggal di rumahku, apa aku sudah jatuh hati padanya. Gak mungkin masa secepat itu aku jatuh hati kepada seorang bocil” kata Faro pada dirinya sendiri. “semoga pilihan ku ini tidak salah, amin” kata Kia dalam hati “kontrakan mu alamatnya apa” kata Faro “jalan permai, perumahan citra no A3/12” kata Kia. Tak lama mereka pun sampai di kontrakan Kia yang terlihat kecil tapi nyaman untuk di pandang karena rapi, “apa ini kontrakan mu” tanya Faro “iya ini kontrakan ku aku tau tempat tinggal ku tak sebesar tempat tinggal mu tapi aku nyaman menempatinya” kata Kia “kok kamu bilang gitu, aku tuh mau bilang walau pun tempat tinggal mu kecil tapi rapi dan nyaman untuk dipandang” kata Faro “terima kasih’ kata Kia.
__ADS_1
“mulia sekali hati mu anak, semoga kebaikan mu di balas oleh yang maha kuasa” kata ibu Sari “amin bu” kata Kia “sekarang kamu tinggal dimana Kia” kata ibu Sari “Kia tinggal di rumah majikan Kia bu” kata Kia “semoga Kia sehat-sehat disana” kata ibu Sari “iya bu, kalau begitu Kia pergi dulu bu Assalamualaikum” kata Kia “waalaikumsalam” kata ibu Sari. Kia pun berjalan menuju ke mobil Faro. “koper kamu taruh aja di jok tengah’ kata Faro tanpa basa-basi Kia pun menaruh kopernya di belakang lalu masuki mobil Faro. Faro kembali menyerahkan bayi itu Kia dan menjalankan mobilnya dengan kecepatan rata-rata menuju masion nya.
__ADS_1