Kesucianku Yang Terenggut

Kesucianku Yang Terenggut
Kembali ke Apartemen


__ADS_3

Malam pun berlalu, Adel bangun dengan wajah yang terkejut “dimana aku ini” kata Adel pada dirinya sendiri “dimana Reno” kata Adel sambil mencari anaknya tenyata Adel membelakangi sang anak “astaga, aku lupa, aku kan nginap di markas dan Reno ada di belakang ku, dasar kamu Adel” kata Adel. Adel pun melakukan rutinitasnya sebagai seorang ibu, memandikan Reno dan memakaikannya baju. Adel juga membersihkan dirinya, “astaga aku lupa, aku kan tidak membawa baju terus aku pakai apa dong” kata Adel.


Adel memutuskan untuk mengecek lemari yang cukup besar itu dan ternyata banyak baju wanita berhijab dan semua baju itu masuk mempunyai label. “wow, bajunya banyak sekali. Aku pilih salah satu dengan model sederhana” kata Adel mengambil salah satu baju yang menurutnya paling sederhana dan memakainya. Adel terlihat lebih elegan dengan memakai baju itu,Adel keluar kamar dengan menggendong sang anak dan menuju ke ruang makan dan sarapan pun telah tersedia.

__ADS_1


Dan datanglah Faro menghampiri Adel “kenapa dek” tanya Faro “apakah semua orang sudah sarapan” tanya Adel “semuanya sudah sarapan dek” jawab Faro “terus mereka ada di mana” tanya Adel lagi “mereka semua ada di ruang pembuatan alat komunikasi, kamu sarapan dulu habis itu ke ruangan” kata Faro sambil meninggalkan Adel sambil membawa Reno bersamanya. Adel pun mendudukkan dirinya dan memakan sarapan yang telah di sediakan untuknya.


Tak lama Adel pun selesai dengan sarapan paginya dan menyusul Faro menuju ruangan pembuatan alat komunikasi. Tak lama sampainya Adel alat itu pun selesai di buat “dek, alatnya sudah selesai dan sudah aku aktifkan kameranya” kata anak buah Adel “bagaimana cara menggunakannya kak” tanya Adel. Anak buah Adel pun mengajari Adel untuk menggunakan alat itu, handphone Adel pun berdering menandakan ada panggilan masuk “halo, assalamualaikum Rum, ada apa kau meneleponku” kata Adel “waalaikumsalam Del, kita semua akan kumpul di restoran X jam makan siang ruang VIP, pria berjubah hitam itu kembali menghubungi Cika” kata Arumi “baiklah Rum, terima kasih udah menghubungi aku, kalau gitu aku matikan telfonnya dulu Assalamualaikum” kata Adel “waalaikumsalam” kata Arumi. Adel memutuskan untuk memesan taksi online.

__ADS_1


Telfon pun terputus “kak, apakah alat ini bisa Adel bawa sekarang” kata Adel meminta izin “bisa dek, bawa aja” kata Faro “kalau gitu Adel pulang dulu yah kak” kata Adel “biar kakak yang antar” kata Faro “tidak usah kak, Adel sudah memesan taksi online dan dia sudah ada di luar” kata Adel “baiklah kakak antar kamu sampai depan” kata Faro. Mereka mun berjalan ke depan markas “Adel pulang dulu kak, Assalamualaikum” kata Adel “iya, waalaikum salam, kamu hati-hati”kata Faro. Taksi online Adel pun berjalan meninggalkan markas.


...****************...

__ADS_1


Makasih udah mau mampir baca novel yang aku buat😊😊😊 semoga dengan membaca novel ini anda terhibur😊


Jangan lupa dukungan supaya Author semakin giat dalam mengupload dengan cara like dan vote😊

__ADS_1


__ADS_2