
Siang pun berganti sore menunjukkan pukul jam 6 sore, Adel, Arumi dan Cika baru keluar dari kamar pengantin. “astaga Cik, aku lupa bahwa aku tidak sendiri ke sini, aku bersama dengan Harun bagaimana ini! Apakah dia akan marah? Kalau begitu aku duluan yah Assalamualaikum” kata Arumi “waalaikumsalam” jawab Adel dan Cika.
Arumi berlari memasuki lift menuju lantai 3, dimana diadakannya pesta pernikahan Cika tadi. Tak lama pintu lift pun terbuka dengan terburu-buru Arumi keluar dari lift tanpa melihat arah depan dan tak sengaja dia menabrak seseorang. “maaf, saya tidak sengaja” kata Arumi, sedangkan orang itu hanya diam dan tersenyum melihat tingkah Arumi. Arumi merasa aneh, kenapa orang yang dia tabrak tak menjawab dan tidak pindah dari posisinya.
__ADS_1
Arumi memutuskan untuk melihat ke arah orang itu, arumi pun terkaget ternyata yang dia tabrak adalah orang yang dia cari yaitu Harun. “kenapa kamu terburu-buru begitu” kata Harun “aku mencari mu” kata Arumi “kenapa kamu mencari saya” kata Harun dengan menaik turunkan alisnya “karena aku meninggalkanmu terlalu lama, apakah kau merasa bosan” kata Arumi di jawab anggukan oleh Harun “ya udah kita pulang ke apartemen” kata Arumi “ayo” kata Harun sambil menggandeng tangan Arumi dan berjalan menuju lift. Arumi dan Harun memasuki lift menuju parkiran mobil.
Sedangkan Cika dan Adel baru turun ke lantai 3, Cika berjalan menuju sang suami di dampingi oleh Adel. “yang, kamu udah ngobrolnya” kata Riko “udah” kata Cika. Sedangkan di meja itu terdapat beberapa teman Riko termasuk Rio dan Ken. Ya Allah kenapa harus ada dia sih, aku akan belum siap untuk bertemu dengannya kata Adel dalam hati. Sementara Rio terus saja memandang Adel, “Cik, kalau gitu aku pulang dulu kasian Reno pasti kecapean” kata Adel sambil memandang sang anak dalam gendongannya.
__ADS_1
“Del, kamu pulangnya sama siapa” tanya Cika “aku bisa pulang sendiri, kalau begitu aku pulang dulu, Assalamualaikum” kata Adel “hati-hati Del” kata Cika. Adel pun berjalan memasuki lift, tak lama Adel berpamitan dengan Riko dan Cika, Rio pun ikut berpamitan “Rik, gue duluan yah” kata Rio “cepat amat loh cabut, biasanya juga loh yang paling lama pulang kalau lagi ngumpul” kata Riko “ada yang harus gue kerjakan” kata Rio sambil berjalan menuju lift “tunggu Rio, gue ikut” kata Ken “loh, disini aja gue bisa urus sendiri kok, kalau gitu gue duluan” kata Rio memasuki lift.
...****************...
__ADS_1
Makasih udah mau mampir baca novel yang aku buat😊😊😊 semoga dengan membaca novel ini anda terhibur😊
Jangan lupa dukungan supaya Author semakin giat dalam mengupload dengan cara like dan vote😊
__ADS_1