Kesucianku Yang Terenggut

Kesucianku Yang Terenggut
Monster Krimal


__ADS_3

Mereka semua pun menganggap Kia sebagai keluarga “Kia, kamu belum nikah” tanya Cika “belum kak” kata Kia “pas banget dong” kata Cika “apanya yang pas” kata Arumi “pas untuk kak Faro maksudnya kan sama-sama jomblo” kata Cika, sedangkan Kia yang minum tersedak mendengar perkataan dari Cika. “pelan-pelan minumnya Kia” kata Adel “i…iya kak” kata Kia, mereka pun larut dalam perbincangan tak lama handpheno ketiga pasangan suami istri itu pun berbunyi menandakan ada chat masuk. Dan dengan serentak mereka membuka handphone masing-masing, “kok bisa samaan gitu dapat chat nya memang dar siapa sih” tanya Faro “gak tau kak, kami juga mendapatkan chat misterius seperti ini tiga hari yang lalu, tapi dengan nomor yang berbeda” kata Adel.


“Coba kakak lihat isichat itu” kata Faro “ini kak” kata Adel sambil menyerahkan handphonenya “apakah kalian sudah meyelidiki nomor tiga hari lalu yang mengirim chat misterius ini” tanya Faro “kami tidak menyelidikinya, mungkin itu hanya orang yang iseng yang lagi gabut” kata Riko “kenapa kalian bisa sebodoh itu, chat itu mengandung ancaman yang dapat membahayakan nyawa kalian dan juga nyawa Reno. Dan kamu Dek, kenapa tidak melacaknya terlebih dahulu” kata Faro “maaf kak” kata Adel. “oke baiklah, apakah di rumah ini ada ruangan keamanan data dan berapa jumlah laptop yang ada” tanya Faro “ada dan jumlahnya ada delapan buah laptop, apa yang akan kamu lakukan” kata Rio “tak usah banyak bac\*t cepat bawa aku ke sana” kata Faro.

__ADS_1



Reno dibawa oleh bibi kembali ke dalam kamarnya dan yang lain berjalan menuju ruangan Keamanan data, tak lama mereka pun terlah sampai di ruang keamanan data semua anak buah Rio pun menunduk hormat “kalian berdua berdiri” kata Adel mereka pun mengikuti perintah dari istri tuannya. Tanpa basa basi Faro dan Adel duduk dan jari-jari mereka pun mulai menari di atas keyboard laptop “tolong berikan aku nomor yang mengechat kalian tadi” kata Faro, Harun pun memberikan handphonenya yang menampilkan nomor tak di kenal itu “dek, kamu lacak nomor yang mengechat kamu tiga hari yang lalu” kata Faro “ baik kak” kata Adel, sedangkan semua orang hanya melihat dan mengamati apa yang di lakukan oleh Faro dan Adel.

__ADS_1



__ADS_1


“tunggu ada yang kalian lewatkan” kata Kia, semuanya pun berbalik menatap Kia “kak Adel, boleh kah aku meminjam laptop yang kakak pakai” kata Kia “boleh, silahkan” kata Adel sambil berdiri dan mempersilahkan Kia untuk duduk. Kia pun mengetik sesuatu di pencarian web yang tertulis Monster Krimal, “apa hubungannya dengan ini” tanya Cika “aku pernah mendengar bahwa kelompok ini adalah kelompok yang terdiri dari para kriminal kelas kakap dan kasus mereka tidak pernah di usut oleh polisi karena mereka memiliki banyak anggota” kata Kia.


__ADS_2