Kesucianku Yang Terenggut

Kesucianku Yang Terenggut
Pernikahan Harun dan Arumi


__ADS_3

Mereka pun meninggalkan restoran dan menuju rumah sakit, tak berapa lama mereka pun sampai di rumah sakit. Mereka menuju ke ruang rawat Adel dan ternyata ruang rawat Adel masih tetap memiliki penjagaan yang ketat. Sang penjaga yang melihat teman dari pemimpinnya ingin menjenguk mempersilahkan mereka masuk. Mereka semua memasuk ruang rawa Adel “Assalamualaikum” kata Arumi “”waalaikumsalam” kata Faro “kakak gak pulang” tanya Cika “kalau saya pulang siapa yang menjaga Adel” jawab Faro “kan ada penjaga di luar” kata Cika lagi “walaupun ada penjaga tapi tetap saja ancaman ada dimana-mana” kata Faro. “apakah Adel sudah siuman” tanya Rio “iya, dia sudah siuman sejak jam delapan pagi tadi, tapi tidur lagi akibat pengaruh obat” kata Faro.

__ADS_1


Mereka semua pun berbincang-bincang, sedangkan Reno sedang tidur di samping sang ibu, tak lama Adel pun bangun dari tidurnya “eh, kalian udah dari tadi yah” kata Adel membuat semua orang menatap ke arahnya “gak juga Del” kata Arumi “aku lapar banget” kata Adel “kamu lapar, ini aku bawain makanan, dan sekalian juga aku belikan untuk kakak kamu” kata Rio sambil menaruh makanan itu ke dalam piring dan menyerahkannya ke Adel dan Faro “makasih” kata Adel “makasih bro” kata Faro. Adel dan Faro pun memakan makanannya dengan, ruangan Adel di penuhi oleh canda dan tawa dari teman Adel serta Faro.

__ADS_1


Hari-hari pun berlalu dengan begitu cepat sudah tiga hari Adel telah pulang ke apartemennya dan hari ini adalah hari pernikahan Arumi dan Harun. Sekarang Adel, Reno dan Cika sedang berada di dalam kamar Arumi yang sudah cantik di baluti dengan gaun bermodel princess membuatnya semakin elegan “Cie, yang tidak berapa menit lagi akan menjadi seorang istri” kata Cika “iya, jangan grogi santai aja” kata Adel “kayak kamu udah ngalamin ada” kata Cika “iya juga yah” kata Adel sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal “makanya cepat nyusul, biar kamu tau bagaimana rasanya kayak aku” kata Arumi.

__ADS_1


Acara pernikahan Harun dan Arumi di gelar dengan sederhana di sebuah hotel X, tanda tangan surat nikah pun selesai kini mereka beralih ke acara lemparan bunga. Semua pria dan wanita yang belum menikah maju untuk memperebutkan bunga yang akan di lemparkan oleh Arumi. Semua pun telah ambil posisi begitu pun Arumi dan Harun, terdengarlah suara pembawa acara “satu….dua tiga….” Kata pembawa acara. Bunga pun di lemparkan oleh pasangan yang baru saja menyandang status suami istri. Bunga pun terlempar dan jatuh pas di tangan Rio.

__ADS_1


Tak butuh waktu lama Rio pun berlutut di depan Adel yang sedang menggendong Reno, “aku bukan tipe cowok yang romantis, tanpa basa-basi mau kah kamu menikah denganku Adelia Tunnisa” kata Rio sedangkan semua orang yang menyaksikan itu bersorak keras “terima, terima” kata semua orang “iya aku terima lamaran mu” kata Adel.

__ADS_1


__ADS_2