
Adel pun telah selesai melaksanakan kewajibannya dan keluar dari kamar, pandangan Adel terus mencari keberadaan Rio dan anaknya. Adel terpaku melihat Rio yang begitu sayang pada Reno, ya Allah apakah hamba salah menjauhkan Reno dari ayah kandungnya, dan baru kali ini aku melihat wajah Reno seceria ini kata Adel dalam hati. Adel pun berjalan menuju sofa yang berada di depan Rio, “apa yang membuat bapak berkunjung ke tempat tinggal saya” kata Adel “ada yang ingin saya bicarakan denganmu” kata Rio “tentang apa pak” tanya Adel “tentang kita dan anak kita” kata Rio.
“aku mau pertemuan kita pada malam itu yang menghasilkan bayi imut ini” kata Rio, akhirnya Rion pun menceritakan semuanya tanpa ada ditutup-tutupi olehnya sedangkan Adel hanya menjadi pendengar yang baik.
Flash back on
__ADS_1
Hari itu Rio menghadiri pertemuan yang di adakan oleh rekan bisnisnya tanpa di temani oleh Ken, karena Ken sedang lembur banyak berkas yang harus dia selesaikan. Rio pun tak menyangka bahwa Heri musuh bebuyutannya itu berada di klub itu juga, Rio pun berjalan memasuki ruang VIP yang telah di pesan oleh rekan bisnisnya. Di dalam ruangan itu, rekan bisnis Rio telah duduk sambil meminum minumannya. “selamat datang pak Rio, silahkan duduk” kata rekan bisnis di jawab anggukan oleh Rio.
Tanpa basa basi mereka pun membicarakan bisnis, pembicaraan bisnis pun berjalan lancar. Tak lama datanglah seorang pelayan membawakan minuman untuk Rio, Rio yang haus pun langsung saja meminumnya, tanpa sepengetahuan Rio ternyata minuman itu telah dicampurkan obat perangsang dan pelakunya tak lain adalah Heri. Rio yang merasakan suatu yang aneh terjadi pada dirinya memutuskan untuk pulang.
Rio pun mengendarai mobilnya, tapi di tengah perjalanan Rio melihat ada seorang wanita yang diganggu oleh dua preman, membuatnya hati kecilnya berkata kau harus menolongnya. Rio pun menolong wanita itu, wanita itu tak lain adalah Adel. Rio berhenti tepat di depan wanita itu dan menyuruhnya masuk kedalam mobil dan Rio menjalankan mobilnya meninggalkan tempat itu. Tapi, pengaruh obat itu semakin kuat membuat Rio tak bisa menahan hasratnya lagi dan memutuskan untuk menjalankan mobilnya ke gang yang gelap, dan hal itu pun terjadi.
__ADS_1
Adel kembali mengingat hal itu membuat luka lama yang kini sudah kering kembali mengeluarkan darah, “maaf aku yang tak bisa menahan pengaruh obat itu, yang membuatmu selama ini terluka. Tapi akan ku pastikan orang itu tidak akan melihat dunia lagi apabila aku menemukannya, ku mohon jangan menangis lagi itu membuatku semakin bersalah padamu” kata Rio sambil berjalan menuju tempat duduk Adel dengan Reno yang masih dalam gendongannya. Rio mendudukkan dirinya dan memberanikan diri menghapus air mata Adel.
“aku ingin kita membuka lembaran baru dan hidup bersama selayaknya keluarga kecil yang bahagia, aku ingin kamu menikah dengan ku dan menjadi ibu dari anak-anakku. Aku tidak mau Reno tumbuh tanpa merasakan kasih sayang dari seorang ayah, aku sudah merasakannya dan itu sangat menyiksaku. Aku tak mau, apa yang terjadi padaku dulu terjadi juga pada anakku. Bagaimana apakah kamu mau menjadi istriku” lamaran Rio, Adel yang mendengar semua kata Rio masih saja diam seribu bahasa.
...****************...
__ADS_1
Makasih udah mau mampir baca novel yang aku buat😊😊😊 semoga dengan membaca novel ini anda terhibur😊
Jangan lupa dukungan supaya Author semakin giat dalam mengupload dengan cara like dan vote😊