
Riko pun membuka kotak paket itu dan ternyata isinya adalah sebuah plastik hitam, dan perlahan riko membukanya tenyata bangkai hewan yang sudah mati. Cika yang melihat itu berteriak histeris dan mual melihat isi paket itu Cika pun buru-buru ke kamar mandi mengeluarkan isi perutnya. Sedangkan Riko segera meninggalkan paket itu dan menyusul istrinya ke kamar mandi “kamu bai-baik saja, yang” tanya Riko “yah, aku baik-baik saja” kata Cika. Mereka pun berjalan kembali menuju ruang santai “bi, bibi” kata Riko “iya, den ada apa” kata bibi “bi, tolong buang paket bangkai ini jauh-jauh” kata Riko “astaga, siapa yang mengirim paket isi kayak gini” kata bibi sambil membawa paket itu keluar rumah dan membuangnya.
Sementara di kediaman Arumi, Harun dan juga Adel serta Rio pun menerima paket yang sama. Group Wa tiga bersahabat pun kembali ramai membahas tentang paket misterius itu, dan mereka sepakat untuk bertemu di restoran sambil makan siang. Jam makan siang pun tiba mereka bertujuh telah berada di dalam ruang VIP restoran, makan siang pun berlalu mereka pun membicarakan perihal tentang paket misterius itu. “kalian harus lihat pesan ini” kata Cika sambil memperlihatkan pesan yang dia terima dari nomor yang tak di kenal itu.
__ADS_1
“orang ini pasti tau tentang kita bertujuh, apakah dari kalian bertiga mempunyai musuh” tanya Arumi kepada Harun, Riko dan Rio. Mereka bertiga menggeleng secara bersamaan “terus kalau kalian tidak mempunyai musuh jadi siapa yang meneror kita” kata Cika mereka semua terdiam sesaat, tak lama Adel pun angkat bicara “minggu yang lalu aku, Reno dan Rio pergi ke pusat perbelanjaan, tapi ketika kami mau keluar dari pusat perbelanjaan itu datang sekumpulan orang bertopeng membawa senjata api. Dan pimpinan kelompok itu mengawasi kami dari kamera CCTV, dia mengancam ku agar menjadi pendampingnya tapi aku menolaknya di situ dia menyuruh anak buahnya untuk menghabisi kami” kata Adel.
“apa jangan-jangan pemimpin kelompok itu yang meneror kita” kata Cika “tapi, kalau benar dia, apa tujuan dia meneror kita kita tidak punya masalah dengannya” kata Arumi. Tak lama terdengar bunyi handphone menandakan panggilan masuk di handphone Cika dan panggilan itu dari nomor tak di kenal itu. Arumi mengangkat panggilan itu dan tak lupa memperbesar volume speaker handphonenya, “AKU TAU KALIAN PASTI MENGADAKAN PERTEMUAN UNTUK MEMBAHAS PAKET YANG AKU KIRIMKAN KE RUMAH KALIAN. AKU TAK PERNAH MENGINGKARI APA YANG AKU KATAKAN” kata si pemanggil “sebenarnya anda siapa, dan mau nya apa” tanya Rio geram “HAHAHAHA…. BIAR AKU TEBAK PASTI ITU KAU RIO FRANSIS, KAU TAK PERLU TAU AKU INI SIAPA. YANG AKU MAU KAU MENINGGALKAN WANITA ITU DAN POSISI MU DI DUNIA BAWAH TERMASUK KAU HARUN” kata si pemanggil.
__ADS_1
...****************...
Makasih udah mau mampir baca novel yang aku buat😊😊😊 semoga dengan membaca novel ini anda terhibur😊
__ADS_1
Jangan lupa dukungan supaya Author semakin giat dalam mengupload dengan cara like dan vote😊