Kesucianku Yang Terenggut

Kesucianku Yang Terenggut
IGD


__ADS_3

Rio yang melihat gelagat aneh pada Adel segera mendekatinya, dan tak lama Adel pun jatuh pingsan, dengan sigap Rio menangkap tubuh Adel. Teman Adel segera menghampiri Rio yang sedang menopang badan Adel, Semua anak buah dan teman Adel pun panik “Adel bangun jangan becanda kayak gini, gak lucu tau” kata Cika “Adel bangun” kata Arumi sambil menggoyangkan badan Adel tapi tak ada respon dari Adel. Riko yang melihat wajah Adel pucat mencoba mengecek keadaan Adel dengan meletakkan tangannya di dahi Adel, ternyata Adel demam tinggi “cepat bawa Adel ke rumah sakit, diam mengalami demam tinggi, kalau demamnya tak kunjung turun jalan satu-satunya Adel harus masuk Ruang instalasi gawat darurat” kata Riko.


Rio pun membopong tubuh Adel menuju mobilnya dan di ikuti oleh sahabat dan anak buah Adel termasuk Faro yang menggendong Reno yang telah terbangun. Rio memasukkan Adel ke dalam mobil dengan perlahan “bertahanlah” kata Rio sambil membelai pipi Adel. Rio menjalan kan mobilnya dengan kecepatan tinggi, rumah sakit yang harusnya di tempuh dalam waktu satu jam menjadi dua puluh menit.

__ADS_1


Mobil Rio pun telah terparkir dengan rapi dan segera membopong tubuh Adel ke dalam rumah sakitnya “DOKTER, DOKTER CEPAT TOLONG CALON ISTRI SAYA” kata Rio dengan suara yang keras semua pegawai rumah sakit segera bergerak ke arah Rio dengan membawa brankar “cepat tolong calo istri saya kalau terjadi apa-apa pada calon istri saya, gaji kalian semua saya potong delapan puluh persen” kata Rio. Semua pegawai rumah sakit hanya bisa menundukkan kepala karena tidak berani melihat kemarahan dari pemilik rumah sakit itu.


“tuan tunggu di luar dulu kami akan memeriksa keadaan calon istri anda” kata suster “saya tidak mau saya mau melihat calon istri saya” kata Rio “tolong tuan kerja samanya, kami harus cepat mengambil tindakan” kata suster itu “baiklah” kata Rio dengan menundukkan kepalanya. Sedangkan di markas Sanca Black anak buah Rio dan Harun menjaga ketat markas itu dan memastikan tawanan mereka tidak kabur.

__ADS_1


Rio memutuskan menelpon Ken “halo, Ken” kata Rio “iya tuan ada apa” kata Ken “jaga pria laknat itu jangan biarkan dia kabur, aku ingin memberikannya pelajaran karena telah membuat calon istriku jatuh tak sadarkan diri” kata Rio “baik tuan, saya akan memperketat penjagaan di markas ini” kata ken “kalau begitu aku tutup dulu telponnya, dan terima kasih” kata Rio sambil mematikan telpon “kesambet apa nih bocah, sampai bilang terima kasih segala. Ini pertama kalinya aku mendengarnya berterima kasih. Apa mungkin kehadiran nona Adel dan tuan muda Reno membuatnya berubah seperti ini” kata Ken dalam hati.


...****************...

__ADS_1


Makasih udah mau mampir baca novel yang aku buat😊😊😊 semoga dengan membaca novel ini anda terhibur😊


Jangan lupa dukungan supaya Author semakin giat dalam mengupload dengan cara like dan vote😊

__ADS_1


__ADS_2