
Sedangkan Adel yang melihat anaknya dan juga Raska yang masih balita terikat dan menimbulkan kemerahan kepada permukaan kulitnya membuat Adel tersulut emosi. “siapa kalian, kenapa kalian mengikat kami, dan apa tujuan kalian mengikat kami seperti ini” tanya Adel berturut-turut. “wow, satu-satu dong kalau mau nanya nona” kata pemimpin kelompok itu. Rio yang mendengar suara itu pun berbalik melihat orang itu, betapa terkejutnya Rio melihat ternyata orang itu adalah Endo Fraya.
“halo Rio, apakah kau masih mengenalku” tanya Endo “apa mau mu Endo” tanya Rio “aku iri kepada mu Rio, dari SMA sampai sekarang kenapa kamu terus saja selalu ada beberapa langkah di depan ku. Maupun itu dalam hubungan percintaan, Friska saja lebih memilihmu” kata Endo “makanya usaha dong” kata Riko “ kok loh yang nyolot banget” kata Endo “itu emang kenyataannya” kata Riko. “kalian habisin orang itu” perintah dari Endo “baik bos” kata salah satu anak buahnya. Tali ikatan Riko dan Cika di lepas, tak lupa mereka pun kembali mengikat Cika. “kalian mau apakan suami saya” kata Cika, “nanti juga loh akan melihat apa yang akan kami akan lakukan kepada suami tercintamu ini” kata salah satu anggota kelompok itu.
__ADS_1
Riko saling adu otot tapi, Riko pun tak bisa menyeimbangi mereka, bagaimana tidak Riko harus melawan sepuluh orang. “hentikan perkelahian itu Endo, kalau loh emosi jangan Riko yang loh jadikan sasaran emosi, loh lawan gue aja supaya ya loh puas” kata Rio “baiklah kalau itu yang loh inginkan, kalian ikat di kembali dan buka ikatan dia” kata Endo. Anak buah Endo pun menjalankan perintah dari pemimpinnya dan kini Rio pun telah berdiri di depan Endo. Fokus semua orang terarah ke Rio dan Endo yang sedang adu kekuatan tanpa mereka sadari ikatan yang ada pada Reno telah terlepas dari ikatannya.
“Adek jangan nangis yah, kakak mau lepasin ibu dan semua orang” kata Reno sambil berjalan pelan kearah Harun dan Arumi. “Reno, bagaimana kamu bisa lepas sayang” tanya Arumi “nanti leno celirain, cekalang kita halus bantu ayah Leno dulu “ kata Reno dengan berbisik “siap bos kecil” kata Harun. Setelah membebaskan Harun dan Arumi, kini Reno beralih ke Faro dan Cika, seterusnya melepaskan Riko dan Cika. Terakhir Reno melepaskan sang ibu “maaf bu, leno tidak bica lama dicini takut anti meleka nyadal kalau leno udah lepas” kata Reno “iya sayang , makasih udah lepasin semua orang yah” kata Adel di jawab anggukan oleh Reno.
__ADS_1
"anjir, kenapa kalian bisa terlepas dari ikatan" kata Endo memegang perutnya yang terkena tendangan dari Harun"kau tak perlu tau bagaimana cara kamu bisa terlepas, sekarang kau pikirkan saja bagaimana nasib sesudah ini" kata Adel dengan tatapan mematikan. "emang kalian bisa apa, sedangkan kalian sekarang terkepung oleh anak buah ku" kata Endo "kata siapa kami terkepung" tanya Faro sambil menarik turunkan alisnya.
Setelah mengatakan itu semua anak buah Faro pun keluar dari tempat persembunyiannya dan mengepung anak buah Endo. "bagaimana ini bisa terjadi" kata Endo dengan marah. "kau memang bodoh" cibir Riko "tutup mulut mu" kata Endo.
__ADS_1