Kesucianku Yang Terenggut

Kesucianku Yang Terenggut
Penculikan


__ADS_3

Ketiga pria itu memutuskan membangun tenda untuk mereka pakai nginap di sana, tak berapa lama tenda pun berdiri. Mereka hanya membuat dua tenda saja tapi cukup untuk bertiga di dalamnya. “akhirnya selesai juga, aku gerah mau mandi” kata Harun. Sedang para wanita pun selesai dengan acara main air dan kembali menuju tenda “kalian mandilah, nanti kami yang merapikan semua barang-barang ini dan memasukkannya ke dalam tenda, sekalian mandikan Reno tapi jangan terlalu lama” kata Adel. Sekarang giliran pria untuk bermain air.


Ketiga wanita itu masuki tenda dan mengganti kain basah dengan yang kering, mereka selesai mengganti baju bergegas memasukkan barang-barang kedalam tenda setelah itu, memasak untuk mereka semua. Beberapa menit Rio kembali ke tenda dan menyerahkan Reno ke Adel dan kembali bermain air. “aduh, dingin yah, anak ibu kita ganti baju dulu jangan lupa pakai minyak telon supaya tidak amsuk angina” kata Adel kepada anaknya.


Ketiga pria pun kembali ke tenda telah merasa segar dan segera menganti baju di tenda mereka. Malam pun tiba, semua makanan yang yang di olah oleh ketiga wanita itu. Makan malam pun berjalan dengan lancar, “seru juga berlibur seperti ini” kata Cika. Harun dan Riko mencari kayu untuk di jadikan api unggun, tak lama mereka pun datang membawa kayu dan membakarnya.

__ADS_1


Tapi tanpa mereka sadari ada beberapa orang terus saja mengawasi mereka “kita akan melakukan rencana kita ketika mereka semua tidur” kata orang itu kepada anggotanya dan di jawab anggukan. Kembali ke mereka berenam “guys, aku merasa ada yang mengawasi kita dari jauh” kata arumi “iya, aku pun merasa begitu. Tapi aku sudah merasakannya saat kita memasuki hutan ini” kata Cika “kalian tidak usah khawatir kami akan melindungi kalian” kata Rio.


“kalian lebih baik masuk tenda, angina semakin kencang nanti kalian masuk angin kasih juga Reno nanti kedinginan” kata Harun. Adel, Arumi dan Cika pun memasuki tenda dan mengistirahatkan dirinya. “benar yang dikatakan Arumi dan Cika, aku juga merasakannya tadi pas aku bersama Riko untuk mencari kayu bakar untuk api unggun” kata Harun kepada Rio dan Riko “ya sudah, kita berjaga di sini untuk memastikan keamanan mereka” kata Rio.


Mereka pun menghabiskan waktu dengan bercerita tentang kisah hidup mereka, tak terasa rasa ngantuk pun menyerang mereka akhirnya mereka pun tertidur di luar. Tak lama datang lah orang-orang bertopeng “suntik mereka dengan obat tidur, agar tidak terbangun ketika kita membawanya ke markas” kata pimpinan kelompok itu “baik bos” mereka pun melakukan tugasnya tak lama mereka pun sudah selesai menyuntikkan obat tidur.

__ADS_1


Mereka pun sampai di markas kelompok bertopeng itu “pisahkan tempat penyekapan pria dan wanita” kata pimpinan kelompok itu “baik bos” kata anak buahnya “bos, bagaimana dengan anak ini” kata anak buah kepercayaannya taruh saja di kamar wanita” kata pemimpin kelompok itu “baik bos” kata anak buahnya.


...****************...


Makasih udah mau mampir baca novel yang aku buat😊😊😊 semoga dengan membaca novel ini anda terhibur😊

__ADS_1


Jangan lupa dukungan supaya Author semakin giat dalam mengupload dengan cara like dan vote😊


__ADS_2