Kesucianku Yang Terenggut

Kesucianku Yang Terenggut
KYT 44


__ADS_3

Mereka pun makan, sehabis makan mereka mengabadikan momen pemandangan indah itu dengan mengambil gambar bersama, mereka pun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan dengan mobil masing-masing. Mereka kembali menempuh perjalanan sekitar 6 jam lagi, tak terasa malam pun tiba sekitar jam 11 malam mereka terlah sampai di penginapan. Mereka memesan tiga kamar yang dimana kamar pertama di isi oleh Rio dan Harun, kamar kedua di isi oleh Adel serta anaknya dan Arumi, dan kamar yang ketiga di tempati oleh Cika dan Riko.


Karena telah larut malam mereka semua memutuskan memasuki kamar masing-masing dan mengistirahatkan diri. Adel sangat bersyukur karena Reno tidak rewel hingga membuat Adel bebas melakukan sesuatu. Waktu telah menunjukkan pukul 1 malam tapi tetap saja Adel tak bisa tidur, “aku pikir hari itu aku terakhir menginjak desa ini, ternyata tidak dan itu pun aku sudah mempunyai malaikat kecilku yang selalu menguatkan diriku.” Kata Adel pada dirinya sendiri.

__ADS_1


Dimana semua orang sedang tidur, Adel mengikat kembali kenangan yang dia lewati bersama kedua orang tuanya, dan secara tidak sadar air mata Adel pun jatuh “aku tidak boleh lemah, sekarang ada Reno yang harus aku jaga dan lindungi” kata Adel pada dirinya. Tak lama handphone Adel pun berbunyi menandakan notifikasi chat masuk “assalamualaikum, dek” isi chat itu “waalaikumsalam, kak Faro kok gak ada kabar selama ini” chat Adel “kakak, lagi sibuk memecahkan kasus pembunuhan kedua orang tuamu dan sampai sekarang tapi tak satu pun bukti yang kakak temukan” chat Faro “bagaimana ini kak” chat Adel.


“kakak akan terus berusaha untuk mencari buktinya” chat Faro “makasih kak” kata Faro “keponakan ganteng kakak mana”chat Faro “kakak, tau darimana kalau aku punya anak”chat Adel “kamu tidak perlu tau, kakak dapat informasi itu. bagaimana kabar keponakan kakak” chat Faro “keponakan kakak lagi bobo ganteng dan juga sehat” chat Adel “Alhamdulillah deh, kalau gitu. Kamu kenapa gak tidur dek” chat Faro “gak bisa tidur kak” chat Adel “usahain tidur, gak baik anak cewek tidur tengah malam. Sana tidur kakak juga mau tidur, Assalamualaikum” chat Faro. “iya, iya ini juga mau tidur dasar bawel, waalaikumsalam” chat Adel.

__ADS_1


Chat antara kakak beradik pun selesai, Adel pun menyimpan handphonenya dan berusaha untuk tidur. Waktu pun terasa berjalan cepat bagi Adel “kok udah pagi aja” kata Adel “dasar kebo, dari tadi aku bangunin gak mau bangun,emang tadi malam kamu gak tidur Del” kata Arumi “tadi malam aku susah untuk tidur” kata Adel “emang semalam kamu tidur jam berapa” tanya Arumi “aku tidur sekitar jam 2 pagi” kata Adel “astaga Del, kok bisa” tanya Arumi “aku juga gak tau, emang sekarang jam berapa” kata Adel “sekarang udah jam Sembilan lewat” kata Arumi “astagfirullah, aku lupa shalat subuh” kata Adel. “makanya jangan tidur kemalaman” kata Arumi.


...****************...

__ADS_1


Makasih udah mau mampir baca novel yang aku buat😊😊😊 semoga dengan membaca novel ini anda terhibur😊


Jangan lupa dukungan supaya Author semakin giat dalam mengupload dengan cara like dan vote😊

__ADS_1


__ADS_2