
“gila nih orang baru juga kita gabung udah ngasih tantangan, emang dia pikir kita semua ini robot apa” kata pria berjubah hitam itu “gau usah banyak bacot cepat kita ke lantai lima nanti kita telat dapat hukuman dari dia” kata sala satu dari mereka. Mereka pun menaiki tangga dengan cepat, sampai di tangga ketiga mereka semua ngos-ngosan “gila tuh orang nyuruh kita naik tangga banyak begini sedangkan dia naik lift” kata pria berjubah hitam “udah gak usah ngeluh ayo cepat kita ke lantai lima. Sesampainya mereka di lantai lima Eris usah ada di sana menunggu mereka “kalian semua telat sepuluh menit, maka kalian saya hukum lima puluh kali push up tanpa berhenti” kata Eris “loh gila yah, kita semua masih capek naik tangga loh enak bisa naik lift” kata pria berjubah hitam.
__ADS_1
“Cuma segitu doang kemampuan loh, kalau memang kalian tidak mampu dengan pelatihan awal ini mending kalian semua tidak usah gabung dengan kami. Kami tidak butuh orang yang lemah” kata Eris “loh, gak usah ngelawan deh sama pelatih kita mending lakuin aja apa yang dia minta kita semua disini udah capek mau istirahat” kata salah satu dari mereka kepada pria berjubah itu. akhirnya mereka semua menjalani hukuman push up sebanyak lima puluh kali, mereka pun selesai dengan hukuman itu “disini ada sekitar dua puluh lima kamar, dan kalau aku liat kalian semua berjumlah seratus orang jadi setiap kamar berisi empat orang dan silahkan kalian pilih kamar kalian masing masing” kata Eris sambil berlalu pergi. Pria berjubah hitam itu membuka salah satu kamar membuatnya takjuk “gila nih kamar apa hotel bintang lima, bisa betah gue tinggal di sini. Bagaimana tidak kasurnya aja gede gini, muat untuk empat orang” kata pria berjubah hitam itu.
__ADS_1
__ADS_1
__ADS_1
“coba kamu cari tau latar belakang keluarga Adel” kata Rio “kalau perkiraanku sih, Adel itu anak pengusaha yang terpandang. Tidak mungkin anak buah ayahnya banyak gitu kalau dia itu hanya pengusaha ternama” kata Ken “benar kata kamu Ken, aku setuju. Mending kamu nginap disini aja sekalian kita mencari latar belakang keluarga Adel bersama” kata Rio “baiklah aku nginap” kata Ken “kalau gitu kamu istirahat, aku juga mau ke kamar udah ngantuk berat nih mata” kata Rio “ya udah aku juga udah ngantuk” kata Ken meninggalkan ruang keja rio begitu pun Rio meninggalkan ruang kerjanya menuju kamar.
__ADS_1