Kesucianku Yang Terenggut

Kesucianku Yang Terenggut
Berlibur ke Desa Cempaka


__ADS_3

Rio menceritakan masa lalu dengan meneteskan air mata semua yang mendengar Rio bercerita ikut sedih dan terbakar amarah karena perbuatan pria tua laknat dan biadab itu. “tenangkan dirimu” kata Adel “kami semua siap membantumu untuk menghancurkan manusia tak berguna itu” kata Harun di jawab anggukan oleh semuanya. “kita mulai dari kerja sama dengan orang itu untuk menghancurkannya” kata Riko.


“aku mempunyai ide” kata Arumi semua mata menatap ke arahnya “kamu jangan membatalkan kerja sama mu dengan Heri, kamu tempatkan satu mata-mata di kelompok Heri agar kita bisa mendapatkan informasi tentang pergerakannya dari mata-mata kita” kata Arumi “tapi orang yang akan menjadi mata-mata kita harus orang yang setia pada kita” kata Cika. “iya kamu benar Cika, tapi kenapa aku tidak bisa percaya dengan si pemanggil tadi, kayak ada kejanggalan” kata Adel.


“yah, aku juga merasa begitu, kita semua harus hati-hati dengan orang itu” kata Harun “kita lupakan sejenak masalah ini, lama-lama aku memikirkan nya membuat kepalaku pusing” kata Rio “apakah hari ini kalian mempunyai kegiatan” kata Cika “kalau aku sih gak ada” kata Arumi “kalau kamu Del” tanya Cika “kayaknya gak ada, emang kenapa” kata Adel “bagaimana kali kita liburan” kata Cika “kita mau liburan kemana” kata Riko “bagaimana kalau kita liburan ke desa cempaka tempat tinggal Arumi dan Adel dulu, di sana ada tempat indah untuk para wisatawan bagaimana” kata Cika.

__ADS_1


“iya aku juga setuju, sekalian aku ingin melihat kedua orang tua ku di sana” kata Arumi sedangkan Adel hanya terdiam mendengar desa tempat tinggalnya dulu membuat Adel teringat kejadian kedua orang tua nya di bunuh dan sampai sekarang pelakunya belum juga di ketahui, tak terasa butiran bening jatuh membasahi pipi Adel. Sedangkan Arumi yang melihat Adel terdiam dan menangis membuatnya khawatir “kamu kenapa nangis Del” kata Arumi semuanya memandang Adel “aku hanya teringat tempat tinggalku dulu” kata Adel “apakah kamu tak merindukan orang tuamu”tanya Arumi.


Adel yang mendengar pertanyaan dari arumi Adel kembali manarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan nya perlahan “kedua orang tua ku telah meninggal Rum” kata Adel dengan sendu “maafkan aku Del, aku tidak bermaksud…” kata Arumi terpotong “tidak apa-apa” kata Adel “apa penyebab kedua orang tua mu meninggal” tanya Harun “mereka di bunuh oleh seseorang, dan sampai sekarang pelakunya belum diketahui” kata Adel sendu “kok bisa , apa tujuan orang itu membunuh orang tua mu del” kata Cika “aku juga gak tau Cik” kata Adel.


Adel pun sampai di apartemennya sedangkan Rio kembali ke mansion nya untuk mengemasi barang-barang yang akan dia bawa liburan. “baju Reno udah, bajuku juga udah. Apalagi yah” kata Adel memikirkan apa yang kurang “kayaknya sudah tidak ada lagi” kata Adel. Adel pun memandikan Rene habis itu dia pun membersihkan dirinya, tak lama Adel pun selesai membersihkan dirinya dan berpakaian rapi “udah lama aku tidak mengunjungi makam ayah dan ibu, ayah, ibu tenang di sana Adel pasti akan mengungkap siapa pelaku pembunuhan itu. Dan dia akan merasakan bagaimana itu rasanya mati” kata Adel dengan senyuman misterius.

__ADS_1


... ****************...


Makasih udah mau mampir baca novel yang aku buat😊😊😊 semoga dengan membaca novel ini anda terhibur😊


Jangan lupa dukungan supaya Author semakin giat dalam mengupload dengan cara like dan vote😊

__ADS_1


__ADS_2