
Sementara Rio, segera meninggalkan puskesmas itu menuju ke markasnya tanpa mengucapkan sepatah kata pun kepada Adel. Pikiran Rio di penuhi dengan amarah membuat Rio tidak bisa berpikir jernih, Rio pun memakai mobil Harun dengan kecepatan tinggi tak berapa lama Rio pun sampai di markasnya. “kemana semua penghuni markas ini kenapa tidak ada orang, apa jangan-jangan mereka tidak dapat menemukan bedebah itu. kalau kalian pulang ke markas dan tidak membawa bedebah itu siap-siap lah kalian akan ku jadikan santapan buaya kesayangan ku” kata Rio sambil berjalan menuju ke ruang eksekusi menunggu anak buahnya.
Tak berapa lama Rio menunggu, mereka pun datang membawa pemimpin kelompok itu dengan santai memasuki ruang eksekusi, tapi alangkah kagetnya mereka melihat bosnya telah menduduki kursi kebesarannya yang menghadap ke aquarium besar berisikan hewan predator. “kenapa kalian lama sekali, kalian telat lima menit” kata Rio tetap menghadap aquarium “maafkan kami tuan” kata Ken “kalian akan mendapat hukuman dariku, Cuma mencari satu bedebah saja kalian tidak bisa” kata Rio sedikit meninggi sedangkan semua anak buahnya menundukkan kepalanya.
__ADS_1
“untuk kali ini kalian semua aku maafkan tapi tetap kalian akan mendapatkan hukuman dariku. Mana bedebah itu seret dia ke hadapan ku” kata Rio. Sedangkan pemimpin kelompok bertopeng itu semakin getar, melihat ruangan itu saja sudah membuat merinding “suara ini kayak tidak asing” kata pemimpin kelompok bertopeng itu. Dia pun di seret ke dapat Rio, alangkah kagetnya pemimpin kelompok itu melihat Rio yang duduk di sana. “hai, kita bertemu lagi” kata Rio dengan senyum misterius “apa yang ingin kau lakukan kepadaku, kenapa kau membawa ku kesini” kata kata pria itu “kau bertanya kenapa aku membawa mu kesini, sungguh pertanyaan yang bodoh” kata Rio sambil berdiri menghampiri salah satu anak buahnya.
“kau, cepat nyalakan lampu aquarium itu dan berikan satu ekor rusa ke predator kesayanganku” kata Rio “baik bos” kata anak buah Rio segera menjalan kan perintah dari pemimpinnya. Lampu aquarium pun menyala dan menampilkan air yang sangat keruh berwarna hijau dan salah satu anak buah Rio memasukkan rusa ke dalamnya. “apa maksud dari semua ini” kata pemimpin kelompok bertopeng itu yang tak lepas dari penampakan aquarium besar itu.
__ADS_1
Dan tak lama rusa yang di masukkan ke dalam aquarium itu di terkam oleh buaya yang cukup besar membuat pemimpin kelompok bertopeng itu sulit untuk menelan salivanya. Air aquarium itu berubah menjadi merah disebabkan darah dari rusa itu. “apa kau tau, setelah tindakan yang telah kau lakukan di markas mu itu membuat putra ku di ambang kematian dan kau harus membayar semua apa yang telah terjadi kepada putraku” kata Rio.
...****************...
__ADS_1
Makasih udah mau mampir baca novel yang aku buat😊😊😊 semoga dengan membaca novel ini anda terhibur😊
Jangan lupa dukungan supaya Author semakin giat dalam mengupload dengan cara like dan vote😊
__ADS_1