
"lo gak mau pakain gelang ini di tangan gw?" tanya Dewi saat dia sudah selesai memakaikan gelang itu di tangan Marcell
"sini." ucap nya sambil mengambil gelang yang dia pegang Dewi lalu memakaikannya di tangan Dewi
"hmm serasa jadi nyamuk gw." celetuk Tia tapi tak di hiraukan oleh yang lain
"makasih ya." jawab Dewi setelah Marcell selesai memakai kan gelang ditangannya
"kalian gak mau makai?" tanya Dewi kepada sahabat Marcell
"tid-" ucap mereka terpotong karena mereka di pelototin sama Marcell
"ee mana gelang gw Wi?" tanya Karan karena bergidik melihat tatapan mematikan dari Marcell
"gw juga." ucap Rio dan Yoga sama seperti Karan
"ini buat kalian bertiga, jangan di lepas ya." jawab Dewi bahagia
"hmm iya." ucap mereka singkat
akhirnya mereka menggunakan gelang coupelan dan Dewi berharap mereka akan tetep menjadi sahabat yang setia
"udah semua kan yang kalian cari?" tanya Rina
"kalau gw mah udah tapi, gak tau sama yang lain" ujar Tia
"gw juga sama, udah semua." jawab Novi dan Dewi
"ya udah sekarang kita pulang aja, biar gak terlalu kesorean." ujar Dewi karena mengingat pesan mama
akhirnya mereka pun keluar dari mall menuju tempat parkiran
"lo pulang sama siapa?" tanya Rina
"tadi kan gw bareng kalian." ucap Dewi
"oh iya, gw lupa heheh. " cengir Rina sambik megaruk kepala nya yang gak gatal
__ADS_1
"gak." ucap Marcell yang tiba-tiba membuat mereka bertujuh menoleh ke arah nya dengan tatapan bingung
"maksud gw, dia pulang sama gw." jelas Marcell sambik megang tangan Dewi yang lagi membuat semuanya semakin bingung
Karena selama ini Marcell tidak pernah mau mengantar siapapun pulang, apa lagi cewek.
"ehh." kaget Dewi
"tapi dia kan kesini sama kita, jadi pulang nya juga sama kita dong." nyolot Rina sambil menarik Dewi
"bener tu, lagian gw gak mau sahabat gw pulang sama cowok dingin kaya lo." sahut Tia
"gw pulang sama mereka Cell, jadi lo gak usah repot-repot nganterin gw." ucap Dewi sambil melepas tangan Marcell
"lah kok malah debat masalah Dewi pulang sama siapa sih, intinya siapapun yang nganterin Dewi harus bener-bener sampai rumah dengan keadaan utuh." ucap Novi menengahi perdebatan itu
" lo tetep pulang sama gw." kekeh Marcell sambil menarik tangan Dewi menuju mobil nya
"woii Marcell, bener-bener ya lo cowok setres." cibir Tia
"udahlah Tia, lagian Marcell gak mungkin macam-macam sama Dewi." ucap Karan
dan akhirnya Tia pun hanya bisa ngalah, lalu mereka pun pergi menuju kerumah mereka masing-masing
***
Di waktu perjalanan, mereka berdua hanya diam dengan kesenyuian malam
"hmm, rumah lo dimana?" tanya Marcell dingin
"ni cowok mau nya apa sih, kadang-kadang dingin kadang-kadang hangat ... sungguh sifat yang susah di tebak." batin Dewi
"woii, malah ngelamun ni anak." ucap Marcell lagi yang langsung membuyarkan lamunan Dewi.
"ehh, hmm rumah gw di perumahan xxxxxx no 13" ucap Dewi
Marcell pun langsung melajukan mobil nya menuju jalan yanh sudah diberikan oleh Dewi
__ADS_1
sehingga sampai lah mereka di perumahan yang sangat megah
"terima kasih lo sudah nganterin gw." ucap Dewi
"hmm iya." jawab Marcell dingin
"iss malas banget gw sama ni cowok." umpat Dewi dalam hati.
saat Dewi ingin membuka pintu mobil, tiba-tiba Marcell menahan tangan Dewi yang membuat si empunya menoleh
"good night." dua kata yang di ucapkan Marcell yang mampu membuat Dewi salting
"gak usah kepedean." ucap Marcell lagi yang langsung membuat Dewi yang awalnya salting jadi kesal
"Lo ya bener'-bener bikin gw kesel. Nyesel gw ketemu lo." ucap Dewi lalu turun dari mobil Marcell sambil membanting pintu mobil.
bukannya menyusul Dewi keluar, dia malah menancap gas mobilnya lalu pergi begitu saja.
"emang bener-bener cowok setres. Gw sumpahin gak ada yang mau deketin lo." kesal Dewi sambil ngumpat Marcell
lalu dia pun masuk ke dalam rumah nya, waktu dia membuka pintu dia melihat adik nya duduk di sofa sambil menonton film di laptonnya.
"Dek." panggil Dewi
"kakak .... kakak, kemana aja sih?" tanya adek nya sedikit kesel karena di tinggal oleh kakak nya
"maaf ya dek, tadi kakak di ajak ke mall sama temen kakak." jelasnya sambil membelai rambut adiknya itu
"ya udah deh gak apa-apa." jawab nya sambil tersenyum
"kamu udah makan dek?" tanya Dewi
"udah kak." ucap adeknya
"ya sudah sekarang kakak mandi dulu ya, pasti kakak udah gerah banget dari tadi." ucap adeknya lagi
"iya dik tau aja kamu ni, ya udah kakak ke atas dulu ya" jawab Dewi yang di angguki oleh adeknya
__ADS_1
Dewi pun sampai di kamar nya dan menaruk tas nya di atas meja belajar lalu mengganti baju
setelah selesai mandi Dewi pun langsung berbaring di kasur empuknya itu.