KETOS DINGIN

KETOS DINGIN
Suprise


__ADS_3

mereka menuju ruangan osis


"kak, kenapa ruangan nya sangat gelap?" tanya Dewi yang tidak bisa melihat apapun


tapi tidak ada jawaban dari laki² itu


"KAK, INI GAK LUCU! LO GAK AKAN NGELAKUI APA² KAN... WOI" teriak Dewi entah ke arah mana karena ruangan itu gelap dan pintu terkunci


"WOI, LO SIAPA SIH? JANGAN KAYAK GINI DONK, GAK LUCU TAU GAK!" bentak Dewi sambil berteriak


tiba² ting ting ting


satu per satu sebuah lampu yang dibentuk dengan seperti hiruf di dinding pun menyala


dan berisi kata "I LOVE YOU DEWI"


sebuah kalimat cinta yang dibentuk dengan lampu yang indah, dan Dewi hanya bingung


dia bingung siapa yang membuat itu


"please kak, ini gak lucu... gw sudah punya pacar, dan gw gak akan mendua!" ucap Dewi kesel karena dia pikir itu kerjaan kak osis nya


btw walau mereka seangkatan tapi Dewi menghargai jabatan orang itu makanya dia memanggil cowok itu dengan sebutan Kak.


sorot lampu mengarah kepadanya dan dari atas kepala nya jatuh kelopak bunga mawar merah dan dikit demi sedikit lampu menyala bersamaan suara tepuk tangan dari semua orang yang berada disana


"suprise" ucap mereka semua dan membuat Dewi kaget


"ka kalian" ucap Dewi terbata²


"iya, dan ada seseorang yang ingin mengatakan sesuatu" ucap Tia

__ADS_1


"siapa?" tanya Dewi


"aku" sahut seseorang dari arah belakang, Dewi pun melihat siapa orang itu saat semua orang memberikan jalan ke pada cowok itu tiba²


"Marcell" ucap Dewi kaget, Marcell hanya tersenyum manis


"gimana ynk, bagus gak kejutannya?" tanya Marcell sambil menggoda cewek yang baru kemaren jadi kekasih nya


"ja jadi semua ini, kerjaan mu?" tanya Dewi dan Marcell mengangguk


"lalu siapa osis yang tadi menganter ku?" tanya Dewi


"gw" sahut seorang laki² yang masih menggunakan aktribut osis itu


"Rangga" ucap Dewi


"yaps, ini gw" jawab Rangga


"jadi ini akal² an kalian semua?" tanya Dewi dan dibalas anggukan dari mereka semua


"lah kok malah ngambek" ucap Rina polos


"Dewi, tunggu wi ini semua Marcell lakui demi membuat suprise buat lo" ucap Rangga


"dan lo tau, semua itu gak lucu" jawab Dewi langsung naik ke atas tangga menuju kelas nya


btw sekolah nya lantai 2 ya guys jadi kelas Dewi itu ada di lantai 2


mereka semua mengejar Dewi ke lantai 2 terutama Marcell yang terus mengejar Dewi


sampai di kelas, Dewi pura² nangis

__ADS_1


"hiks hiks, jahat jahat hiks hiks" tangis Dewi berpura²


"lo kenapa Wi?" tanya salah satu murid yang ada disana


"hiks hiks" tangis Dewi sambil mengedipkan sebelah mata nya kepada siswi yang bertanya padanya tadi


siswi itu tidak mengerti maksud Dewi... Dewi menangis


"Dewi" panggil seseorang yang ada di ambang pintu, saat itu juga Dewi memberi kode ke siswi itu lagi dan siswi itu mengerti mksd nya


"Dewi lo gpp kan, jangan nangis ya" ucap siswi itu ikut bersandiwara


"Dewi, aku gak ada maksud buat bikin kamu nangis aku cuman mau ngasik kamu kejutan aja" ucap Marcell sambil bersimpuh di depan Dewi


"Dewi, dengerin kita dulu ya... jangan nangis dulu" ucap Tia


"iya Dewi, lo bukan nya bahagia kok malah sedih" ucap Rina blablakan


"huaaa hiks hiks" tangis Dewi makin pecah saat Rina bicara gitu


"lo sih, tu kan Dewi nangis lagi" ucap Tia


"Dewi, sebenarnya ini semua gw yang ngerencanain" ucap Rangga


"dan lo tau kan, gw gak suka cara lo yang kayak tadi klok gw takut kegelapan gimana klok gw mat--" ucap Dewi terpotong


"ustttt jangan berkata seperti itu, aku gak akan biarin kamu ninggalin aku" ucap Rangga sambil menaruh jari telunjuk nya di bibir Dewi🤫


"hiks hiks" tangis Dewi


"please, aku minta maaf... oke lain kali aku gak akan ngelakui apa yang gak kamu suka" ucap Marcell dengan ajah memelas nya

__ADS_1


"ini nih yang bikin gw gak bisa nahan, imut banget sih pacar gw ini" batin Dewi meleleh


"tahan Dewi tahan, jangan biarkan rencana lo sampai berantakan" batin Dewi lagi


__ADS_2