KETOS DINGIN

KETOS DINGIN
Part 142


__ADS_3

setelah puas tertawa, Tia pun langsung menyuruh Rina untuk memutar botol itu.


Rina pun melakukannya, dan hal hasilnya botol itu berhenti tepat di hadapan Anita.


"sekian jam aku menunggu, akhirnya kau menuju ke arahku." imbuh Anita berlagak, seolah-olah dia menunggu seseorang.


"ayo dik diambil kertasnya." pinta Dewi yang dianggukkan oleh Anita.


Anita pun mengambil satu kertas di kotak itu lalu membukanya, dan isi kertas itu adalah "Apakah kamu pernah suka sama salah satu laki-laki yang ada di sini? dan beri alasannya?".


"wah, siapa itu laki-laki yang mampu membuat hati seorang Anita tergoyahkan." sindir Kak Ratna


"harus jujur kah?" tanya Anita


"iya harus jujurlah dik, masa bohongan." jawab Dewi


"hmm, gimana ya." pikir Anita


"ayolah Nita, penasaran loh aku siapa orangnya." ucap Tia


"betul tu, lagian inikan cuman permainan. Kalau pun beneran, ya wajar saja." tambah Novi


"oke-oke, aku akan jujur." jawab Anita yang merasa dirinya seperti di desak.


"Jujurly ya, Nita awalnya itu suka sama bang Rangga karena dia orangnya asik gitu. Tapi, pas kak Marcell-" ucap Anita terhenti karena terpotong


"jangan bilang kamu suka sama Marcell ya, Nita." potong Tia

__ADS_1


"Makanya dengerin dulu, jangan main potong cerita orang mulu." kesal Anita yang belum selesai cerita sudah di potong sama Tia.


"hehehe iya-iya dik maaf, ya sudah lanjutkan lagi." ucap Tia


"kakak masih ingat tidak? waktu Kak Marcell pertama kali ngejemput kakak dirumah?" tanya Anita pada kakaknya


"iya, kakak masih ingat." jawab Dewi


"pada waktu itukan aku sempat bilang sama kakak ada cowok ganteng yang jemput kakak didepan, dan kakak bilang itu temen kakak. Nah pada saat itu aku mulai suka sama Kak Marcell." lanjut Anita


"alasannya apa?" tanya Novi


"alasannya ya karena Kak Marcell ganteng, itu saja." ucap Anita santai


"tapi kakak tenang saja, aku enggak ada maksud buat ngerebut Kak Marcell dari kakak. Karena, pada saat itukan aku enggak tahu kalau kakak pacaran sama kak Marcell." jelas Anita lagi


"kalau sekarang kamu masih suka enggak?" tanya Dewi


Dewi yang mendengar tutur dari adiknya pun langsung memeluk tubuh adiknya, karena dia merasa sangat bangga dengan adiknya walau dengan umurnya yang masih terbilang muda tapi pemikirannya sudah dewasa.


setelah itu, Anita pun langsung memutar botol itu dan tepat mengenai Marcell.


"wah akhirnya si manusia kutub kita dituju juga." ucap Yoga sambil merangkul pundak Marcell


"diem lo." ketusnya


"idih, baru aja dituju udah ketus amat." sahut Tia sensi

__ADS_1


"coba ambil satu kertas, sayang." pinta Dewi sambil memberikan kotak yang berisi kertas-kertas kecil itu.


Marcell pun langsung mengambilnya dan menaruh kotak yang di pegang Dewi itu diatas meja bundar.


"buka ... buka ... buka ...," ucap mereka yang berada disana, dan langsung dibuka oleh Marcell dan isi tulisannya adalah, COBA CERITAKAN AWAL MULA KAMU BISA SUKA SAMA PASANGANMU.


"kayanya bakalan seru deh. Karena, jarang-jarang ada manusia es bisa jatuh cinta." ucap Novi dengan nada seperti mengejek.


"ayo sayang, coba ceritakan. Aku pingin tahu, kenapa kamu bisa suka sama aku." pinta Dewi


"tapi kan aku sudah cerita sama kamu." jawab Marcell


"Please, kali ini saja ulangin lagi." rengek Dewi dengan mode puppy eyes nya itu sebagai jurus andalannya.


"bener tuh yang dibilang sama Dewi, kali-kali lah bagi cerita sama kita." sahut Karan yang dianggukin yang lain.


"oke aku ceritakan." ucap Marcell mengalah


"yey." senang mereka semua


"Jadi gini, gw suka sama Dewi itu berawal saat gw lihat dia taman malam-malam sambil nangis. Awalnya gw pikir dia itu cewek yang keras kepala dan ingin menang sendiri." jelas Marcell sambil memandang gadis yang ada disamping nya itu


BERSAMBUNG


.


.

__ADS_1


.


eh digantung dulu ya guys ceritanya, jangan lupa buat like komen vote dan juga di favorit ya. Biar othor tambah semangat lagi💪🥰


__ADS_2