
"aku setuju sama kak Ratna." jawab Karan dan Marcell secara bersamaan
"sekarang kita lanjut makan dessert nya sambil berbincang-bincang, biar lebih seru gimana kalau kita main game." usul Dewi
"main game apa?" tanya Yoga
"true or dare, gimana?" usul Tia
"permainan itu udah familiar untuk di mainkan, cari game yang lebih seru lagi dong." ujar Rio
"gimana kalau kita main game yang setiap perorangan ngambil satu kertas kecil yang ada di kotak ini." usul Dewi sambil memperlihatkan kotol kecil yang ada di ruangan itu
"sepertinya menarik" sahut Karan
"sekarang kita harus mempersiapkan semuanya, mulai dari kertas yang berisi tulisan." ucap Novi, yang langsung dilaksanakan oleh mereka
Dewi dan Novi menulis di kertas kecil yang sudah di gunting oleh Anita dan Kak Ratna, sedangkan Tia dan Rina menggulung kertas yang sudah berisi tulisan atau kata-kata.
Rio memasukkan gulungan kertas itu kedalam kotak yang sudah disediakan, kalau Yoga, Karan dan Marcell hanya duduk santai.
Sehingga mereka sudah selesai dan kembali duduk melingkar dengan meja bundar di tengah-tengah mereka.
"sebelum kita mulai, kita harus memutari botol ini. Siapa yang di tuju. Dia yang akan mengambil salah satu kertas yang sudah di aduk tadi." ucap Dewi sambil menjelaskan cara bermainnya.
"kita mulai ya" ucapnya lagi sambil memutar botol.
Botol itu pun berputar, mengikuti arah mata jam. Sehingga berhenti di arah Utara bertepatan dengan arah Karan duduk.
__ADS_1
"ternyata lo yang dituju, Ran." ucap Yoga yang melihat arah botol berhenti tepat di Karan.
"artinya, dia tahu mana cowok ganteng." ujar Karan bercanda
"sekarang lo ambil, satu kertas yang ada di kotak ini. Tapi, sebelum itu lo harus mengaduk-aduknya." jelas Dewi, Karan pun langsung mengaduk-aduk kotak itu lalu mengambil satu kertas kecil.
"coba buka, apa isis tulisannya." pinta Novi yang penasaran.
Karan pun membukanya secara pelan-pelan namun tiba-tiba, "Nungguin ya." ucap Karan yang sontak membuat mereka-mereka yang penasaran akan isi kertas itu dibuat kaget.
"******, kaget gw." ucap Yoga sambil mengusap-usap dadanya.
"wkwkwkwk, sorry." ucapnya sambil minta maaf
"buruan dibuka, lama banget." pinta Tia dan Dewi yang sudah penasaran akan isi tulisan kertas itu.
"CIUM SALAH SATU CEWEK YANG ADA DISINI" isi dari kertas itu.
"apa isi nya?" tanya Yoga, Karan pun memperlihatkan kertas itu kepada semuanya dan membuat Dewi mendapatkan tatapan tajam dari Novi.
Dewi yang mendapatkan tatapan itu pun langsung nyengir sambil menyangkup kedua tangannya, tanda minta maaf.
"hmm, sepertinya ini akan menjadi detik-detik kemesraan antara dua sejoli." ucap Yoga
"lo bener banget, Ga." timpal Rio lagi
"kalau begitu, ayo dong dicium siapa cewek pilihanmu." ujar Kak Ratna
__ADS_1
awalnya Karan malu melakukannya di depan semua orang, karena ini tantangan games. Jadi dia harus melakukannya.
Karan pun langsung mencium pipi kiri Novi yang kebetulan duduk di sebelah kanannya. Novi yang dicium seketika ngeblush, karena malu.
"aaa baper." ucap Anita
"so sweet deh." ucap yang lain yang semakin membuat Novi ternunduk malu tapi di dalam hatinya berkata, "Awas aja lo Dewi, sudah buat gw malu kaya gini. Tapi, sebenarnya gw seneng hehehe."
"sudah malu-malunya, sekarang kita putar botolnya lagi." ucap Dewi yang langsung dapat umpatan dari Novi
"sialan lo, Dewi." umpat Novi yang cuman dibalas tawa kecil dari Dewi.
.
.
.
ada bonus dari author nih, biar kalian tambah semangat di pagi hari🤗🥰
ada salam nih dari Marcell, "**Untuk kalian semua, aku ucapkan Selamat Menaikan Ibadah Puasa bagi yang merayakan dan terimakasih, sudah setia bersama author gila ini🙏."
"ekhmm, gila ya?🤔 Kalau begitu gw akan buat lo gila dalam cerita yang gw buat😏." author**
BERSAMBUNG🍂
__ADS_1