
"thanks ya Wi, kamu udh mau duet bareng aku" ucap Kelvin setelah mereka selesai tampil
"you're welcome, klo gitu gw mau ke temen² gw dlu ya" jawab Dewi langsung pamit pergi menuju sahabat nya
"ini yg selalu bikin gw tertarik sama lo Wi" ucap Kelvin pelan dan hanya dia yang mendengar nya
***
"hai guys" sapa Dewi
"wah ternyata ini pensi lo, lo duet bareng Kelvin ternyata" ucap Tia
"sebenarnya sih gw gak mau duet sama dia" ucap Dewi
"lalu knp lo bisa duer bareng dia?" tanya Yoga
"cerita nya panjang, bdw Marcell mana?" tanya Dewi yang baru ngeh klo pacar nya gak ada
"biasa ngambek" sahut Rio
"ngambek knp?" tanya Dewi gak peka
"gak peka amat sih lo, dia ngambek karena dia cemburu liat lo duet bareng Kelvin" ucap Tia
"terus dia kmn?" tanya Dewi lalu mereka menunjuk tempat dimana Marcell pergi
"oke klo gitu gw kesana dlu" ucap Dewi langsung lari
"percintaan yg sangat rumit" ucap Rio
****
"Marcell... Marcell, lo dimana sih?" panggil Dewi tapi tak ada satu sahutan
"Marcell, klok lo gak mau keluar gw bakal pergi sama Kelvin" ancam Dewi yang hanya gertakan untuk Marcell keluar tapi hasil nihil
"oke, klo lo gak mau keluar gw bakal beneran pergi sama Kelvin gw hitung sampai 3
__ADS_1
satu...
dua....
ti...." ucap Dewi terpotong karena Marcell menarik tangan nya
"tadi kamu bilang apa?" tanya Marcell dengan tatapan mematikan buat Dewi
"mampus gw" batin Dewi sambil menelan saliva nya sendiri
"eng-enggk ada, ta-tadi aku cuman bercanda" jawab Dewi dengan gagap
"bercanda ya" ucap Marcell sambil tersenyum yang membuat Dewi semakin gugup melihat senyuman yang penuh arti itu
"bu-bukan gitu, tapi an-anu" ucap Dewi
"anu anu apa?" tanya Marcell sambil menyelipkan rambut Dewi ke belakang telinga
"Marcell, jangan kyk gini" ucap Dewi yg merasa geli karena Marcell membelai leher mulus Dewi
"lalu bagaimana?" tanya Marcell yang semakin mendekat ke arah leher Dewi
"panggilan untuk Dewi silahkan maju ke depan" panggil mc memakai mic
Dewi pun langsung mendorong Marcell menjauh dari nya
"gw di panggil" ucap Dewi langsung lari
"😏" Marcell
***
"maaf atas keterlambatan saya" ucap Dewi yg sudah berada di atas panggung
"saya kali ini membawakan satu lagu untuk laki² yg menempati hati ini" ucap Dewi sambil melihat Marcell yang sudah bergabung dengan yg lain
jreng (anggap suara gitar di petik), Dewi membawakan lagu Melukis Senja
__ADS_1
Aku mengerti perjalanan hidup yang kini kau lalui
Ku berharap meski berat kau tak merasa sendiri
Kau telah berjuañg menaklukkan hari-hari mu yang tak mudah
Biar ku menemanimu, membasuh lelahmu
Ijinkan ku lukis senja mengukir namamu disana
Mendengar kamu bercerita, menangis, tertawa..
Biar ku lukis malam, bawa kamu bintang-bintang
Tuk temanimu yang terluka, hingga kau bahagia
"wahh gw gak nyangka Dewi bisa semerdu itu" ucap siswi
"damage nya calon istri gw di masa depan" ucap siswa lain
"baru kali ini gw denger Dewi nyanyi dengan penuh dengan perasaan, dan arti dari lagu itu bisa kita pahami" ucap Tia
"lo bener Tia, gw sampai terhanyut dalam lagu yang di bawa dia" sahut Rina
"sumpah gw terpesona sama suara merdu dari Dewi" ucap Rio yang merasa kagum
sedangkan Marcell merasa tersipu dan bahagia karena Dewi membawakan sebuah lagu untuk diri nya
.
.
.
BERSAMBUNG
.
__ADS_1
jangan lupa like komen vote and rate ya guys, tetep dukung author oke👍🥰