
pagi hari Dewi terbangun karena alarm sudah berbunyi
Dewi emang sengaja menyetel alarm jam 5 karena dia ingin mempersiapkan catatan yang kmren dia buat dan dia juga ingin membantu mama nya didapur
***
"pagi mah" ucap Dewi sambil turun dari tangga
"pagi sayang, tumben kamu bangun jam segini?" tanya Mama
"iya biar bisa bantuin mama nyiapin sarapan" jawab Dewi tersenyum
"oh iya gimana soal kerajinan yang ingin kamu buat, apa jadi?" tanya Mama
"jadi lah mah, makanya Dewi bangun pagi untuk nyiapin catatan alat dan bahan yang ingin di pkek di kerajinan nnti" jawab Dewi
"ooo gitu" ucap Mama singkat
Dewi dan Mamanya pun menyiapkan sarapan untuk mereka bertiga, sebenarnya bisa aja nyuruh bi ijah nyiapin tapi Mama tidak mau karena dia bilang ingin menyiapkan sendiri kecuali dia sibuk mungkin butuh bi ijah
Jam pun menunjukkan pukul 6 pagi Dewi bersiap² memakai seragam sekolah nya begitu juga mama dan adiknya
***
~meja makan~
"pagi semuanya" ucap Anita sampai dimeja makan
"pagi sayang" jawab Mama
"pagi dik" jawab Dewi
"yok sarapan dulu" ucap Mama
"woke" jawab mereka berdua
mereka pun makan bersama tanpa ada pembicaraan karena Mama tidak mengijinkan makan sambil bicara itu tidak sopan
selesai makan Dewi mengambil tas sekolah nya begitu juga Anita
"mah Dewi berangkat dulu ya" ucap Dewi sambil bersaliman
"iya sayang hati²" jawab Mama sambil mencium kening Dewi
"Anita kamu gak berangkat dik?" tanya Dewi
"aku ikut mama kakak" jawab Dewi
__ADS_1
"ohh, kalau gitu tunggu mama di depan ya sayang. Mam mau ngambil tas dulu" ucap mama
"oke mah" jawab Anita langsung pergi ke depan
****
Dewi pun sampai di sekolahnya
"pagi guys" ucap Dewi saat sampai di kelas
"pagi juga Dewi" jawab Novi
"pagi princess" goda Erik teman sekelasnya
"apa sih lo, gw bukan princess lo" jawab Dewi dingin
"Tia sama Rina mana Vi?tanya Dewi
"biasalah blom datang" jawab Novi
"kebiasaan tu anak, padahal udah tak kasik tau untuk datang pagi" ucap Dewi kesel
saat Dewi mau menelfon Tia dia kaget karena melihat 11 panggilan tak terjawab dan 20 pesan chat wa kmren dan 10 chat baru
"wihh siapa yang nelfon gw sebanyak ini?" tanya Dewi
"kenapa lo Wi?" tanya Novi
"wahh banyak banget, coba buka siapa Wi siapa tau itu chat penting" ucap Novi
Demi pun membuka pola hp nya dan betapa kaget nya dia
"hah, ternyata Marcell yang nelfon gw dan pesan nya juga dari dia" ucap Dewi
"coba lo baca" jawab Novi kepo
"p"
"hai Dewi"
"hmm sebelum nya gw mau mnta maaf"
"gw udah ganggu lo"
"bikin lo kesel dan marah"
"sebenarnya gw"
__ADS_1
"gak ada maksud bikin lo kesel atau pun marah"
"mungkin lo emang gak suka sama gw"
"gw mau kasik tau"
"klok gw beneran suka dan sayang sama lo"
"gw gtw kenapa gw suka sama lo"
"gw tau cinta tidak bisa dipaksakan"
"mungkin gw kecewa"
"karena cinta gw bertepuk sebelah tangan"
"Dewi biar lo tau sampai kapan pu"
"cuman lo yang gw cinta dan gw sayang selain mama gw"
"gw sadar, mungkin sikap gw membuat lo kesel"
"lo pernh bilang kan sama gw"
"klok lo ingin gw jauh dari lo?"
"oke gw akan pergi dari kehidupan lo dan jauhin lo"
"gw berharap"
"suatu saat nanti cinta gw terbalaskan🙂"
"walau itu hanya mimpi"
"gw sayang lo gw suka lo hanya lo yang ada dihati gw untuk selamanya"
"gw mau bilang, gw mau pergi hari ini"
"semoga lo bahagia ya"
"jika lo udah mencintai ku maka saat itu gw akan datang"
"ya walau itu hanya mimpi"
"good bye my love❤"
"wah parah begitu besar cinta Marcell buat lo Wi" ucap Novi gak nyangka
__ADS_1
"b jak" jawab Dewi cuek padahal di hati nya merasakan kehilangan tapi karena ego nya yang membuatnya tidak mengakui
jangan lupa habis baca di like vote komen ya man teman🥰