
"Hello grils." sapanya yang langsung membuat gadis yang tadi sedang fokus ke layar laptopnya, langsung menoleh ke sumber suara itu.
"kakak." ucap gadis itu yang langsung menghampiri kakaknya itu
"ulu-ulu, bayi kecilku yang gemes." cubit gemasnya pada kedua pipi adiknya itu
"Ih kakak mah, suka kali cubit pipi aku." rengek Anita dengan wajah yang di tekuknya
"iya maaf dik,"
"oh iya kamu lagi apa dik? sepertinya sibuk kali dengan laptopmu." tanya Dewi
"ini kak, aku lagi nyelesain ringkasan materi yang belum aku selesaikan." lalu kembali ke tempatnya
"apakah masih banyak dik?" tanya Dewi
"enggak sih kak, lagi selembar doang." jawabnya dengan jari tanganya yang lihai dalam mengetik di atas keyboard
"oh gitu. Oh iya dik, tadi Tante Anna nitip makanan buat kamu. Kalau kamu lapar bisa minta bik ijah untuk angetin ya." ucap Dewi yang menyampaikan pesan dari Tante Anna kepadanya
"siap kak." jawabnya yang langsung kembali fokus ke layar laptopnya
"satu lagi dik, jangan terlalu tidur malam. Enggak baik buat mata dan kesehatanmu." nasehatnya yang sebelum benar-benar pergi meninggalkan adiknya itu
***
"sebentar lagi aku akan ujian nasional, setelah itu akan menjadi alummi sekolah." ucapnya sambil melihat langit-langit kamarnya, yang entah sedang membayangkan apa
__ADS_1
Tiba-tiba saja suara dering ponselnya berbunyi
Call On
[Hallo sayang]
[ hay sayang, kamu lagi apa?]
[aku lagi berpikir, jika setelah kita selesai ujian nasional. Apa yang akan kita lakukan setelah itu]
[ayolah hone**y, jangan pikirkan itu. Yang harus kamu pikirkan itu, bagaimana caranya kamu lulus dengan nilai yang bagus.]
[ benar juga sih, oh iya apa kamu sudah mempersiapkan diri, Marcell?]
[tentunya sudahlah. Lalu apakah kamu sudah siapkan diri?]
[entahlah Marcell. Aku masih ragu, apakah aku bisa!]
[aku yakin kamu bisa sayang]
[iya sayang]
[ya sudah kalau gitu, sekarang kamu tidur ya sayang. Jangan begadang, biar besok pas sekolah gak ngantuk.]
[kalau gitu aku tidur ya sayang, *good night honey sweet a dreams]
[tooo* sayang]
__ADS_1
Call Off
Setelah dia selesai bertelefonan dengan Marcell, dia pun lantas bersiap-siap untuk tidur dan menuju ke alam mimpi
***
Keesokan harinya yang di mana matahari sudah menampak dirinya.
Seorang gadis yang sudah memasuki gerbang sekolah dengan menggunakan mobil lamborgini keluar terbaru miliknya. Yang sudah terparkir rapi di area parkir khusus untuk anak sultan atau kaya.
Semua tatapan para siswa siswi yang berlalu lalang di koridor sekolah atau pun yang sedang berlalu lalang di lapangan. Membuat pandangan mereka teralihkan ke arah seorang gadi yang baru saja berjalan melewati mereka.
"Sumpah, semakin hari dia semakin cantik."
"gw iri dengan kecantikannya."
"most wanted, ini mah."
Masih banyak lagi pujian-pujian yang di lontarkan di mulut mereka.
"hay grils." sapa wanita cantik itu kepada empat wanita yang tengah duduk di bangkunya, yang sontak membuat mereka menoleh ke sumber suara
"Jessica." ternyata wanita yang sedari tadi menjadi pusat perhatian siswa dan siswi di sekolah ini adalah Jessica.
apakah masih ada yang ingat, siapa itu Jessica?
"lama tak bertemu dengan kalian." ucapnya sebari menghampiri mereka
__ADS_1
"oh sujelas dong, orang kita tak bertemu 3 bulan. Dan sekarang kamu datang." balas Dewi yang langsung memeluk temannya itu sekaligus kekasih dari sepupunya.
"apakah kau tak ingin memelukku, guys?" tanyanya kepada Rina dan Tia yang diam tanpa ada pergerakan apa pun.