KETOS DINGIN

KETOS DINGIN
#11 Menangislah


__ADS_3

"kenapa papa gak pernah ada waktu buat aku" ucap nya rilih


disebuah taman Dewi duduk di sebuah kursi duduk sambil menangis


"maafin Dewi mah, jika Dewi kasar sama mama tapi Dewi udah terlanjur kecewa sama papa" ucap nya menangis pilu


saat Dewi menangis pilu tiba-tiba ada memanggil nama nya sambil memegang bahu nya


btw di taman gak terlalu gelap ya guys karena ada lampu nya, kalian tau gak taman-taman yang sering di pakek pentas seni ya kyk gitu lah


"Dewi" ucap orang itu dan Dewi menoleh ke belakang


"Marcell" jawab nya sambil menghapua air mata nya


"km kenapa ada disini?" tanya Marcell dengan menggantikan kata "Lo" menjadi "Km" dan "Gw" menjadi "Ak"


"aku disini cuman mau duduk aja" ucap nya ragu


"aku tau kamu tadi nangis kan?" tanya Marcell


"gak kok tadi mata ku kena debu maka nya berair" alasan yang konyol


"aku tau Wi kmu lagi sedih, klok emang ada salah bagi masalah mu sama aku jangan di pendam sendiri" ucap Marcel sambil mengelus kepala Dewi

__ADS_1


"klok emang mu gak mau berbagi masalah mu setidak nya kasik aku kesempatan buat jadikan bahu ku sebagai tempat bersandar mu" ucap Marcell


"makasih Mar" jawab Dewi sedih sambil bersandar di bahu Marcell


"gw tau lo ada masalah tapi lo gak mau mengatakan nya, tapi gw gak akan maksa lo buat mengatakan nya biar kan waktu yang menjawab nya" batin Marcell


"hiks hiks hiks" tangis Dewi pilu sambil mengingat semua yg terjadi


"cukup Dewi, katakan padaku kenapa kmu menangis? aku gak kuat melihat mu menangis pilu seperti ini" ucap Marcell sambil memegang kedua pipi Dewi


"hiks hiks" Dewi hanya bisa menangis tertunduk


"liat aku Dewi dan katakan apa yang terjadi jangan dipendam sendiri nanti kamu bisa sakit, lebih baik kamu jujur sama aku" ucap Marcell sambik memegang dagu Dewi keatas supaya dia bisa melihat kebenaran di mata Dewi


"gini aja klok km gak mau mengatakan nya, ayo ikut aku ke suatu tempat dimana lo bisa melampiaskan kesedihan mu dan unek-unek mu" ucap Marcell sambil memegang pergelangan tangan Dewi


"mau kemana" ucap Dewi lirih


"ikut aja" jawab nya singkat dan Dewi hanya bisa mengikuti Marcell


di suatu tempat yang tenang, damai, dan sejuk yang membuat hati siapapun yang melihat nya akan menjadi tenang, yaitu pantai...pantai merupakan tempat yang paling indah buat orang yang sedang merasa kecewa, sedih dll


"knp km ngajak aku kesini?" tanya Dewi

__ADS_1


"ikut aja" jawab nya singkat


sekerang mereka berdua berdiri di tepi pantai


"sekarang coba kamu teriak sekencang-kencang nya" ucap Marcell


"ahhhhhh" teriak Dewi masih lirih dengan air mata yang pilu


"lebih kencang" jawab Marcell


"aaaahhhbhhhhhhhhhh" teriak Dewi


"lebih kencang lagi" jawab Marcel


"aaahhhhhhhhh hiks hiks hiks, kenapa ya Tuhan kenapa aku merasakan semua ini" ucap Dewi dengan sepilu-pilu nya


"aku gak kuattt lagi" ucap Dewi yang sekarang merendah


"menangis lah Dewi menangis lah, keluarkan semua nya keluarkan kekecewaan mu kesedihan mu kemarahan mu" jawab Marcell sambil memeluk Dewi


"hiks hiks hik" Dewi hanya bisa menangis di pelukan Marcell


cukup segini dlu ya guys, author gak kuat membuat nya lagi😥😔 jangan lupa buat like,vote,komen ya

__ADS_1


__ADS_2