
sampai dikelas, dia mendapatkan tatapan yang membingungkan dari para hawa dan adam
"kayak nya gw mencium aroma² kebahagiaan nih" goda Tia
"iya gw baru kali ini liat lo sekolah dengan wajah yang ceria" sahut Novi
"dan lo juga cantik kali dengan rambut yang terurai dengan setengah kepangan" ucap Rina
"makasih Rina pujian nya" jawab Dewi tersenyum
****
jam pelajaran pun berbunyi mereka bersiap² untuk mengikuti pelajaran namun sebelum itu kepala sekolah datang ke kelas mereka
"selamat pagi anak² mohon waktu nya sebentar" ucap kepala sekolah
"pagi pak" jawab satu kelas
"bapak kesini ingin memperkenalkan murid baru di kelas ini, silahkan masuk yang di luar" ucap kepala sekolah
semua para hawa terpesona melihat ketampanan dan kegagahan dari laki² yang disebut murid baru itu
"wah keren banget" bisik siswi
"mak, jodoh ku datang" ucap siswi cabe²an
"Wi, ada cogan nih" bisik Tia yang berada di depan bangku Dewi tapi Dewi tetep fokus ke novel nya
"diam napa sih" jawab Dewi singkat
"silahkan perkenalkan nama mu nak" ucap kepala sekolah
"perkenalkan nama saya Rangga Wicaksana saya pindahan dari London" ucap Rangga dingin
seketika Dewi langsung menoleh kedepab saat dia mendengar kata Rangga Wicaksana
"Rangga" ucap Dewi
"lo kenal dia Wi?" tanya Rina
"hmm gak" jawab Dewi singkat dan didepan Rangga tersenyum kearah nya seketika membuat seisi kelas gaduh saat para ciwi berteriak melihat senyuman Rangga
"gw terpesona" ucap siswi 1
"terpesona, aku terpesona" ucap siswi 2 sambil bernyanyi
kira² begitu lah komen² dari para netizen😅
__ADS_1
"nak Rangga silahkan duduk di sebelah Dewi" ucap wali kelas
"hmm maaf siapa yang bernam Dewi?" tanya Rangga pura²
"saya" jawab Dewi dingin sambil mengangkat tangan nya
"ya udah bapak permisi dulu, yang rajin belajar nya ya" ucap kepala sekolah
"baik pak" jawab mereka
***
"hai, boleh kenalan" ucap Rangga masih berpura² tidak kenal dan seketika dia dapat tatapan jutek dari Dewi
"lo bukan nya Rangga, sahabat kecil Dewi ya" ucap Novi saat Rangga berada di depan bangku nya
"ternyata daya ingat lo bagus juga" jawab Rangga
"masa sih, dia Rangga yang itu.. perasaan gantengan yang itu deh" sahut Rina polos
"pletak, bisa diem gak" ucap Dewi sambil menyentil dahi Rina
"awww, sakit tau Wi" ringis Rina
"bomat" jawab nya
"mau ini?" tanya Dewi sambil menunjukkan kepalan tangan nya
"ampun bang jago" goda Rangga lagi
"oke anak² kita akan melanjutkan materi yang kemaren ya" ucap guru bahasa indonesia
"iya pak" jawab mereka
pelajaran bahasa indonesia pun berakhir karena be istirahat berbunyi
"guys kantin yok" ucap Tia
"kuy" jawab Rina semangat
Dewi dan Novi hanya ngikut aja
"hai ynk" sapa Rio ke Rina
"hai juga yank" jawab Rina
"aduhh drama lagi" celetuk Dewi
__ADS_1
"kita ke kantin bareng yok, biasa kasian ada yang jomblo" sindir Rio
"jomblo happy" jawab Dewi langsung pergi
Rina dan Rio pergi entah kemana, biasa baru pacaran emang gitu lengket kayak lem sama kertas klok udah di sakiti kayak kaca yang dilepar batu pecah berkeping²
"main ninggal aj lo" ucap Tia
"lah tadi wajah nya ceria banget sekarang kayak baju blom di setrika" ucap Novi
Dewi hanya diam aja
"hai ynk" sapa Yoga
"lah kamu ynk, hai jga" jawab Tia
"hmm, makan bareng yok" ajak Yoga
"boleh, dimana?" tanya Tia
"disana" tunjuk Yoga
"boleh, oh iya guys gw kesana dulu ya" pamit Tia
"hus hus" usir Novi
Tia dan Yoga pun pergi dan selang beberapa menit Karan datang membawa kotak yang ingin dia berikan ke Dewi
"hai ynk, hai Dewi" ucap Karan
"hai juga ynk" jawab Novi
"hmm" jawab Dewi
"oh iya Dewi, nih kotak yang di titip Marcell ke gw buat lo" ucap Karan sambil menyerahkan kotak itu
"thanks" jawab nya singkat
"buka nya nanti aja pas di rumah, oh iya gw mau ngajak Novi sebentar" ucap Karan
"lama juga gpp" jawab Dewi dingin
"beneran Wi?" tanya Novi gak enak ninggalin sahabat nya sendiri
"hmm" dehem Dewi
Karan dan Novi pergi entah kemana dan hanya Dewi yang tersisa di meja itu
__ADS_1