
Dewi merasa risih ditatap oleh semua orang yang sedang berlalu lalang, entah apa yang mereka pikirkan saat melihat dia duduk berdua bersama seorang laki-laki. Mana lagi si Gibran curi-curi pandang ke arahnya, membuat ia merasa sangat risih.
"kenapa sih tak ada bus ataupun taksi yang lewat." Gerutuknya dalam hati. Namun tiba-tiba ada seorang motor ninja berwarna hitam berhenti tepat di hadapannya, membuat ia mengernyit heran. Karena ia tak tau siapa pemilik motor itu.
Saat laki-laki itu melepas helm fullface miliknya, membuat Dewi kaget sekaligus senang. Karena laki-laki itu adalah Marcell. Wah serasa di film drakor yang 1 cewek disukai 2 cowok dingin dan populer di sekolah.
Marcell pun menghampiri Dewi dengan wajah tampannya dengan sedikit senyuman dan dibalas senyuman lebar.
"kenapa kamu masih disini?" tanya Marcell sambil mengelus kepala Dewi lembut. Gibran yang menyasikan kemesraan dua sejoli itu pun dibuat gerah. Hm, siapa yang enggak gerah coba lihat dua orang yang lagi mesra di depan mata.
"dia siapa?" tanya Marcell dingin kepada Dewi saat ia melihat Gibran duduk sebelah pacarnya walau berjarak, tetap saja Marcell tidak suka ada laki-laki lain duduk berdua bersama kekasihnya.
"oh dia, Gibran. Ketua osis pengganti dirimu untuk sesaat," jelas Dewi, walau dia juga enggak begitu kenal tapi dia tetap menjelaskan agar Marcell tidak salah paham.
__ADS_1
"Oh!"
Marcel pun menatap Gibran dengan tatapan dingin seolah-olah, dia tidak suka akan kehadiran laki-laki itu disini. Sedangkan, Gibran yang ditatap olehnya pun tidak kalah dinginnya, membuat Dewi yang melihat kedua laki-laki di hadapannya ini yang seolah-olah ingin bergelud itu pun. Akhirnya ia membuka suara.
"Marcel, kita pulang yuk. Lagian hari ini tidak ada bus atau pun taksi lewat." Sambil menggenggam tangan Marcell, membuat si empunya menoleh ke arahnya dan mengangguk.
Kini Dewi sudah naik ke atas motor besar milik Marcell. Begitu juga Marcell yang sudah memakai helm fullface miliknya.
"Cih!" desis Gibran dengan wajah yang tak suka kepada Marcell.
Sepertinya akan ada perang antara kedua laki-laki tampan plus dingin itu, untuk memperebutkan wanita cantik. Tanpa ada perang juga sih, kita sudah tau siapa laki-laki yang menjadi pelabuhan cinta dari wanita cantik itu.
***
__ADS_1
Sedangkan kedua insan yang berbeda jenis itu, tengah menikmati waktu berdua mereka dengan mengendarai motor sambil tertawa bersama. Udah kayak film dilan dan melia aja.
"kamu kapan balik ke sekolah sih? Aku kangen tau pergi ke kantin bareng kamu," ucap Dewi di sela-sela pelukannya kepada Marcel
"Secepatnya! Aku akan balik ke sekolah, dan kita bisa menghabisi waktu selama di SMA." Jawabnya sambil mengelus tangan Dewi yang berada di pinggangnya itu.
Dewi yang mendengarnya pun, semakin mempererat pelukannya, dan menyandar dibahu kokoh kekasihnya itu. Marcel pun hanya tersenyum tipis sambil menatap kekasihnya dari kaca spion motornya.
.
.
BERSAMBUNG
__ADS_1