KETOS DINGIN

KETOS DINGIN
Part 29


__ADS_3

"lo yakin?" tanya Novi


"yakin lah, orang gw gak suka sama dia dan gak akan" jawab Dewi pura-pura bahagia padahal dihati kecil nya terbalik


"awas ke makan omongan sendiri." celetuk Tia yang baru datang


"sorry guys lambat karena macet." sahut Rina tiba-tiba muncul


"It's oke." jawab Novi


"lo kenapa Wi, sedih gitu?" tanya Rina


"siapa yang sedih." elak Dewi


"gw mau ke toilet sebentar ya guys." ucap nya yang langsung pergi


**


Pov di toilet


"hiks hiks kenapa lo pergi." ucap Dewi menangis saat dia sudah sampai di toilet


"gw salah karena sudah nyuruh lo pergi menjauh, sebenarnya gw sudah nyaman sama lo cuman gw belum yakin." imbuhnya sambil terisak


"kembali lah." ucap nya lirih


saat dia menangis jam pelajaran berbunyi dia pun segera mencuci wajah


****


"lo kemana aja sih, lama bnget." tanya Tia saat Dewi duduk di depan nya


"toilet." jawab nya singkat

__ADS_1


"lo habis nangis ya?" tanya Rina


"enggk kok." jawab nya


"jujur sama gw lo habis nangis kan." desak Tia


"apaan sih kalian, malah bahas gw nangis sih." jawab Dewi pura-pura marah supaya temennya berhenti bertanya


"kok lo marah, kita nanya tu karena kita khawatir sama lo." ucap Tia kesel sama sikap Dewi


"gw tau lo habis nangis cuman lo gk mau sahabat lo tau." batin Novi yang mengetahui bahwa Dewi merasa sedih karena kepergian Marcell


jam pelajaran pun berakhir semua murid keluar kelas menuju kantin


"Wi yok kantin." ajak Novi


"kalian aja gw males." jawab nya


"terserah lo dah." ucap Tia cuek


"gak usah makasih." jawab Dewi tersenyum palsu


mereka bertiga keluar kelas menuju kantin sedangkan Dewi di kelas sambil mendengarkan musik


saat Dewi ingin memejamkan mata tiba-tiba


"hai lo gak ke kantin?" tanya seseorang


"hmm gak, lagi males." jawab Dewi cuek


"gw tau lo pasti bingung kenapa Marcell pergi?" tanya Karan


"gak biasa aja." jawab Dewi melanjutkan aktivitas nya mendengar musik padahal musik nya belum dia play

__ADS_1


"lo yakin?" tanya Karan tapi tidak ada balasan dari Dewi


"oke gw keluar, kalau lo mau tahu kemana Marcell pergi lo bisa cari tau sendiri." ucap Karan sinis


Karan pun pergi dari kelas Dewi


***


disebuah kamar yang berwarna agak gelap ada seorang laki-laki yang sedang melamun


"Marcell." panggil seorang wanita paru baya tapi masih keliatan muda


"mama." jawab Marcell sedu


"kamu yakin ingin pergi keluar kota sayang? kamu yakin ingin ninggalin cinta mu?" tanya Mama nya


"Marcell yakin mah, walau hati ini terasa sakit" jawab Marcell sedu dan lirih


"yang sabar ya sayang, mama yakin cinta mu akan dapat balasan nya." tutur Mama mensuport anak nya


"makasih mah" jawab Marcell yang berada di pangkuan Mama nya


"untuk sekian kalinya kamu baru bisa membuka hati lagi, Nak." batin mamanya


"kapan kamu akan berangkat?" tanya Mama


"besok pagi mah" jawab Marcell dengan mata terpenjam


Mama nya bisa melihat guratan kesedihan di raut wajah putra nya namun dia tidak bisa berbuat apapun selain mensupott putranya


***


"kenapa gw merasa kesepian" ucap Dewi pelan

__ADS_1


"biasanya Marcell selalu datang ke kelas dan mencari masalah sama gw tapi sekarang seolah-olah gw merasa kehilangan." batin Dewi


jangan lupa habis baca biasakan untuk like vote komen ya, dukungan kalian semangat ku


__ADS_2