KETOS DINGIN

KETOS DINGIN
Part 129


__ADS_3

"woi awas nanti gw mati a*****" ucap Rio sambil pandangan yang fokus ke layar monitor dengan tangan memegang remot game (gtw apa nama nya)


"aduhh mampus gw ******, lo sih gak mau bantuin gw" ucap Yoga tak kalah heboh nya dengan Rio


"dasar bocah lo berdua, main game heboh kali udah kaya emak-emak dapat voucher belanja." timpal Karan saat dia melewati mereka berdua


"brisik lo!" pekik mereka berdua kompak.


sedangkan Marcell dan Kak Putra duduk di sofa dekat balkon ruangan itu


"hmm, gw mau tanya sesuatu sama lo." ucap Kak Putra to the point


"mau tanya apa?" jawab Marcell dingin


"udah berapa lama lo pacaran dengan adik gue?" tanya Kak Putra yang sontak membuat Marcell bingung karena dalam pikiran Marcell adiknya Kak Putra hanyalah Novi. Sedangkan dirinya pacaran dengan Dewi bukan dengan Novi.Putra yang mengerti raut wajah laki-laki itu pun langsung menjelaskan maksud dari perkataannya.


"Maksud gue itu, Dewi."


"Oh, udah mau 1 tahun. Emang kenapa lo tanya gitu bang?" tanya Marcell balik


"ya gak apa-apa, gue cuman memastikan adik gue pacaran dengan orang yang tepat dan gue berharap lo gak akan nyakitin hati nya!" ucap Kak Putra tegas diakhir kalimatnya


"jika sampai gue tau lo buat adik gue terluka. Maka, lo akan berhadapan sama gue. Paham!" tegas Kak Putra lagi sebelum Marcell menjawab ucapannya.


"gue janji sama diri gue sendiri kalau gue enggak akan nyakitin hati orang yang gue sayang terutama Dewi, dan gue janji sama lo bang kalau gue enggak akan nyakitin adik kesayangan lo." Dengan rasa percaya dirinya sambil menatap mata tajam dari laki-laki di hadapannya itu.


"gue berharap lo menempati janji lo itu," sambil menepuk bahu Marcell sebagai tanda bahwa ia memberikan kepercayaan pada laki-laki remaja itu.


"hm, lo berdua lagi bahas apa sih? serius amat," sela Karan yang tiba-tiba datang dan duduk di sofa sebelah Marcell sambil menatap mereka berdua bergantian


"ngomong biasa aja, biar gak canggung."

__ADS_1


"Oh gitu," jawabnya sambil kembali fokus ke permainan gamenya itu.


****


Disisi lain juga tak kalah heboh nya dengan para laki-laki, kaum hawa ini pun juga heboh sama hal nya dengan para kaum adam.


"anjir, film nya sad kali." ucap Tia sambil menghapus air mata nya


"lo cerita nya ngehapus air mata gitu? tapi masalah nya gak ada air mata yang keluar dari mata lo." jawab Dewi yang melihat tingkah sahabat nya itu


"ya anggap aja ada gitu lo." ujar Tia


"woii guys ada drakor terbaru nih, ending nya bakalan lebih seru deh dari yang tadi kita tonton." sela Rina sambil melihat handphone nya


"apa judul nya, ayo kita nobar (nonton bareng)." ucap Tia dengan semangat


Rina pun langsung mengetik nama judul drakor itu di laptop Novi, tanpa menunggu lama dia pun langsung ngeplay video itu


"brisik lo, baru juga mulai udah ngeb****." sela Novi sensi


"ehh guys lo pada haus gak?" tanya Dewi di sela-sela kegiatan mereka


"iya, tenggorokan gw udah kering kaya ladang tanpa air." ucap Tia


"kalau gitu gw mau kebawah dulu ya grils, mau ambil minum sekalian mau ngecek para adam di kamar Kak Putra." ucap Dewi


"gw ikut." sahut Novi


"ya udh lets'go." ajak Dewi


"ehh sekalian bawain cemilan ya, gak seru kalau nonton tanpa ngemil!" teriak Rina

__ADS_1


Dewi dan Novi pun keluar dari kamar, lalu melewati kamar Kak Putra


"kaya nya gak ada suara deh, apakah mereka tidur?" tanya Dewi ke Novi


"entah lah gw juga gak tau, tapi gw curiga deh sama mereka karena lo tau kan mereka mana bisa tidur jam segini apa lagi ini masih jam 10 malam." ucap Novi


"ya juga sih, apa kita masuk ke dalam aja ya? buat ngemastiin apakah mereka udah tidur atau belum" ucap Dewi


"boleh, ayo kita masuk" jawab Novi


Dewi pun membuka handle pintu itu dan ternyata


.


.


.


BERSAMBUNG


.


.


Selamat malam guys🌝 sorry ya kalau up nya sedikit karena aku lagi bikin tugas sekolah



tu liat, banyak banget mana lagi matik tugas nya. Oh iya kalian udah makan belum? jangan lupa makan ya, jaga kesehatan


see you tomorrow guys👋🥰

__ADS_1


__ADS_2