
"ynk aku gak mimpi kan? liat Dewi balas cium pipi cowk itu?" tanya Yoga
"enggk kok" jawab Tia
"wahh parah tu Dewi, di depan umum mau nyosor" ucap Rina yang baru ikut gabung sama yang lain kecuali Dewi
"biasa aja kali, mungkin Dewi kayak gitu karena kepepet" bela Novi
"udah lah, sekarang kita kelas aja udh bell" ucao Novi lagi langsung pergi bergandeng tangan dgn Karan
mereka pun menuju kelas mereka masing²
****
"hai wi" sapa mereka bertiga
siapa lagi klok bukan sahabat Dewi
Dewi hanya menoleh lalu fokus ke novel nya lagi
"lo napa sih?" tanya Tia
"gpp" jawab Dewi
"kayak nya dia lagi pms dah" bisik Tia ke Novi
karena sekarang jamkos jadi nya mereka semua pada asik dengan aktivitas mereka sendiri
saat Dewi tengah membaca novel yang baru kmren dia beli tiba²
byurr
__ADS_1
Jessi menyiram Dewi dengan air mineral dan yang paling parah nya novel yang baru dibeli Dewi basah terkena air
"b******* lo ya" ucap Dewi langsung bangun
"apa? hah, jangan mentang² lo pacarnya Rangga aja belagu lo" ucap Jessi sinis
"apa sih masalah lo sebenarnya hah,lo datang² nyarik masalah aja" ucap Tia
"diem lo, kalian berempat sama aja sama² suka ngerebut cowok orang" ucap teman Jessi yang bernama Maria
"HELLO, YANG SUKA JADI PHO DISINI ITU SIAPA? LO YANG SUKA NGERUSAK HBUNGAN ORANG DAN SUKA NGAMBIL PCR ORANG ITU KARENA LO ITU GAK LAKU MAKANYA LO PHO" ucap Dewi sambil menekan setiap kata yang di ucapkan
"berani lo sama gw, lo gtw gw siapa hah" ucap Jessi kesel
"mau lo anak pejabat kek, atau apapun gw gak takut" ucap Dewi
"gw peringatin sama lo ya jangan jauhin Rangga" perintah Jessi
"hello lo siapa gw? ngapain lo nyuruh gw jauhin Rangga? lo siapa nya?" ucap Novi
"bwahahahahah baru calon aja sombong, lo tadi gak liat gimana Rangga cium pipi Dewi di depan lo dan depan semua orang" ucap Tia ketawa
"hah, baru dicium di pipi aja udah sombong" ucap Maria
"ooo lo mau lebih ternyata, oke gw akan suruh Rangga kesini" ucap Dewi menelfon Rangga
oh iya Rangga lagi pergi ke kamar mandi ya guys
*****
"lo kenapa Wi?" tanya Rangga saat dia sampai di kelas nya dan menghampiri Dewi
__ADS_1
"ni Ga, mak lampir gak percaya klok lo pacar Dewi dan dia butuh bukti yang pasti" ucap Rina polos
"siapa yang lo bilang mak lampir hah?" tanya Jessi
"siapa lagi, ya lo lah masa gw" ucap Tia
"maksudnya gimana sih" ucap Rangga bingung
"gini lo Ga, tadi kan lo cium pipi Dewi nah dia gak percaya klok lo pcr nya dan dia bilang klok Dewi itu ke geer an karena baru lo cium" ucap Novi panjang lebar
"jadi lo lagi, kenapa sih lo suka ganggu Dewi hah?" tanya Rangga kesel
"karena dia sudah mengambil cowok yang gw suka, pertama Marcell sekarang lo" ucap Jessi
"TAPI GW GAK PERNAH MERASA NGAMBIL MARCELL DARI LO, ORANG DIA GAK SUKA SAMA LO TAPI LO NGEYEL DIBILANGI" bentak Dewi yang sudah emosi di tambah lagi dia sekarang lagi pms
" lo nya aja ganjen jadi cewek" ucap Maria
"DIEM LO, GW GAK NGOMONG SAMA LO" bentak Dewi marah dengan wajah yang bener² kesel
"sekarang apa mau lo hah?" tanya Rangga
"gw mau bukti klok lo sama dia beneran pacaran" ucap Jessi dengan senyuman meremehkan
"oke,gw akan buktiin ke lo dan saat gw udh buktiin ke lo gw harap lo dan geng lo jangan ganggu Dewi atau sahabat nya" jawab Rangga mengulurkan tangan
"oke gw terima" ucap nya membalas jabatan tangan Rangga
Rangga pun menghadap ke arah Dewi
cupp Rangga mencium Dewi tepat di bibir nya yang berwarna pink itu dan membuat Dewi dan yang lain menjadi kaget
__ADS_1
"ikuti permainan gw" bisik Rangga disela ciuman dia
Dewi pun mengikuti permainan itu dia menggalungkan tangan nya di leher Rangga dan membalas ciuman Rangga sedangkan Rangga memeluk pinggang Dewi dengan satu tangan dan tangan satu nya memegang tekuk Dewi