KETOS DINGIN

KETOS DINGIN
#33 Gak Tau Mau Dikasik Judul Apa


__ADS_3

beberapa jam datang lah seorang pria dengan tubuh nya yang sedikit kekar dan di belakang nya ada 3 pria dengan tubuh kekar mungkin saja itu bodyguard (gitu gak sih tulisannya?)


"selamat sore non, ada apa non Dewi menyuruh saya datang kemari?" tanya asisten Papa nya


"tanya aja sendiri sama manager nya" jawab ku kesel


"maaf pak, anak miskin ini siapa bapak dan kenapa bapak memanggil nya non?" tanya manager bingung


"sebelum nya saya mau ngasik tau bahwa orang yang bapak bilang anak miskin ini adalah anak orang kaya no 1 putri dari tuan Arif Mahesa orang kaya no 1 di kota ini dan beliau adalah pemilik mall ini" jelas asisten Papa nya Dewi dan membuat orang yang tadi meremehkan Dewi seketika tercengah dan terkejut


"dan kenapa saya memanggil nya nona, karena saya asisten dari tuan Arif Mahesa... sampai sini paham?" tanya Vero asisten Papa Dewi


"maaf non, saya salah" ucap manager itu langsung memohon ampun


"iya non saya juga mintak maaf" ucap Risa dan Cahya


"maafkan saya yang tidak mempercayai non, dan saya mohon non jangan pecat saya" ucap manager itu dan kedua pegawai nya


"saya tidak akan memecat kalian atau pun bapak, saya bangga akan keamanan mall ini atau toko ini cuman saya tidak suka akan sikap dan sifat kalian yang terlalu egois" jawab Dewi lembut tidak seperti tadi


"ternyata anak tuan Arif baik ya" bisik pengunjung toko


"makasih non makasih banyak" jawab mereka bertiga

__ADS_1


"anggap ini sebagai pengalaman kalian, selamat bekerja dan untuk gaun yang tadi mohon di bungkus ya" ucap Dewi lembut


Suci pun membawa gaun itu ke kasir untuk di bungkus di paper bag


" ini non, paper bag nya" ucap Suci lembut


"ini nya dan ini tips buat kamu karena pelayanan mu yang bagus dan baik" jawab Dewi memberikan kartu card nya dan juga memberikan Suci uang berwarna merah sebanyak 5 lembar


"makasih non tapi ini terlalu banyak non" ucap Suci gak enak hati


"gpp ambil saja ya, klok gitu saya permisi" jawab Dewi langsung keluar dari toko itu dan di ikuti oleh asisten dan juga anak buah nya


****


"kenapa non gak pecat dia saja non, dia udah tidak sopan terhadap anda" ucap asisten Vero


"dan juga kenapa saya gak pecat dia karena saya cuman ingin memberikan pengalaman buat pegawai yang lain nya supaya bersikap sopan terhadap pengunjung" jawab Dewi lagi


"tapi non saya tidak bisa memanggil nama anda" ucap asisten Vero


"ayolah kak Vero aku jangan seperti itu, anggap saja aku sebagai adek mu.. aku tidak pernah memiliki seorang kakak laki²" jawab ku sedih


btw asisten Vero beda 4 tahun dari Dewi

__ADS_1


"baik lah non ehh Dewi, jangan sedih lagi ya" jawab asisten Vero


"nah gini kan bagus" ucap ku senang


*****


"oh iya kemana sih tu anak, dari tadi gw tungguin" ucap Rangga menunggu Dewi di depan toko baju sedangkan Dewi berada di tempat lain


~balik lagi ke Dewi~


"astaga aku lupa buat hubungin Rangga" ucap ku sambil menepuk jidat


"ada apa non?" tanya anak buah dari asisten Vero


"saya lupa ngehubungi Rangga sahabat ku" jawab ku langsung menelfon Rangga


~calling~


"halo Dewi lo kemana sih, gw nungguin lo dari tadi lo gak muncul²" ucap Rangga di telfon


"sorry Rang" jawab ku singkat


"sekarang lo ads dimana?" tanya nya

__ADS_1


"gw ada di bajsnekzkdndnwksnsb" jawab ku


"tunggu disana, gw akan kesana" ucap nya langsung mematikan telfon nya


__ADS_2