
"Pak.. tak seorangpun mau menghadapi masalah sepertiku. saya juga tidak ingin ada masalah ini.. tolonglah jangan salahkan saya."
Ratna benar benar terpancing emosi. Ia juga stress mengalami masalah ini.
' Lalu bagai mana dengan keadaan anak saya. hantu yang merasuki tubuhnya menyebut nyebut nama anda dan meminta mengusir anda jika desa ini mau aman.begitu katanya.ya. makanya saya datang ke rumahmu."..
Ratna geleng kepala.. lalu masuk ke ruangan duduk sambil.memegang kepalanya kemudian menjambak rambut sendiri. Karena begitu tertekanya bhatin dan hati Ratna saat ini..
Apa lagi yang akan dilakukan oleh Ratna dan juga Kholik saat ini. hampir semua warga menyalahkannya dan Jalan satu-satunya ia harus pergi ke rumah Kepala Desa. untuk membicarakannya dari hati ke hati. Walaupun kelihatannya kepala desa sudah semakin letih memikirkan keadaan desanya saat ini .
Gara-gara penghuni rumah tua yang ditinggali oleh Ratna.
Bapak kepala Desa sendiri tidak tahu latar belakang apa yang terjadi di rumah tua itu sebelumnya sehingga ia merasa bahwa itu adalah hal yang kebetulan saja para penghuni atau para Jin yang suka dengan rumah tua itu,
Percakapan di whatsapp.
'' Pak ustad saya memahami apa yang sedang terjadi saat ini tapi saya sendiri tidak tahu bagaimana caranya lagi untuk menyelesaikan masalah ini hampir semua warga mengajukan protes kepada saya tentang Kejadian ini.Mungkin Anda sendiri sudah tahu bahwa warga tidak menginginkan Anda berdua di sini tapi hal itu tidak mungkin saya lakukan. Karena bagaimanapun ini adalah masalah pribadi yang kebetulan dialami oleh Bu Ratna saya tidak mungkin mengusir Bu Ratna atau meminta Anda untuk pergi dari Desa ini itu Bukan masalah bukan solusi bagi saya walaupun banyak yang mendesak agar kalian pergi dari Desa ini saya tetap mempertahankan keberadaan kalian Kalian ridak salah kok?.Ada banyak solusi yang harus kita lakukan .yang akan saya lakukan.'' percakapan telepon singkat antara pak ustad dengan kepala desa Pabuaran.
Ratna mendengar semua apa yang diucapkan yang diperbincangkan dalam percakapan lewat telepon bersama Pak Lurah.
''Mas Mungkin saya yang harus mengalah kalau memang itu yang diminta oleh warga Saya akan pergi dari Desa ini''
Celetuk Ratna dari balik pintu.Kamar santriwati
Kholik menatap tajam ke arah Ratna kemudian mendekatnya dan memegang tangan Ratna lalu menatap tajam ke arah mata Ratna.
__ADS_1
'' Saya tahu ini semua adalah rekayasa saya merasa bahwa ini adalah sebuah permainan yang dilakukan oleh seseorang yang tidak suka dengan hubungan kita Ratna Jadi bukan masalah hantu itu saja. ini adalah masalah pribadi Ingatkan bahwa suamimu tidak merelakan adanya hubungan kita dan dia beberapa kali mengancam kepada saya untuk melakukan teluh dan berbagai caralain akan dilakukannya agar kita tidak menyatu Ingat nggak?''
Tangan Ratna meremas kain Hijabnya. ia merasa Geram dan emosi seandainya benar itu terjadi. Apa yang dipikirkan Khalik itu benar berarti memang semua ini adalah rencana dan rekayasa jahat yang dilakukan oleh Rojak sang pecundang itu keterlaluan.Ucap Ratna dalam hati.
'' Iya saya ingat itu mas .Tapi bagaimana cara membuktikannya Kalau iya yang melakukan semua ini kita perlu menyelidiki lebih dalam Jangan sampai kita salah sangka dan akhirnya kita Salah Duga kemudian berurusan dengan hukum, karena kita dianggap memfitnah. mas kita harus hati-hati menyikapi hal ini. yang penting sekarang adalah keputusan dari kepala desa. kita akan ikut apa yang dia katakan. Untuk itu seharusnya Mas bisa meyakinkan bahwa semua ini adalah rekayasa dan rencana jahat dari seseorang. Katakan Saja pada dia. siapa yang dicurigai Mas selama ini mungkin dengan cara ini mudah mudahan pak Kades dapat memahami.''
Ratna Kembali masuk ke dalam kamar pesantren perempuan ia mengambil sajadah memakai mukena kemudian salat malam dan berdoa memohon pada yang kuasa agar diberikan petunjuk. untuk mengatasi Segala persoalan yang dihadapinya saat ini.
langit kelam bulan mulai menampakkan diri maklum tanggal tua sehingga bulan pun tinggal separuh saja saja,dbantu bintang-bintang .
Di sebuah rumah terpencil dekat gunung ciremai .
Rudianto bersama Dewi kuning nampaknya sedang berdiskusi lewat video call bersama seseorang laki-laki umur setengah baya ternyata bernama Rojak.
'' Bagaimana permainannya. Sudah sejauh mana Rudiyanto.? Bukankah uangnya sudah aku transfer sesuai keinginanmu'' Suara Rojak dari vicall whatsapp.
Dewi kuning menatap dengan sebelah mata ke arah gurunya.Sepertinya Dewi kuning tidak sependapat dengan apa yang dikatakan dan yang sedang dilakukan Rudianto dengan cara-caranya seperti itu.
Rudianto mulai lupa diri karena melihat sekelompok uang yang dijanjikan oleh Rojak
'''Cara Yang Licik dilakukan oleh kamu guru.. aku tidak sependapat dengan cara licik seperti ini .Hati nuraniku bertolak belakang dengan apa yang kamu pikirkan guru...
Perasaan kewanitaan Dewi kuning nampak mulai merasa tidak nyaman berada di sisi Sang Guru,yang mulai tidak mematuhi etika yang sama-sama telah disepakati dahulu,bersama guru besar. Walaupun ia seorang guru tapi dengan cara seperti itu ia tidak sepakat.
Kesepakatan dengan guru besar dulu.. Tidak boleh meggunakan ilmu untuk mencelakai orang yang tidak berdosa.
__ADS_1
Tapi Dewi kuning juga merasa tidak elok tidak sopan dan tidak menghormati Sang Guru kalau dia menegur .
Apa yang dilakukan Sang Guru .
Ia hanya merasa menyesak didada. dan mulsi berdebat dalam hati berkata dalam hati menolak dalam hati dan berkecamuk antara rasa menyesal mengapa ia sampai terlibat dengan masalah yang dilakukan oleh gurunya .
Dewi kuning merasa berdosa. lambat laun pikirannya mulai berubah dia tidak akan ikut melakukan apa-apa jika Sang Guru sedang melakukan ritualnya untuk menggerakkan hantu-hantu yang ada di rumah tua itu.
ia merasa kasihan pada Bu Ratna yang sebenarnya merupakan korban karena menjadi sasaran kebencian suaminya.. Rojak.
Sebagai sesama wanita tentu saja hati nurani seorang wanita akan sama dengan Apa yang dirasakan oleh Ratna.
Dengan diam-diam apa yang dilakukan oleh gurunya itu dilaporkan lewat chat wa ke handphone Ratna semua kata-kata perbincangan dari kedua manusia itu dikirimkan berupa rekaman perbincangan antara Rojak dan Rudianto.
Ratna benar-benar terkejut menerima isi wa yang dikirim Dewi kuning malam itu setelah dia salat malam.
Apa yang dicurigai Ratna dan Kholik ternyata benar sehingga dia mendapatkan chat berisi Laporan tentang kejadian yang sedang dialami saat ini di tempat pertapaannya Sang Guru Rudianto yang ia kenal sebagai Paranormal yang sakti mandraguna saat itu sebelum ia dikalahkan oleh penghuni rumah tua itu.
'' Terima kasih Dewi kuning Akhirnya saya dapat petunjuk dari Tuhan lewat tanganmu segera hapus chat yang kamu tulis tadi Dewi saya tahu itu bahaya buat dirimu. isi chatmu sudah saya screenshot dan rekamanmu sudah saya save ini akan menjadi bukti untuk besok kami menghadap Pak Kades Terima kasih banyak ya Dewi kuning engkau ibu yang baik Terima kasih banyak atas informasi yang kamu berikan ini hanya Allah yang akan membalas semua kebaikanmu Dewi hati-hati menghadapi orang licik seperti gurumu itu'...
tanda icon jari jempol menandakan Dewi kuning merespon apa yang disampaikan Ratna untuknya agar berhati-hati menghadapi Sang Guru yang berperilaku jahat itu.
screenshot WhatsApp dari Dewi kuning dan isi rekaman suara percakapan antara rujak dan Rudianto dikirim juga lewat WhatsApp nomor handphone Ustad Kholik yang juga baru selesai Sholat Malam.
'' berarti dugaan kita benar ya ini kelakuan Rojak Ya sudah mudah-mudahan ini benar dan tidak akan jadi fitnah di kemudian hari ini hanya sebagai dasar Ketika nanti kita kepepet dengan permasalahan yang ada yang penting Sekarang kita mendekat dan mengajak bicara Bapak Kepala Desa dan pak Polsek 'pak camat. kita harus bicara dengan mereka kembali.''
__ADS_1
.