
" Wah..hebat ya Abah jhono. Bisa mengalahkan bergola ijo.seru banget.. Seperti adegan film".
"Iya saya sampe takut. Takut kalo abah kalah,ternyata Abah hebat ya." Demikian perbincangan warga yang menyaksikan adegan demi adegan kejadian tadi.
Mereka memuji kehebatan ilmu Abah Jhono.
Rumah panggung Abah Jhono hari ini dpenui warga yang terus berdatangan.Ada yang cuma nonton .Ada juga yang ikut bekerja bergotong royong membantu para petugas.
Kebanyakan diantara mereka masih penasaran .
Dan hanya ingin melihat kejadian yang sedang berlangsung di rumah Abah Jhono.
Apa yang terjadi beberapa jam lalu itu seperti dalam adegan film. Hal yang mustahil benar benar telah terjadi di desanya.
Tubuh Bregud yang gosong terbakar percis sama dengan arang kayu . Sesuai arahan pak ustad ,arang itu dimasukan ke kendi disatukan dengan arang Rudianto . Kemudian semua kendi-kendi berisi demit demit dari Rumah Tua itu akan dibuang ke laut selatan .
Ada ratusan kendi yang sudah terkumpul dan disatukan dalam box.
Box itu kini disimpan di dalam ruangan khusus di rumah pak Ustad kholik.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tadi merasa cukup ketakutan .saat Abah melawan Bergola ijo.
Tapi kini mereka berbondong-bondong
datang dan membantu kesibukan petugas kepolisian yang sedang membenahi keadaan rumah Abah Jhono.
Mereka yang tadinya cuma menonton,akhirnya ikut berusaha membantu merapihkan,dan mengumpulkan barang barang Abah jhono yang rusak .
Para wanita dan ibu ibupun ikut antusias membantu sebisanya.
Rumah abah Jhono menjadi seperti kapal pecah.
Hari ini semua stasiun tv menyiarkan peristiwa yang terjadi.Bahkan tadi ada yang mencoba live.Tapi dilarang oleh Pak polisi.
Peristiwa itupun cepat tersebar ke media sosial.Bahkan menjadi trending topik hari itu.
Ratna bersyukur suami dan orang orang dekatnya selamat dari semua mara bahaya.
Ratna memondong Sang suami masuk kedalam mobil ambulan yang sudah disediakan. Abah Jhono, Ustad kholik, Dewi kuning dan Rohmat harus menjalani perawatan dan pemulihan akibat terlalu banyak tenaga yang terkuras saat melawan Bregud yang ternyata siluman Bergola ijo.
Seluruh anak buah bregud di masukan ke mobil tahanan dan di bawa ke Polresta.
Untuk menjalani pengobatan dan pemeriksaan atas semua kasus yang terjadi.
__ADS_1
Dewi kuning masih nampak segar cuma busana khas sinden jaipongnya nampak robek robek Selendangnyapun nampak lusuh dan gosong.
"Ingat abah..Kini kita masih punya pe er karena Rojak masih hidup."Perbincangan terdiam sesa'at.
"Betul.. dan dia ga mungkin diam saja. kemungkinan besar manusia itu akan semakin gencar akan menyerang kita."
Kata Pak ustad kholik sambil menatap Abah Jhono.
Abah Jhono nampak menarik nafas berat. Sepertinya ada yang sedang dipikirkan lebih jauh soal keberadaan Si Rojak yang masih berkeliaran ,entah dimana kini dia berada.
Orang itu masih jadi ancaman bagi Anak buah dan dirinya juga.
Mobil ambulan makin jauh meninggalkan tempat kejadian perkara.
ROHMAT nampaknya sangat kelelahan sehingga ia harus dipasang infus.
Abah jinggo juga masih nampak kuat. Cuma ada sedikit luka bakar dibagian pergelangan tangan kanan.Akibat percikan api yang disemburkan Bergola ijo tadi.
RAHAYU menghampiri Ratna dan kholik. Ternyata ratna adalah seorang agen mata mata yang bekerja sama dengan kepolisian.
"Selamat ya pak ustad bu Ratna. Kini kita tak lagi nendapat ancaman berbahaya dari Bregud berkat adanya si Abah... hehehe Abah mah hebat pisan..hahaha." kata Rahayu dengan melendoti si abah penuh manja.
Dalam perjalanan mobil Ambulan yang ngebut menuju arah kota.
Konon Mahluk siluman dari kawah gunung ciremai itu bisa menyerupai jadi apa saja. Bregud itu ternyata bukan manusia biasa.Tapi tak ada satupun yang mengetahui asal muasal Bregud.
Bahkan menurut keterangan Anak buah geng Bregud. Laki laki kekar beenama bregud itu, konon datang secara tiba tiba saja di Terminal.
Awalnya Bregud mengenalkan diri ,bahwa dirinya adalah utusan Rojak.
Siapapun tahu dan bisa merasakan betapa nama Rojak sangat di takuti dan di segani oleh lawan dan kawan.
Peebincangan kembali terdengar diantara mereka yang ikut dalam Mobil ambulan.
'Hahaha kasian sama kamu Yu. kamu sempat melayani si bregud yang ternyata bergola ijo ya hahaha.Ga papa yu ini semua demi tugas mulia.."
Abah Jhono yang mengetahui kisah perjalanan tugas Rahayu saat mulai bekerja .
Saat mulai merencanakan pengusutan kasus sampai dengan penangkapan para preman .
Yang diketuai Bregud itu. . Mereka yang tahu tentu saja merasa ikut prihatin.
Mereka juga bangga.Karena Rahayu sangat sabar dan cerdas .
__ADS_1
Hingga bisa menaklukan pikiran dan kelicikan kelompok penjahat sebesar Bregud gank.
Ayu tahu Si Abah cuma sedang berseloroh tujuanya menetralisir pikiran mereka yang baru saja mendapat ketegangan.
"Ah si abah... hahaha ga papa bah. Kan enak juga puas hahaha.. nyantay aja lah bah.?" Seloroh Rahayu membalas candaan Abah .
Percakapan masih terdengar dari dalam Mobil ambulan.
Sepanjang perjalanan menuju rumah sakit .Obrolan diwarnai gelak tawa kebahagiaan antara mereka melipur ketegangan yang baru mereka rasakan.
Hari ber
Cuaca di terminal nampak cerah. Kini para sopir dan penumpang bis tidak lagi merasakan ketakutan.dulu jika naik bus dariterminal ini, merasa ngeri. Takut di palak takut di copet takut di todong.
Suasana pasarpun,kini tak lagi ada pungutan liar dari para pedagang oleh preman dengan dalih keamanan.
"Alhamdulilah ya. Ibu ibu. Kita sekarang ga lagi dipaksa bayar iuran pungutan liar dari preman pasar sialan itu."
Perbincangan di pasar dipenui oleh kisah terjadinya kematian Bregud atau siluman bergola ijo.
Hari berganti minggu minggu berganti bulan .
Kini tak ada lagi orang atau warga yang melihat kejanggalan dan keanehan di rumah tua .
Sejak selesainya serangkaian kejadian tragis penuh mistis itu
Menurut Ustad kholik dan dewi kuning Rumah tua itu tak lagi di huni dedemit atau hantu. keadaan rumah itu kini sudah lebih baik.
Sementara Kabar beredar yang didapat dari Kepolisian .
Ternyata kejadian demi kejadian yang menelan banyak korban itu biang keroknya atau sumber penggeraknya adalah Rojak.
Dari semua pengakuan anak buah almarhum Bregud bahwa mereka adalah cuma pekerja. karena dibayar.
Dan terpaksa harus mengikuti semua printah Bregud dan Rojak.
Kini Rojak sedang di usut polisi dan belum di ketahui dimana keberadaannya saat ini.
Laki laki mantan suami Ratna itu menyimpan dendam kesumat pada ratna dan keluarga serta siapapun yang membantu Ratna.
Hingga ia melakukan semuanya demi memenui ambisinya menghabisi hidup Ratna.
Kini warga pabuaran kembali menjalani hidup tenteram kembali.
__ADS_1
Ratna dan kholik ,memulai hidup baru dengan kisah baru tenang dan bahagia.