
Ustadz Kholik berusaha untuk menyadarkan kembali Dodi yang sudah terlalu lama pingsan.Ia pun mencipratkan air putih dari dalam gelas dan beberapa saat kemudian air itu diucapkan keseluruh wajah Dodi .
Dodi pun akhirnya kembali siuman, tapi laki laki itu bereaksi ,ia masih dalam halusinasinya, ia merasa masih berhadapan dengan makhluk-makhluk yang ada di rumah tua itu .Hingga ia bergerak layaknya sedang berhadapan dengan musuh.
"Hai demit, kali ini saya kalah tapi sebentar lagi aku akan datang kembali untuk menghabisi kalian semua...!!"
Teriak Dodi sambil pasang kuda-kuda sikap siap sedia seperti akan menyerang kembali.
'Halo mas ,halo assalamualaikum .Halo assalamualaikum, ini saya ustadz Kholik.
Saya bukan siluman, bapak tadi pingsan ditemukan oleh teman-teman kami di dekat rumah tua. Tenang-tenang ..tenang tenang saudaraku ,tenang duduk-duduk. duduk-duduk ya duduk kembali. tenang ...ya tenangkan pikiranmu."
Dodi celingukan, kanan kiri dia menggosok menggosok matanya kemudian dia mencoba mencari kesadaran penuh ,siapa mereka yang ada di sekelilingnya ini .karena dia pun baru kali ini melihat ustad khalik yang terkenal itu.
"Istighfar ya pak istighfar istighfar pak.." Kata warga yang berkumpul di depan rumah pak ustadz Kholik, mencoba menyadarkan pikiran Dodi.
"Astagfirullahaladzim, maaf kyai saya benar-benar tidak sadar saya semalam mendapatkan masalah yang sangat rumit ,bagi saya. Saya benar-benar terjebak tadi malam .Saya melawan mereka habis-habisan dengan celurit keramat saya,
Perasaan saya semalam,rumah tua yang katanya punya bapak ustadz itu ,ramai sekali dikunjungi orang. Sepertinya ada acara di sana,sehingga saya pun datang ke sana untuk berjualan sate, saya Membawa gerobak ,dan betul betul saya mengalami sendiri pak kyai. Pak ustad? gimana saya nyebutnya ya? Dagangan saya pun habis dijual ke mereka .Tapi sebelum itu. Jujur saja saya suka dengan penampakan wanita wanita cantik yang ada disana.Karena itulah pak ustad .Saya jadi tergiur untuk melayani mereka menjual semua dagangan saya. Saya berniat hanya untuk menjual dagangan saya ,bukan untuk yang macam-macam .Tapi ternyata mereka tuh bukan manusia .Setelah dagangan saya habis ,celurit keramat yang jadi wasiat diberi oleh orang tua saya itu bergerak-gerak ,itu menandakan ada sesuatu yang janggal .Saya langsung curiga , saya mulai sadar saya ambil celurit itu .Setelah saya megang celurit itu. ternyata benar mereka berubah bentuk semua .Menjadi genderuwo.
Tapi karena mereka terlalu banyak, saya keletihan dan saya kalah pak ustad. Maaf pak ustad nama saya Dodi saya datang dari Madura ke Cirebon ini ,niatnya hanya untuk mencari nafkah, tapi saya mengalami hal yang sungguh sangat janggal dan luar biasa mengerikan ,pak ustad."
Dodi diberi air minum oleh pak ustad Kholik kemudian meminumnya setelah itu Dodi merasa segar kembali pikiran dan tenaganya.
Pak ustad dan seluruh warga yang
Berkumpul di depan rumah ustad Kholik itu geleng-geleng kepala dan memang apa yang dia ceritakan itu nyambung dengan apa yang dilihat mang Oman.
Tadi malam ia melihat pak dodi saat malam itu.
__ADS_1
Mang Oman pun menceritakan apa yang dilihatnya semalam. Ketika menyaksikan pak Dodi membawa gerobak ke depan rumah tua ,dan sepertinya sedang berjualan.
"Iya pak Dodi saya juga melihat sampeyan itu sepertinya sibuk ke sana kemari mengantarkan sate yang sudah dibakar .Kemudian membawa ke depan rumah tua itu .Sampeyan senyum-senyum sendiri ,tertawa-tawa sendiri. saya pikir sampean itu ,maaf kurang waras. Saya saat itu baru pulang dari menjemput anak saya,pulang mengaji.
Saya lihat sampeyan itu dari kejauhan. Karena saya heran melihat sampeyan, sepertinya sedang sibuk melayani dan menjual dagangan sate. Tapi pada siapa ? karena saya tidak melihat adanya orang-orang ataupun pembeli yang sampeyan layani.?"
Di antara warga yang mendengarkan ceritanya pak Dudi itu ada yang tertawa ada yang kasihan ada yang geleng-geleng kepala tidak mengerti dan sebagainya kisah yang unik yang dialami pak Dodi semalam itu benar-benar tepat Dodi alami.
Ustadz Kholik sendiri ya sudah paham. Apa yang diceritakan pak Dodi itu benar, karena dirinya sendiri pernah mendapatkan hal serupa yang dialami oleh Dodi.
"Lalu bagaimana dengan celurit itu pak Dodi? apakah masih ada di sana atau bagaimana?"
Ustadz Kholik memandang tajam ke arah pak Dodi sambil mendalami apakah benar orang ini jujur atau tidak.
"Biasanya pak ustad celurit itu akan kembali ke sarangnya sarannya itu saya simpan di gerobak apakah bapak-bapak melihat ada gerobak di sana?"
Dodi bertanya pada orang-orang yang bergulung berkumpul di depan rumah pak ustad Kholik.
"Oh kalau begitu mang Oman coba ambil ke sana kerumah tua.Ambil gerobak coba lihat di sana ada tidak gerobaknya ,bawa saja ke sini. Biar mas Dodi istirahat saja dulu di sini.Ambil gerobaknya,di temani beberapa teman, pak Yusuf ,kang Ujang temani mang Oman ambil gerobaknya pak Dodi ,ya".
"Siiiayap pak ustad..?."
Kholik tertawa mendengar jawaban kompak dari tiga orang itu ,tapi nadanya seperti ketakutan.
Dengan tersenyum ustadz Kholik mendekati mereka lalu menjabat tangan 3 orang itu sebagai bekal keberaniannya.
"Hahaha beneran berani kang Oman pak Yusuf kang Ujang?".
Celetuk Ratna,saat melihat ketiga orang itu yang ketakutan ,Ratna jadi tertawa.
__ADS_1
Ternyata benar apa yang dikatakan Dodi bahwa celurit keramat itu masih ada di dalam kotak gerobak satenya yang sudah diambil oleh kang Oman.
Bentuk celurit itu benar-benar mengkilap sama bentuknya dengan sabit tapi ukurannya lebih besar dan ada sedikit bau aneh atau aroma aneh ketika celurit itu diambil dari warangkanya atau dari sarangnya.
Ustadz Khalid mohon izin untuk melihat apa Kodam yang ada di dalam
Celurit wasiat milik Dodi itu.
Dodi pun memberikannya secara sukarela.
Ustadz Kholik memegang dengan hati-hati celurit yang diserahkan oleh pak Dodi.
"Assalamualaikum ya khodam..."
Ustadz Kholik tanpa meminjamkan mata sesaat kemudian membukanya kembali...
Kemudian menceritakan apa yang dilihatnya tadi sesaat khodam apa yang berada di celurit wasiat itu.
"Pak Dodi ini khodamnya kuat sekali saya pikir pak Dodi harus lebih banyak memperhatikan kebutuhan sang khodam yang ada di dalam celurit ini paham kan maksud saya pak Dodi?"
"Paham pak ustad saya setiap malam Jumat terutama Jumat pon saya selalu memberinya dia makanan kesukaan dia adalah bunga melati dan juga minyak kasturi asli yang harus dioleskan ke seluruh batang celurit ini".
"Kalau saya perhatikan ini khodamnya baik ada pak kyai juga di dalam sini yang menjaga celurit ini makanya sampean harus selalu bersuci jangan malah tergoda sama perempuan cantik kayak semalam hahaha..."
Dengan gaya bahasa maduranya ,pak Dodi langsung menjawab dengan berujung tertawa juga. Karena ada kelucuan yang dia alami semalam. Walaupun mengerikan ,tapi kalau diceritakan saat ini jadi lucu .
Karena dia tergoda oleh wanita-wanita yang tampil seksi ,wajar kelelakianya tergoda karena melihat wanita cantik berpakaian sangat minim semalam mendekatinya. Mengajak bicara dan menggodanya.
Sehingga wajar pak Dodi tergoda Ia masih muda, sehingga birahinya gampang terangsang.Tapi niatnya untuk melayani mereka .Ia terlena sehingga hal itu pun terjadi .
__ADS_1
Untung saja pak Dodi dibekali celurit wasiat dari almarhum ayahnya sehingga dia bisa terjaga dari marabahaya yang suatu saat menimpanya.