
Tubuh manusia setengah siluman itu kini mengristal beku.
Tak ada tanda tanda kehidupan lagi ditubuhnya yang bentuknya seperti batu kerikil ,kini merupakan tumpukan batu hitam .
Dengan sangat hati hati Dewi kuning Abah Jono dan Jaka lelana mendekati sosok mahluk yang kini sudah tak berdaya.
"Astagfirullah... Halazim
.. sampai begini jadinya ... Ga sangka kamu mempunyai ilmu bergola ijo. Kalo aku tau dari awal, aku ga bakal mau kerja sama denganmu Rozak."
Kata Jaka menyampaikan kekecewaan hatinya. Karena telah membantu Rozak selama ini.
Dewi kuning menatap tajam kearah Jaka lelana.Ia masih curiga melihat pria yang sering disebut sebagai guru besar,oleh murid Elang Hitam yang diasuhnya.
Ia masih merasa tidak percaya dengan pernyataan yang dikatakan Jaka lelana tadi.
"Lalu akan diapakan jasad mahluk ini"
Tanya Jaka sambil menatap
Wanita berkebaya mirip sinden jaipong yang nampak kelelahan.
"Kami ingin memastikan apakah ia masih hidup atau sudah mati." Jawab Abah Jono.
"Kenapa kisanak malah bergabung bersama kami. Buknkah dia teman karib mu..?".
Pertanyaan Dewi kuningbtanpa Tedeng Aling Aling langsung pada fokus masalah.
"Dewi.. bukan saat yang tepat untuk saya jelaskan. Sekarang nanti kita bisa berdiskusi.Biklah karena ini adalah wilayah kekuasanku. Berarti anda semua adalah tamu kehormatan saya.Maaf sebaiknya kita segera selesaikan urusan mayat Rojak dulu."
Dewi kuning meloncat di antara tubuh Abah Jono dan Jaka.
" Kisanak.. jangan gegabah. Bagai manapun dia adalah teman seperjuangan anda.
Biarkan masalah ini menjadi tanggung jawab kami dan ustadz Kholik .kita tunggu apa perintah selanjutnya "
Ustadz Kholik menjabat tangan Jaka yang sudah menyodorkannya sejak ustadz Kholik mendekat.
Jaka Lana merasa takjub dan ajrih, melihat kesederhanaan penampilan dan pembawaan sikap pribadi Ustadz Kholik,yang sebenarnya telah mengetahui kehebatan ilmu kanuragannya.
"Kisanak Jaka. Apa yang mendorongmu jadi berbalik sikap bergabung pada pihak kami. Memang ... Harus kami akui . Jika anda tidak membantu.. atau telat waktu sepuluh menit saja. Kami yang akan kalah,benteng banyu kristal ilmu kami bisa ditembus ilmu rojak yang telah ketitisan Bergola ijo. Kami ucapkan terima kasih. Atas pengorbanan anda "
Kata Ustadz Kholik sambil buru buru bergerak cepat ,menarik keris yang masih dipegang di tangan mayat Rojak yang sudah menjadi bat kristal hitam .
Sikap tersebut untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa saja terjadi.
__ADS_1
Mengingat Jaka Lana adalah orang yang selama ini melindungi keberadaan nya Rojak.
"Maf kisanak. Saya belum sepenuhnya percaya padamu.sebaiknya keris ini saya yang akan merawat nya agar tidak jatuh ke tangan orang sembarangan "
Jaka Lana menunduk,ia merasa malu dan hatinya merasa miris.. ia benar benar merasa malu menghadapi ustadz Kholik.
Beberapa santri padepokan Kanuragan Elang hitam mendekati sang Guru terutama para pengurus perguruan.
"Saudara ustadz Kholik dengan ini saya atas nama padepokan Kanuragan Elang hitam.menyatakan permohonan maaf yang sebesar besarnya.Atas peristiwa demi peristiwa yang terjadi akibat prilaku kami saat itu .
Jujur saat ini saya sadar ,Rojak ternyata telah mengelabuhi saya dengan ilmu gendam jiwa yang ia miliki. Saya baru sadar tadi setelah melihat bahwa ternyata dia menjelma menjadi Iblis dari kawah gunung Ciremai. jika saya tidak sadar ,bisa saja dia tidak bisa dikalahkan.maf ustadz mungkin Allah sudah membuka mata bhatin saya. Hingga saya beritikad harus membantu perjuangan para anda dan pendekar ,silakan sebaiknya kita ke pendopo..pertemuan. Ki ustadz dan para pendekar yang lain. Marii...".
ustadz Kholik, Ratna, Dewi kuning, Abah Joni, Rahmat.
tetap waspada dengan kelakuan dan perilaku jagalah nak ini karena mereka baru saja bertemu dan baru saja kali ini mengenal wajah laki-laki tampan yang bertubuh atletis dengan kumis tipis di bibirnya, tapi sayang mereka belum mengetahui watak dan sifat asli dari jakalana ini.
Mereka tetap waspada apapun yang akan dilakukan jakalana tapi sebagai tamu tentu saja mereka patuh dan harus menghormati ajakan jakalana saat ini.
"Baiklah kita ngobrol di sana, ustad ,saya akan ceritakan semua dari awal sampai akhir bagaimana saya bisa bertemu dengan Rojak yang saya pikir Rojak adalah orang baik yang sedang terzalimi dan posisinya saat itu sedang depresi.
"Baiklah kalau begitu teman-teman kita ngumpul saja di sana walaupun bagaimana kita adalah tamu di sini kita adalah tamu jakalana. jadi kita harus hormati dia .Apapun yang akan terjadi nanti ya kita lihat saja nanti apakah betul jakalana ini mau bertobat atau bagaimana nanti kita akan tahu kok."
"Sekali lagi tan teman ,saya dan atas nama perguruan memohon maaf atas kejadian ini nanti saya akan ceritakan semuanya saya janji saya akan menceritakan yang sebenar-benarnya."
Seluruh murid yang ada di lokasi itu pun segera berbenah diri masing-masing mereka berusaha membantu menyelamatkan anak buahnya yang terluka akibat tarung derajat dan juga serangan yang membabi buta dari rojak tadi .
setelah semua tamunya dipersilakan untuk duduk di ruang pertemuan jakalana yang duduk berada di tengah-tengah mereka sebagai tuan rumah ia pun menyiapkan semua sajian makanan dan minuman untuk memulihkan tenaga dari mereka yang tadi bertarung habis-habisan melawan bergola ijo.
"Pertama-tama terima kasih atas kehadiran teman-teman tepat pada waktunya. begini teman-teman nama saya Jaka Lana saya memang mengasuh dan mendirikan pondok-kanuragan ini. saya kali ini baru sadar bahwa saya memang terjebak oleh ilmu gendam jiwa yang dimiliki oleh Rojak .Sebelumnya saya tidak tahu kalau dia mempunyai ilmu yang setinggi itu ,dan mempunyai keris yang sangat membahayakan umat manusia itu.
Andai dari awal saya tahu dan saya sadar bahwa saya sedang digendam oleh ilmunya ,tentu saja saya tidak akan pernah mengikuti dia dengan segala macam keinginannya yang di sepakati dengan perjanjian. Dia yang membuat aturannya.
Saya justru hari ini merasa senang dan mengucapkan ribuan terima kasih atas kehadiran teman-teman ke pondok saya. Sehingga saya sekali ini benar-benar sadar . Saya pun pernah berseteru dengan yang namanya bergola ijo , mungkin teman-teman tahu betapa jahatnya bergola ijo. Saya tidak mungkin mengikuti Bergola ijo, apalagi sampai jadi budaknya. Dia iblis sedangkan kita manusia normal ,yang kebetulan mempunyai ilmu yang bisa mengendalikan dan memperbudak jin-jin serta genderuwo atau makhluk siluman lainya.
Saya kali ini baru sadar. Saya telah dimanfaatkan oleh Rojak. Akibat dari ilmu Gendam Jiwa. saya yakin teman-teman masih mencurigai saya. Walaupun bagaimana saya adalah teman dekatnya dan sudah banyak berbuat salah kepada pihak teman-teman, telah berbuat jahat pada teman-teman karena saya yang mengirim semua jin genderuwo dan juga hantu-hantu yang saya perintahkan untuk mengganggu kehidupan teman-teman,serta warga yang ada di desa Pabuaran. Sekali lagi saya mohon maaf...saat itu saya keadaan tidak sadar sepenuhnya tentang diri dan hidup saya. sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya ,jujur kali ini saya sudah sadar sepenuhnya. Bahwa apa yang saya lakukan ini adalah salah ,teman-teman bisa menghukum saya kapanpun entah secara hukum agama hukum adat ataupun hukum negara. Sebagai ksatria .
Saya siap karena memang saya telah berbuat salah.
Tapi ya itu tadi apa yang saya lakukan selama ini saya tidak menyadarinya. Saya benar-benar baru sadar, tadi . Setelah melihat ada bergola ijo mewujud dalam tubuh Rojak." laki-laki tampan itu duduk bersila sambil menundukkan kepalanya sebagai rasa hormat kepada ustadz Kholik. juga teman-teman yang lain yang terus memperhatikan keberadaannya kelakuannya matanya sikap tubuhnya semua diperhatikan.
Ustadz Kholik mencermati apa yang dikatakan juga yang diceritakan oleh jakalana ini.
Ia menangkap sinar kejujuran dari matanya sinar mata ketulusan bahwa dia sedang merasa menyesal atas semua perilakunya kepada mereka selama ini. Ustadz Kholik yang memang tajam penglihatan batinnya,ia tidak melihat sifat jahat dari Jaka lana.
sambil memanggut-manggutkan kepalanya menatap keliling wajah teman-temannya, sebagai isyarat bahwa jakalanya memang seorang ksatria yang jujur dan sebenarnya mempunyai sifat yang baik.
__ADS_1
melihat ustadz Kholik mengangguk-angguk .
mereka pun saling menatap wajah, sebagai bahasa isyarat untuk meyakinkan bahwa apa yang didengar dari jakalana itu adalah benar . Jaka Lana Memang terpengaruh oleh ilmu yang sangat tinggi ,ilmu Penggendam jiwa yang dimiliki oleh Rojak.
Dia pun paksakan dirinya untuk menjaga kerahasiaan namanya , agar tidak terdeteksi oleh pihak berwajib atau pihak yang dianggap musuhnya ,di mana pun dia berada tidak akan diketahui sehingga dia tak dapat dideteksi oleh siapapun terkecuali oleh Saya dan jakalana sebagai temannya.
kini baru wajar jika aparat keamanan tidak bisa mencarinya.
kita pun seyogyanya tidak akan pernah tahu, kalau kita tidak mencoba masuk ke tempat ini. karena khodam yang ditunjukkan oleh wirid para teman-teman santri kita mengarah ke sini ,maka kami datang ke sini dan ternyata benar di sini ada rojak.
dan harus kita akui bahwa kemenangan kita didukung juga oleh Jaka Lana saya hampir hampir tidak tahan karena hampir kehabisan tenaga seperti teman-teman rasakan saat ini betul kan begitu?."
Dewi kuning mengangguk disusul oleh teman-teman yang lain juga mengakui bahwa mereka memang hampir kehabisan tenaga meladeni kekuatan gaib yang diciptakan oleh Rojak dengan keris bergola ijonya.
"iya kisanak . jujur kami juga sudah merasa kewalahan untung kisanak mau membantu kami ,disaat yang tepat . kalau tidak ,mungkin kami yang tewas."
jawab Abah Jono jujur dari dalam hatinya.
"ya kebetulan saja saya dibukakan mata hati saya oleh Allah di saat-saat genting seperti itu, sehingga saya pada saat itu langsung sadar bahwa yang sedang dihadapi oleh teman-teman adalah bergola ijo, padahal saya tahu bergula ijo itu sudah dikalahkan oleh ustadz beberapa tahun yang lalu. saya mendengar dan saya juga mendapat laporan dari beberapa teman dekat saya bahwa ustadz dan teman-teman berhasil melumpuhkan dan membunuh bergola ijo, yang sebenarnya juga makhluk itu adalah musuh bebuyutan para sesepuh saya para guru saya mereka tidak mampu menghadapi kehebatan ilmu bergola ijo. rupanya selama ini dia hanya mati raganya. tapi ruhnya masih berkeliaran sehingga masuk ke keris yang dimiliki oleh Rojak entah didapat dari mana keris itu.?"
Semua yang hadir di ruangan pertemuan itu serius mengikuti perbincangan mereka menceritakan pengalaman mereka dan akhirnya jakalana benar-benar merasa senang karena teman-teman pendekar yang dibawa oleh ustadz Kholik
telah mempercayainya dan telah memahami apa yang ia ceritakan.
Sementara para murid perguruan elang hitam yang terluka dalam ataupun fisiknya dikumpulkan di ruangan pemulihan. benda-benda yang terbakar karena semburan api yang dilakukan oleh bergola ijo tadi telah dikumpulkan dan diamankan kemudian dibersihkan dari panggung tarung derajat.
Tidak berapa lama kemudian hadir beberapa perempuan yang berpakaian seragam pangsi warna hitam dan biru mereka cantik-cantik usianya pun masih sangat muda ternyata mereka adalah istri dari jakalan, 4 wanita itu tersenyum menyambut kehadiran ustadz Kholik dan teman-teman, kemudian mempersilahkan mereka untuk masuk ke ruangan yang sangat mewah dari fisik bangunan dan juga seninya begitu indah bagaikan sebuah istana ruangannya ditata sedemikian rupa.
Kini suasana berubah jadi ramah tamah.Mereka pun sampai di depan meja makan yang begitu panjang dan memang disediakan khusus untuk para tamu agung Ruangan kehormatan,yang biasanya hanya dgunakan oleh para pinisepuh khusus para guru atau para rohaniawan atau para pende kar pilihan yang bisa makan dan berkumpul di situ.
Makanan yang disajikan pun bukan makanan biasa tapi makanan-makanan berkelas. "Perguruan elang hitam memang luar biasa"
Begitu puji Ratna dan juga Dewi kuning yang merasa takjub, melihat keindahan tempat itu seperti istana raja.
"oh iya satu yang jadi pertanyaan saya selama ini tentang perguruan elang hitam ini kisanak
Jaka lelana, ya itu tentang keberadaan lokasi dan juga tempat ini bangunan ini saya dengar tidak didaftarkan di pemerintahan bahkan berkali-kali orang yang mengurus tentang keberadaan perguruan elang hitam ini berakhir dengan mengerikan alias tewas? bisa diceritakan kenapa ya hal itu bisa terjadi maaf saya terlalu lancang untuk menanyakan hal itu karena ini menyangkut masa depan dari perguruan elang hitam ini."
Akhirnya ustadz kholikpun memberanikan diri seperti mengintrogasi, apa sebenarnya maksud dan tujuan perguruan ini sehingga tidak mau mendaftarkan atau bekerja sama dengan pemerintah setempat secara resmi.
Mendengar pertanyaan itu Jaka lelana kelihatan menarik nafas sangat dalam sepertinya berat akan menceritakan atau memberi jawaban tentang keberadaan lokalisasi perguruan elang hitam ini.
"Baiklah saya akan ceritakan semua tidak akan saya tutup-tutupi. sebenarnya saya benar-benar tidak tahu dan tidak merasa bahwa apa yang selama ini kami lakukan adalah menyalahi aturan. karena saya benar-benar patuh saat itu ,pada si rojak saat itu kami semua terhipnotis untuk selalu mengikuti semua yang dia inginkan diam-diam mau yang dia perintahkan."
ustadz Kholik kembali melihat menerawang pancaran mata dari Jaka lelana.
__ADS_1
jakalana berbicara jujur, terasa getaran jiwanya yang begitu merasa bersalah dengan apa yang telah dilakukannya selama ini kepada mereka kepada warga masyarakat yang terkena imbas dari kejahatan yang bersumber sebenarnya dari perintah Rojak. arena ilmu yang dimilikinya sangat tinggi, gendam jiwa yang dimiliki Rojak adalah sebuah ilmu yang dahsyat bukan secara fisik tetapi secara rohani dan mental kita bisa terpengaruh begitu rupa jika dia melakukan dan menunjukkan kepada siapa ilmu itu akan digunakan.