
Suasana di lokasi Perguruan Elang hitam masih terasa mencekam. peristiwa pertarungan Rojak dengan para pendekar ustadz Kholik .masih menyisakan kekhawatiran akan ada nya sesuatu yang akan datang. karena Bergola ijo adalah rajanya para dedemit.
bisa saja mereka akan datang lagi karena tak terima rajanya di bunuh. Rasa kekuatiran itu menghantui para murid dan pendekar ELANG HITAM.
Patung batu bergola ijo yang mirip wajahnya dengan Rojak yang kini telah membeku itu sudah diamankan, digulung oleh kain hitam disimpan di suatu tempat untuk menjadi sebuah peringatan bagi mereka yang berbuat dan bekerja sama dengan siluman.
"anak-anak buahku semuanya kali ini saya sengaja mengumpulkan kalian di hari yang cukup bahagia buat kita. tapi sebelumnya saya pengen tanya pada kalian apakah kalian masih percaya dengan kepemimpinan saya?"
Seluruh murid yang ada di depan Jakalana langsung serentak menjawab.
seperti dikomando.
" kami percaya kepada pimpinan dan guru besar kami Jaka Lana.
kami siap bekerja sama dan membantu perguruan ini untuk lebih baik lagi."
" baiklah kalau begitu,dengan ini juga saya sebagai pimpinan kalian memohon maaf atas kekeliruan saya selama ini memelihara dan mengajarkan ilmu-ilmu yang saya miliki untuk kalian semua, akibat saya mengikuti semua peraturan Rojak yang kini sudah menjadi batu saya tahu bahwa dia adalah titisan dari bergola ijo. dan kita semua tahu siapa itu bergola ijo dia adalah iblis titisan dari gunung Ciremai yang sempat menghebohkan dunia persilatan pada zaman kakek dan nenek moyang kita dulu di Cirebon ini. tentu saja saya sebagai orang Cirebon tidak terima dengan keadaan itu dan kita bersyukur bergolak itu telah tewas di tangan orang-orang hebat milik orang Cirebon juga.sebelumnya saya tidak pernah mengetahui siapa Rojak dan ilmu apa yang dimilikinya. Dengan kejadian kemarin semuanya sekarang terungkap bahwa sebenarnya kita,terutama saya. saya terkena ilmu hipnotis yang sangat tinggi ilmu pelebur jiwa yang tidak pernah dimiliki oleh pendekar manapun karena memang ilmu itu sangat dahsyat jika digunakan untuk kedigdayaan dirinya.
saya berharap kalian jangan coba-coba untuk mempelajari ilmu seperti itu karena itu sangat dilarang oleh agama manapun. ilmu itu sangat dilarang terkecuali digunakan dalam keadaan genting seperti zaman kompeni dulu seperti zaman menjelang kemerdekaan kita para orang-orang tua kita yang berjuang untuk kejayaan negaranya tapi kali ini ilmu itu sudah tidak berguna bagi kita dan hanya akan menghancurkan tatanan kehidupan masyarakat kita.
terbukti saya sebagai korbannya , saya hanya sebagai alat pemuas nafsu Rojak yang selama ini membiayai perguruan kita, dan saat itu saya sebagai guru kalian terhipnotis mengikuti keinginan mereka keinginan Rojak."
Jaka Lana mencoba memberikan pengertian dan pemahaman pada mereka , tentang sebuah ilmu yang telah disalahgunakan oleh Rojak.Sehingga dirinya terhipnotis oleh Rojak ia pun harus bisa menggalang kekuatan gaibnya untuk melawan orang-orang yang dianggap musuh oleh Rojak.
Murid perguruan elang hitam itu berdecak kagum pada sikap gurunya yang sangat bijaksana itu.
mereka pun bersyukur dan mengucapkan Alhamdulillah secara bersamaan.
__ADS_1
kemudian dilanjutkan dengan bacaan Fatihah tanda bersyukur.
Perguruan yang sudah terlanjur besar ini terselamatkan dari malapetaka yang bisa kapan saja menimpa perguruan ini yang sudah terlanjur terkenal di seluruh kawasan Cirebon.
"Guru lalu apa tindakan kita selanjutnya dengan adanya patung bergola ijo itu?"
tanya Rohman sang ketua pendekar 1 niscaya meyakinkan pada sang guru bagaimana sikapnya atau apa yang akan dilakukan tentang mayat beku bergola ijo yang telah membatu itu.
"Benda itu sementara akan kita simpan baik-baik mungkin juga suatu saat nanti akan dihancurkan dan akan dikembalikan ke puncak gunung Ciremai oleh para pendekar dari pihak ustadz Kholik."
Tiba di tiba terdengar suara ledakan dahsyat yang mengejutkan Mereka yang sedang berkumpul ,suara itu berasal dari ruangan di mana patung batu Rojak itu disimpan.
ledakan itu ibarat suara bom yang menggelegar. tentu saja seluruh muridnya teriak ketakutan sehingga mereka saling berhimpitan menyaksikan apa yang terjadi selanjutnya.
Jakalana lebih terkejut lagi ia pun lalu menengok ke arah di mana suara dari mana suara ledakan itu berasal.
tentu saja seluruh murid yang ada di pondok kanuragan elang hitam panik menghadapi kenyataan yang sangat tidak diduga-duga itu termasuk juga jakalana yang mencoba mengantisipasi kegaduhan berikutnya.
Dengan sigap jakalana membaca mantra kemudian mengibaskan tanganya. Ia membuat garis pertahanan dengan pagar gaib lalu dia berteriak dengan sangat kencang pada para muridnya
"kalian semua, murid-muridku sekarang kalian harus berada di dalam lingkaran bayangan biru yang saya buat ,kalian tidak boleh keluar dari situ. Jaga diri kalian jangan sampai kalian menyentuh pagar itu untuk lindungan diri , untuk keselamatan kalian."
dengan serempak seluruh murid perguruan elang hitam mengikuti perintah zakalana untuk berlindung di bawah atau dibalik garis ghoib pagar warna biru yang menjulang tinggi.
Jakalana masih berada di luar pagar itu. kini ia menghadapi ribuan makhluk yang aneh-aneh .bentuknya sesuai dengan pecahan batu, mereka berjalan mendekati jagalana yang masih waspada dengan segala kemungkinan yang terjadi.
Pecahan batu yang agak besar tiba-tiba berbicara.
__ADS_1
" kisanak Jaka lana kamu hebat kamu telah membekukan tubuh bergola.. tapi kali ini kamu berhadapan dengan kami ,jangan resah dan takut"
Jaka lana memperhatikan dengan seksama. makhluk berujud kepingan batu itu.
"sebelum saya bertindak saya dan kematian saya ,tidak penasaran.,Saya ngin tahu siapakah kalian? dan siapa sebenarnya.
Makhluk berwujud batu hitam yang agak besar tertawa mendengar ucapan jaka Lana.
"kami tidak bisa menjelaskan siapa kami yang jelas kami diutus untuk mencari tempat baru kalian pasti kaget.karena kami bisa hidup .Sebenarnya kami sudah muak melihat kemunafikan para manusia yang sifatnya serakah .kami dahulu cuma diutus."
"Iya kalau kalian adalah utusan, utusan siapa ?dari mana dan kenapa berada di sini."
"Dendam kesumat Rojak sudah berakhir. kamu boleh berbangga telah mengubur dan membatukan Rojak."
Mahluk itu seperti nya sedang mencari cara agar mereka selamat.
"Baiklah kita coba berbicara kalau memang kamu bisa berbicara dengan bahasa kami sebagai manusia. jangan-jangan kalian memang juga terpengaruh oleh ilmu bergola ijo sehingga kalian pun masih bergentayangan untuk melawan kami para manusia yang berseberangan dengan bergola ijo saya yakin kalian itu cuma utusan yang tidak mengerti duduk persoalan yang sebenarnya sebelum kalian diutus dan sebelum kalian mengetahuinya"..
makhluk berbentuk batu hitam itu terdiam lama tidak langsung menjawab seperti kata-kata tadi.
sebenarnya kami adalah kawan dan kawanan siluman yang sedang mencari tempat untuk kami pergi ke suatu arah yang dijanjikan oleh Dewi kuning dan kalian adalah termasuk dari teman Dewi kuning itu bukan?"
"iya benar, saya salah satu dari teman Dewi kuning lalu apa maksudnya kamu menuntuto saya aya pada kalian.".
wahai manusia jumlah kami terlalu banyak untuk tinggal di tempat kak ini kami merasa tidak nyaman bisakah kalian memberikan petunjuk arah ke mana kami harus berpindah tempat agar pengaruh dari bergola ijo yang selama ini mempengaruhi kehidupan kami di alam kami bisa terlepas dari semua belenggu ilmu bergola ijo yang sampai saat ini masih sangat mengganggu kami kami hanya ingin hidup tenang dimanapun tempat kami kami siap untuk berpindah tempat dan menjalankan aktivitas kami sebagai makhluk ciptaan Allah juga. jangan kaget kami tidak akan mengganggu kalian asal kalian bisa menunjukkan tempat di mana kami harus berpindah kami hanya perwujudan yang sementara di batu ini karena batu ini mengandung jimat yang luar biasa kami nyaman berada di batu ini Untuk sementara kami akan tinggal di batu ini sebelum kami diarahkan untuk tinggal di suatu tempat yang dijanjikan oleh Dewi kuning kepada anak buah kami yang dulu."..
suara dari batu yang ternyata perwujudan dari para siluman yang sedang mencari tempat, ternyata bukan makhluk yang berniat jahat pada perguruan elang hitam ini.
__ADS_1