KISAH RUMAH TUA

KISAH RUMAH TUA
Episode 77


__ADS_3

" sebaiknya kamu jangan kemana-mana dulu kamu tinggal saja di sini kalau kamu memaksakan akan pergi dari sini maka aku akan kamu lebih kasar lagi. aku tahu siapa kamu.''


suara laki laki itu ternyata Rahnat, tiba -tiba datang ke kantor Dodo .Ia di beri tahu lokasi kantornya oleh Usman.


'' apa-apaan Ini kantorkuApapun yang kamu lakukan di sini bisa aku teriakin maling..''


'' silakan kalau kamu bisa teriak sekuatmu''


laki-laki bertubuh tambun itu tidak dapat bergerak sama sekali Mulutnya pun tidak bisa digerakkan entah apa yang dilakukan Rahmat. Rahmat langsung memegang tubuh Dodo, dengan begitu Sigap menyentuh beberapa titik tubuh laki-laki Tambun dengan kepala botak,


saat itu pula tubuhnya seperti terkunci tidak dapat bergerak sama sekali .


Rupanya Rahmat telah menotok bagian-bagian tubuh laki-laki bertubuh Tambun itu .


sehingga laki bertubuh Tambun, kepala botak itu hanya bisa melotot dan tidak bisa bergerak bahkan untuk bicara saja dia tidak mampu melakukannya.


'' Saya memang sudah curiga dengan kelakuan kamu selama ini, kamu juga yang menyuruh para begal itu untuk Menghadang iring-iringan mobil kami,saat itu. Mengaku saja. Jangan sampai aku bertindak lebih kasar kepada kamu!''


Mata laki-laki tambun itu melirik kekiri ke kanan dia sepertinya ingin ditolong atau ingin mendapatkan pertolongan dari seseorang .


Dia mencari di mana adanya Usman saat dirinya sedang mengalami masalah ini. Tubuh Dodo gemetar,bahkan sampai celananya basah mengalirkan air kencing .. karena rasa takut yang menyiksa bhatinya.


Rohmat menahan dodo duduk di kursi sofa miliknya.


Kebetulan kantornya sudah sepi ,anak buahnya sudah pulang sejak 2 jam lalu.


Tubuh Dodo kini bagai boneka manequin ia tak dapat bergerak sama sekali.


Rahmat segera menelpon Ratna ,melapor bahwa pelakunya sudah diamankan.


'' bagus... tunggu ya.saya telpon petugas polisi dulu.tahan dia jangan sampai lepas.''


''Baik bu..dia sudah saya totok.dia tidak dapat bergerak lagi.''

__ADS_1


Tak berapa lama kemudian... suara mobil polisi...mendekat ke kantor Dodo.


Tiga orang petugas langsung menunjukan surat penagkapan Dodo.Dodo tak berkutik,laki-laki botak bertubuh tambun itu cuma bisa lirak lirik dengan matanya.


Ia nampak tegang Ia pun di gelandang masuk ke dalam mobil polisi dengan disaksikan oleh beberapa orang yang ada disekitar kantor.


Rahmat mengiringi dengan sepeda motor trail nya.


warga sekitar yang dimaksudkan kejadian itu peredaran darah Mereka bertanya tanya Ada apa dengan bos Dodo? kok sampai di bawah polisi jangan-jangan Dodo itu mafia? Sekarang kan lagi santer berita tentang penangkapan para mafia atau para pelaku kejahatan ekonomi begitu pikir mereka.


Dodo memang terkenal sebagai seorang tengkulak yang kejam, Iya tidak segan-segan memaksa para petani yang tidak bisa bayar pupuk ataupun peralatan pertanian .bahkan hasil pertaniannya yang tak seberapa hasilnya pun diambilnya tanpa dibayar sesuai dengan harga yang disepakati, Bos Dodo memang Terlalu kejam kepada para petani Sehingga para petani sekarang sudah paham dan banyak yang melawan kekejaman Dodo pada para petani kecil.


'' syukur alhamdulillah kena batunya, sekarang kamu ditangkap polisi kapok Sira ya!?'',


teriak ibu ibu yang sedang lewat di depan kantor Dodo.


mereka saling bersahutan .


' Iya kae wong jahat temen ya, Bari wong cilik meneti bae, kapok saiki ditangkap polisi''


demikian keluh kesah dan sumpah serapah para petani kecil yang mendengar tentang perilaku dodo ,bahkan yang menjadi korban dari perilaku Dodo merasa senang karena bos jahat itu kini berurusan dengan polisi dan sudah ditangkap.


^ Apa salah saya Pak kok saya ditangkap Ada apa Ada urusan apa?''


Dodo mencoba berontak tapi sayang sekali dia sudah tidak berdaya karena langsung dikecrek tangannya dengan borgol.


" nanti dijelaskan di kantor Sekarang Anda ikuti saja dulu perintah kami Saya hanya menjalankan tugas dari kantor".


mobil polisi itu langsung meluncur ke kantor polisi.


di kantor polisi sudah ada Usman sopir Dodo yang kini nampak marah dan emosi pada bosnya yang selama ini tertahan-tahan,


melihat Usman ada di kantor polisi Dodo bertanya-tanya ...(Kenapa Usman juga ada di kantor polisi kasihan banget dia tidak bersalah pikirnya dalam hati)

__ADS_1


Tapi kelihatannya Usman marah pada dia Dodo makin bingung?


Usman langsung melampiaskan kemarahannya ia mencurahkan semua isi hatinya ia teriak-teriak sambil memakai Bosnia yang telah mencelakakan para santri termasuk anaknya jadi korban keracunan gara-gara kelakuan laki-laki bertubuh Tambun dan kepala botak itu.


" kamu tuh sudah keterlaluan Bos dulu kamu Bos saya sekarang tak sudi lagi aku bekerja sama dengan kamu kelakuan kamu saya laporkan kamu tidak tahu kalau anak saya juga ada di pondok itu dan nyantri di sana dia jadi korban kelakuanmu Bos aku tidak terima aku tuntut kamu!".


dua laki-laki berbeda kasta itu Saling pandang Dodo begitu marahnya mendengar bahwa yang melaporkan kelakuannya adalah Usman sendiri sebagai sopirnya yang selama ini mengabdi Setia kepadanya berbalik menjadi musuh, bahkan kini menghadap tanya dengan polisi.


Apapun Yang Terjadi Dodo memang salah ia harus bertanggung jawab dengan apa yang dilakukannya, Sebenarnya dia juga tidak tahu kalau anaknya Usman itu juga sedang nyantri di pesantren Ustad kholik 'musuh bisnisnyaa.


"Oh jadi Dodo itu bosmu ya pak Usman?"


tanya petugas polisi pada Pak Usman yang nampak kelihatan emosi dan hampir menghajar wajah Dodo yang semakin miris kelihatan wajahnya pucat-


" tidak disangka kamu Usman berkhianat pada saya?". Usman semakin emosi dibilang penghianat


'' kamu yang keterlaluan Dodo santri-santri itu tidak tahu menahu tentang urusan bisnis kamu dengan pak ustad Kenapa kamu korbankan juga Apa maksud kamu di sana itu ada anakku kamu tega banget sih meracuni begitu banyak santri termasuk anak saya!".


muka duduk makin pucat mendengar bahwa anak Usman juga menjadi korban ia tidak tahu tapi sudah terlanjur terjadi Ia pun pasrah apa yang akan jadi keputusan polisi nanti.


Tak lama kemudian Ratna dan Ustadz Kholik juga para santri yang kebetulan tidak terkena keracunan makanan karena kebetulan mereka tidak ikut makan makanan catering itu.


Ratna dan Ustadz Kholik juga Rahmat langsung menemui petugas polisi untuk minta izin melihat siapa pelakunya dan Seperti apa orang yang tega meracuni makanan katringan yang dimakan oleh para santri nya-


" pak ustad orang ini juga dalangnya yang menyuruh begal itu mencegat mobil-mobil ekspedisi kita.^


Ustadz Kholik Tetap tenang menghadapi situasi seperti itu walaupun merasa sakit hati dan marah tapi dia bisa menahannya maklum beliau sudah cukup pengalaman menahan emosi dan mampu menahan amarah dirinya.


" saya cuma ingin tahu apa sih maksudnya dan apa tujuannya sampai-sampai santri-santri saya menjadi korban kebiadabannya pak polisi Izinkan saya ketemu dengan manusia itu''.


petugas polisi pun mempersilahkan ustad Kholik dan Ibu Ratna menemui sang tersangka di dalam ruangan sel tahanan.


" oh anda yang bernama Dodo orang yang terkenal kaya raya itu Anda yang kemarin datang ke rumah saya ya hohoho luar biasa anda hebat sampai harus berurusan dengan Polisi hebat-hebat, jawab pertanyaan saya Apa maksud kamu sehingga ikut mengorbankan anak-anak santriku yang tidak berdosa dan tidak tahu-menau urusan kita walaupun saya tidak merasa bermusuhan dengan anda tolong jelaskan apa maksud anda wahai orang kaya raya''

__ADS_1


nada bicara Pak Ustad sudah kelihatan sangat menahan emosi sehingga dia mendekati tahanan bernama Dodo yang terkenal kaya raya di wilayahnya, laki-laki Tambun berkepala botak itu tertunduk, tak berani menatap wajah pak ustad,


pesakitan itu kini membisu seribu bahasa tidak seperti biasanya laki-laki itu selalu berteriak lantang ketika menghadapi berbagai masalah dalam urusan bisnisnya-


__ADS_2