KISAH RUMAH TUA

KISAH RUMAH TUA
Episode 35


__ADS_3

Suatu hari,siang panas seperti dibakar ⛅ matahari. Ratusan warga datang dengan bekal Spanduk bertuliskan Hancurkan rumah tua seret adili Ratna dan Kholik? ,mereka akan berdemo menuju kearah balai desa Pabuaran lor.


Tentu saja sebagai lurah desa pabuaran sudah mengantisipasi apa yang akan dilakukan oleh mereka.


Pak lurahpun sudah mengerahkan aparat kepolisian .Ternyata isyu itu sebenarnya sudah lama terdengar sehingga ketika ada pergerakan pak lurah pun tidak tinggal diam mereka sudah siap dengan antisipasi apa yang akan terjadi.


Kholik dan Ratna berdiri paling depan menghadap mereka di sebelah Kholik dan Ratna bapak Kapolsek dan bapak danramil sudah siap menyambut kehadiran mereka para pendemo.


Usut punya usut ,ternyata warga yang akan bertemu itu notabene bukan warga asli Pabuaran ,mereka warga pendatang yang baru saja beberapa bulan tinggal di desa itu .Dan tidak satupun ada wajah dari mereka yang dekat dengan perumahan atau lingkungan rumah tua itu.


Tentu saja sebagai aparat kepolisian sudah tahu apa rencana mereka sebenarnya dan dibalik aksinya.


Mengingat kharisma dan kemampuan Kholik sudah tidak diragukan lagi oleh seluruh warga masyarakat desa.


Pabuaran, adapun rumah tersebut menjadi kini yang dihuni kembali oleh beberapa makhluk astral yang sangat ganas sehingga isunya telah menghancurkan perkebunan dan juga membuat warga kesurupan serta sakit dan akhirnya meninggal itu pun dituduhkan akibat dari makhluk yang ada di rumah tua itu.


Hal-hal seperti itu sudah dipahami merupakan alasan bagi mereka yang membenci dan bermusuhan secara pribadi pada khalik dan Ratna, dendam pribadi dari seseorang yang memuncak sehingga mereka membiayai para pendemo yang justru bukan warga asli desa Pabuaran lor.


Kini mereka sudah semakin mendekat dengan teriakan-teriakan yang membisingkan telinga dan mengganggu para pengendara yang ada di jalan desa menuju ke balai desa Pabuaran.


"Seret Ratna seret Kholik ,adili mereka. Pak lurah ,hancurkan itu rumah.Usir mereka."


Teriakan teriakan mereka sepertinya dibakar amarah dan dipicu oleh rasa benci yang begitu dalam .Orang yang Paling depan berbadan besar berkacamata hitam dengan atribut seperti pendekar .


Orang itu dikenal oleh warga masyarakat di situ sebagai perantara pembeli tanah alias cukong tanah.


"Stop kalian tidak boleh mendekati balai desa ,cukup di depan saja.Silakan perwakilan anda untuk berbicara.Atau mari masuk ke balai desa ."

__ADS_1


Kata pak Kapolsek sambil teriak lewat megafon menghalau kehadiran mereka.


Orang yang berbadan besar dan berkacamata hitam itu maju ke depan sambil menteriakan yel-yel mengiringi , diiringi oleh pengikutnya yang ada di belakang.Seret Ratna seret Kholik Adili mereka.


"Pak lurah yang terhormat pak Danramil yang saya hormati pak Kapolsek yang saya hormati kami warga desa Pabuaran menuntut untuk mengadili Ratna dan juga kholik ,mereka adalah tokoh utama .Mereka menyimpan sesuatu di situ di rumah tua itu. Mereka penyebabnya .Beberapa teman saya warga kami di sini sudah banyak menjadi korban .Dan itu tidak bisa dibuktikan dengan cara medis. Berarti mereka telah meneluh, mereka telah menyantet teman-teman kami .Kami tidak terima pak lurah .Biarkan kami menyeret Ratna dan Kholik untuk kami adili. setuju teman-teman.


Orang yang di belakang mereka berteriak sangat kencang.


"Setuju....!!!" Pak kpolsek maju kedepan dengan Mega fone nya.


"Baiklah saudara-saudara ,aspirasi dan permohonan anda akan kami pertimbangkan. Tapi kalian tidak bisa berhadapan dengan kami seperti ini. Kalian harus membuat perwakilan untuk berbicara di dalam Kantor desa. Bersama pak lurah dan juga Ratna serta kholik .Anda harus mempunyai perwakilan .Kalau anda tidak mewakilkan diri atau tidak ada perwakilan kami sarankan silakan Anda bubarkan diri."


Para pendemo berteriak makin kencang.


Dengan yel yel seringnya g sudah di sepakati oleh mereka.


Pak Polsek dengan gagah berani maju ke depan bersama Kholik dan Ratna juga petugas keamanan yang lain yang bersiap menghalang mereka jika ada sesuatu yang tidak diinginkan .


Pihak polisi sudah mengetahui semua informasi-informasi yang beredar tentang pergerakan mereka, ternyata ada provokasi yang sangat besar dengan dana yang besar di antara warga masyarakat Pabuaran.


Terutama dari mereka yang baru tinggal di desa sebagai pendatang, beberapa bulan di desa Pabuaran.


Tetapi demi keadilan pak Polsek dan pak lurah pun akhirnya menyarankan. Untuk berunding secara baik-baik, dengan perwakilan-perwakilan yang mereka utus .Agar permasalahan menjadi jelas tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.


Mendengar kata kata bapak Polsek yang tegas tersebut ,akhirnya mereka miris juga menghadapi para petugas yang menghadapi dengan senjata lengkap petugas anti huru hara. Akhirnya mereka bubar dan tidak satupun yang mewakilkan diri untuk membicarakan secara baik-baik.


Warga masyarakat yang lain yang diam-diam berada di belakang balai desa dan beberapa rumah yang ada di sekitarannya bermunculan lalu meneriaki mereka dengan kalimat ejekan.

__ADS_1


Pemimpin demo itu berbalik arah mencegat mereka, mengejar mereka. Dan akhirnya terjadi tawuran di antara warga yang mengaku pendukung Kholik dan mengaku sebagai pendemo Kholik.


Suasana jadi kacau dan kolaps terpaksa polisi pun menembakkan gas air mata kedua ke arah kedua belah pihak. Sebelum terjadi keributan membesar. Petugas tidak ingin kekerasannya lebih jauh ,mereka akhirnya memisahkan satu persatu orang-orang yang menyerang dan diserang. Kedua belah pihak itu. ditangkap.


Keadaan mulai mereda ketika orang-orang yang saling menyerang itu ditangkap .


Kemudian dibawa ke kantor desa kemudian diinterogasi dan ternyata mereka adalah settingan .


Memang niatnya untuk membuat keributan di desa pabuaran.


Ini jelas sudah semuanya sudah.. terbongkar dengan cepat akibat dari kegesitan para petugas Intel dan kepolisian serta keamanan keamanan desa dan petugas desa yang terus bergerak mencari tahu apa sebenarnya dan siapa sebenarnya otak dari semua ini.


Karena pak lurah sendiri pun tidak merasa aneh kenapa setiap mendapat laporan dari orang atau warga ,mereka adalah warga -pendatang , bukan asli dari Pabuaran , mereka mengaku menjadi korban akibat keganasan penghuni rumah tua yang ada di desanya.


Sedangkan dari warganya sendiri tidak ada yang melaporkan tentang kejadian-kejadian aneh yang selama ini mereka bicarakan di Medsos.


Dan kini terbukti ,ternyata mereka adalah orang-orang settingan. Memang ada warga asli desa Pabuaran yang terkompori untuk seolah-olah akan melawan pendemo yang akan datang karena mereka warga-warga masyarakat Pabuaran percaya betul bahwa Kholik adalah orang baik dan Ratna juga orang baik .


Kebetulan saja rumah tua itu adalah miliknya dan kini dihuni oleh makhluk-makhluk jahat yang ada di dalam rumah tersebut.


Warga masyarakat Pabuaran asli sudah tahu persis .


Siapa Kholik dan siapa Ratna juga asal-usulnya rumah tua itu.


Mereka sudah terbiasa dengan keadaan seperti itu.


Sehingga mereka tidak merasa terganggu dengan apa yang diceritakan orang-orang desa lain,tentang rumah tua itu...

__ADS_1


__ADS_2