KISAH RUMAH TUA

KISAH RUMAH TUA
Episode 48


__ADS_3

"Ini sudah keterlaluan kenapa kita sampai kecolongan, mereka kabur entah ke mana apakah kita tidak bisa mendeteksinya Jaka .


bagaimana bisa mereka kabur dari rumah tua itu. Misi kita bisa hancur kalau begini."


Rojak marah-marah, apapun yang di depannya ditendangi , peralatan latihan yang ada di sekitaran Rojak berantakan.


kali ini Rojak benar-benar murka begitu juga dengan Jaka lelana.


tetapi jakalana berusaha memberikan isyarat bahwa yang sedang mereka bicarakan ini adalah rahasia mereka berdua tapi terlanjur diucapkan oleh Rojak di depan murid-murid pilihannya.


dan Jaka Lana pun tidak bisa membendung kalimat yang diucapkan oleh Rojak, yang selama ini merupakan kalimat ataupun rencana rahasia yang tidak boleh diketahui oleh siapapun terkecuali nanti pada saatnya.


Tetapi akibat kemarahan yang tak terkendali dari Rojak yang memang sudah menjadi sifat dan wataknya akhirnya mereka pun membongkar sendiri rencana rahasia yang akan mereka lakukan untuk melawan dan menghabisi ustadz Kholik dan Bu Ratna.


Sementara Nama dua tokoh masyarakat itu sudah sangat terkenal kebaikannya dan kewibawaannya di tengah masyarakat ,baik masyarakat biasa pemerintah bahkan sampai dengan pihak keamanan pun menjadi beking tokoh kharismatik itu. Para murid perguruan Elang Hitam sudah mengetahui kehebatan kholik.Tokoh ustadz itulah yang telah membunuh bergola ijo .Ustadz itu juga yang menghabisi semua tempat-tempat pemujaan atau tempat pesugihan yang ada di wilayah ini.


Akhirnya,jaka lanapun tak mampu untuk membendung semua emosi dan amarah yang membludak dari mulut Rojak. Akibat emosi yang tak tertahan


Jakalana Akhirnya mengambil sikap untuk memutuskan bahwa dirinya dan anak buahnya akan segera bertindak. menjalankan semua misi yang diinginkan oleh rojak.


"Sahabatku, ini sudah terlanjur..1 atau 2


Malam lagi, kita akan menyelesaikan semuanya Rojak ,saya juga sudah tidak sabar. Kalau saya tidak mengikuti apa yang kamu katakan, apa yang kamu perintahkan, semuanya sudah selesai. Dan tidak membuang waktu lama seperti ini. Misi kita seharusnya sudah selesai".


"Maksud aku mengulur-ngulur waktu ini karena saya ingin agar si ustad kholik dan istrinya itu nama baiknya di hancurkan dulu.


agar masyarakat tidak percaya lagi pada dua manusia itu."


Jaka lelana memandangi Rojak ia pun tidak paham apa sebenarnya yang menjadi misi utama dari apa yang telah selama ini mereka lakukan.


"Rojak, ternyata memang kita harus mengakui bahwa nama baik Kholik itu memang sudah tertanam di dalam jiwa mereka, para warga yang ada di sana. Karena memang Kholik sudah membuktikan pada mereka bahwa kesaktiannya dan kewibawaannya sudah benar-benar tertanam di hati masyarakat, ya memang sulit dan itu harus diakui."


Rojak memandang sinis ke arah Jakalelana ia tidak terima dengan kalimat yang disampaikan oleh jakalelana.


"hai sobat ini kan tugas kamu.katamu mampu melakukan semuanya tapi mana buktinya.?


saya sudah habis-habisan melakukan semuanya.

__ADS_1


ya sudahlah sekarang saya serahkan semuanya pada kamu.Mau sekarang atau besok terserah kamu yang penting mereka hancur sehancur-hancurnya terutama dua tokoh manusia bernama kholik dan Ratna itu.


itulah sasaran utama kita.


Mereka berdua tidak sadar bahwa ucapannya dan percakapannya sebenarnya percakapan rahasia, tetapi karena Rojak sedang emosi.Jaka lelama pun tak dapat menyembunyikan dan mencegah Agar Rojak tidak mengatakan itu di depan para muridnya yang sedang berlatih.


Sehingga para murid yang sedang berlatih itu terkejut mendengar apa yang dikatakan Rojak dan Jaka lelana.


para murid itu benar-benar tidak menyangka tidak menduga, kalau ternyata gurunya yang mereka kagumi malah bermusuhan dengan orang yang mereka anggap baik dan mereka hormati selama ini ,yaitu ustadz kholik dan Bu Ratna.


Rojak baru menyadari bahwa apa yang disampaikan kali ini sangat keliru.


padahal Jaka Lana tadi sudah memberikan kode kepada Rojak agar tidak menyampaikan pembicaraan rahasia itu di depan para muridnya.


Tapi apalah daya rupanya mereka sudah terpancing oleh emosi yang begitu membara dalam jiwa mereka terutama Rojak.


Sehingga rencana yang sangat dirahasiakan oleh mereka berdua terpaksa bocor dengan tidak sengaja, karena mereka terlanjur terbakar oleh emosi.


Para murid yang ada di depan mereka terbengong-bengong ,mereka heran kenapa malah guru besar yang selama ini dihormatinya, malah memusuhi orang baik seperti ustad kholik.


tapi apalah daya,kedua orang yang kini ada di depannya adalah pemilik pondok kanuragan dan mereka juga adalah guru besar mereka.


Salah satu dari mereka sebagai sesepuh dari para pendekar yang sedang belajar itu kemudian berdiri dan memberanikan diri menanyakan apa sebenarnya dari misi yang mereka katakan itu tadi.?


"Maaf guru.. bukankah selama ini kami diberikan pelajaran untuk berbaik sangka berakhlak mulia dan berbuat baik pada sesama. tapi kenapa guru sendiri malah memusuhi orang baik seperti ustadz Khaliq dan juga ibu Ratna?" Apa yang dikatakan kakak seperguruannya itu, disahut juga oleh 50 murid lainnya.


Tentu saja pertanyaan itu sangat menyiksa pikiran Rojak ,perkataan itu semakin membakar hatinya, dengan kegagalan yang dialami oleh jakalana yang tak mampu mengontrol hantu-hantu piaraannya, yang ada di rumah tua itu. mereka telah pergi entah ke mana dan menganggap misinya akan gagal.


ternyata warga masyarakat tetap mempercayai kholik, tidak seperti harapan Rojak.Walaupun ia sudah membayar orang agar mereka membuat fitnah tentang Kholik.


"Kamu tidak usah ikut campur masalah ini kamu tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi kamu diam saja."


Bentak Jaka Lana pada muridnya yang tertua bernama Ratno.


"lihat anak buahmu sendiri sudah berani mengatakan itu, ini apa-apaan?."


suasana jadi gaduh, suasana pun berubah menjadi panas.

__ADS_1


Keadaan hati para murid itu makin kacau, di antara murid-murid yang ada di depan mereka kini malah berpaling bersimpatik pada ustaz Kholik.


Yang notabene adalah musuh bebuyutan dari pemilik dan pengasuh pondok kanuragan ini.


Jaka Lana langsung mendekati ketua pendekar yang tadi berani menanyakan, apa yang mereka bicarakan berdua dengan Rojak.


"Sekarang kalian sudah mendengar apa sebenarnya misi dari pondok kanuragan ini didirikan. Sebenarnya ini merupakan rahasia pondok kanuragan ini.


tapi kini kalian sudah mendengar semuanya, kalian yang ada di sini adalah orang-orang yang terpilih. kalian ada murid-murid terpilih saya. Dan jumlahnya 50 orang saja.


itu artinya hanya kalian saja yang akan mengetahui rencana besar dari tuan guru Rojak bersama saya.


jika sampai ada antara kalian berkhianat kepada kami, tidak mengikuti semua apa yang direncanakan kami. Jangan harap kalian bisa selamat keluar dari pondok kanuragan ini . Mungkin saya tidak menghabisi kalian secara langsung ingat itu."


dengan sangat terpaksa akhirnya Jaka lelana pun menyampaikan Peringatan keras. Ini rencana besar yang mereka ingin lakukan untuk menghancurkan kholik dan Ratna. Atas perintah Rojak. Yang selama ini membiayai kehidupan mereka.


Para murid terpilih itu ciut hatinya, mendengar peringatan dan ancaman sang Mahaguru. mereka menundukan wajah mereka, menundukkan kepala mereka. Mereka sadar apa yang disampaikan oleh Jaka lelana sebagai guru besarnya tidak mungkin cuma gertak sambal.


mereka pun menyaksikan sendiri bagaimana orang-orang yang usil kepada pondok kanuragan ini tewas mengenaskan setelah keluar dari pondok ini.


Apalagi mereka yang sudah mendapatkan bimbingan wejangan dan juga pembiayaan dalam kehidupan mereka selama berada di pondok anuragan ini.


Akibatnya akan lebih parah jika mereka tidak patuh dan tidak menuruti semua keinginan guru besar mereka.


"Ratno sini kamu, kamu sampaikan kepada adik-adik kamu semuanya apa yang telah saya katakan tadi adalah benar adanya kalian akan celaka dan akan mendapatkan masalah,jika rencana besar ini ,yang telah kami bicarakan tadi dengan guru Rojak ,tidak kalian turuti. kalian ikuti saja."


Ratno hanya terdiam menunduk dan tak ada kata lagi yang diucapkan.


" Bersiaplah ,nanti malam kalian akan kami latih untuk yang terakhir kalinya. kalian akan diisi ilmu-ilmu mumpuni yang menjadi kebanggaan pondok kanuragan ini. kalian akan mendapatkan pelatihan yang sangat berat karena ilmu ini bukan ilmu sembarangan.


50 teman-teman kalian semuanya akan mendapatkan ajaran ilmu ini karena kami memang membutuhkan tenaga muda seperti kalian.


apakah kalian siap?" teriak lantang Jakalelana kepada para muridnya.


Ratno pun langsung mengkomando anak buahnya agar mereka patuh dan menuruti saja apa yang jadi keinginan dua guru besar yang sedang berada di atas panggung tempat latihan mereka.


Ratno berpawakan tinggi besar badannya kekar pantaslah ia terpilih sebagai pemimpin dari 50 murid yang akan diberikan ilmu pamungkas dari jakalana.

__ADS_1


__ADS_2