
Sebuah padepokan kanuragan ,bernama Elang hitam.Yang dipimpin oleh Jaka Baru saja diresmikan. tentu saja bukan diresmikan oleh pejabat ataupun petugas kepolisian atau pihak kodim Penggunaanya,setelah dibangun diatas sebidang tanah yang dibiayai oleh Rojak.
Mereka berdua membuka perguruan silat kanuragan ,yang sebelumnya tidak mempunyai bangunan padepokan .
Sebenarnya Jaka sudah punya,ratusan bahkan ribuan anak murid ,dan anak asuh dari berbagai daerah.
Yang berasal dari anak anak jalanan, yang dibuang orang tuanya, semasa kecil ,dan ditelantarkan orang tuanya karena kemiskinan dan Masalah sosial lainya.
Perekrutan murid di padepokan ini ada yang berbayar bagi mereka yang memang berniat dan mendaftar jadi anggota. Bagi anggota yang mendaftar tentu saja mempunyai fasilitas khusus yang disediakan oleh Jaka sang maha Guru dan Rojak sebagai investornya
Mereka berdua kini telah mempunyai tim manajemen yang sangat rapi, layaknya sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pendidikan.
Siswa yang mendaftar tentu ada yang berbayar , sedangkan siswa yang direkrut dari jalanan tentu saja gratis bahkan mendapat berbagai fasilitas khusus agar mereka bisa berkembang,
dan bisa mandiri kelak di kemudian hari ketika sudah menginjak dewasa.
Dengan fisi mulia itulah Jargon padepokan ini dipublikasikan oleh orang perorang ,agar cepat dikenal ke seluruh warga masyarakat sekitarnya, bahkan kini mendapat sorotan dari pemerintahan setempat.Dan ternyata padepokan itu tidak berizin atau tidak mau mengurus izin pendirian bangunan dan peruntukannya.
Pernah ada berapa kali petugas satpol PP datang untuk menanyakan keabsahan dari bangunan yang sedang dan yang sudah dibangun itu, tapi sepulangnya dari kantor atau dari padepokan itu ,petugas satpol PP itu meninggal tanpa sebab. Sehingga tak satupun orang berani datang kembali untuk melarang atau sekedar menghimbau.
Karena setiap ada orang yang membuat himbauan atau larangan, orang tersebut tiba tiba jadi sakit parah dan akhirnya meninggal.Sesuatu yang mengerikan dan aneh sellu terjadi bagi mereka yang mencoba-coba berurusan dengan padepokan tersebut.
Tetapi pihak manapun tidak bisa mengklaim ,bahwa penyebab kematian orang-orang yang diutus untuk mendekati atau membicarakan atau berniat untuk mengatur tentang pendirian padepokan yang tiba tiba mati .
__ADS_1
karena secara medis atau secara hukum pun tidak bisa dibuktikan bahwa pelakunya adalah pemilik atau penghuni padepokan itu.
Pernah diadakan pendekatan persuasif antara pihak tentara dengan polisi, juga pemerintah setempat. Untuk memberikan penjelasan dan pengertian pada pimpinan pondok atau padepokan itu, tetapi entah bagaimana caranya entah apa penyebabnya sepulngnya petugas yang datang ke tempat itu, tiba-tiba sakit. Bahkan susah disembuhkan baik secara medis ataupun secara spiritual.
Akhirnya pihak manapun kini membiarkan padepokan itu berdiri dan beroperasi. Tidak ada yang berani untuk berurusan dengan orang atau pengurus yang ada di dalam padepokan tersebut. apalagi kalau sampai mengganggu.
Konon akibatnya akan lebih parah dari apa yang mereka bayangkan.
Sepertinya di wilayah padepokan itu hukum tidak berlaku secara normal, karena para petugas yang ada di sekitaran daerah tersebut juga merasa ngeri kalau sampai berurusan dengan pihak padepokan tersebut.
Akhirnya mereka dibiarkan begitu saja. Yang penting tidak terjadi keonaran atau membuat onar di wilayah sekitarnya.
Memang jargon MEMBENTUK SUMBER DAYA MANUSIA YANG KUAT DAN BERMARTABAT itulah yang dipakai oleh pemilik pondok atau padepokan kanuragan tersebut, mereka menganggap justeru peraturan dan semua aturan yang ada di daerah tempat tinggal mereka kini jadi aman dan terlindungi.
Sehingga akhirnya warga dan lingkungan ,lma lama jadi terpengaruh oleh jargon yang Mereka terus pertahankan. Untuk menepis semua yang disampaikan yang dibicarakan berkenaan dengan hukum perijinan yang berlaku di daerah tersebut diabaikan.
Terlepas dari masalah itu, anggota dari padepokan tersebut kini sudah lebih dari 1800 orang saat ini.Memang selama padepokan itu berdiri,belum pernah ada bentrokan ataupun masalah-masalah yang sifatnya kerusuhan atau membuat gaduh di masyarakat.
Bahkan masyarakat sekitar pun tidak merasa tergganggu dengan kegiatan padepokan kanuragan tersebut. masyarakat sekitar tak mempermasalahkan secara fisik atau non fisik kebaradaanya.Pihak pengelola padepokan sudah menyelesaikan semua biaya pembangunan dilakukan dengan adil .Tanpa paksaan saat proses pembebasan lahan.
"Rojak kita saat ini sudah cukup kuat kita sudah punya 1800 orang saat ini. Mereka merupakan kekuatan yang luar biasa ,kalau kita kerahkan untuk menghadapi suatu masalah atau menyelesaikan masalah. Bahkan bisa menjadi tameng hidup buat kita.
Tapi tentu saja ini hanya kita yang tahu. Anggota-anggota yang sudah kita latih itu tidak boleh tahu satupun ,mereka tidak boleh dengar rencana yang akan kita bangun ini."
__ADS_1
Rojak nampak mengangguk-angguk dengan bangganya.
"Kamu memang hebat Jaka ,ternyata kamu punya jiwa kepemimpinan. Kepemimpinan yang luar biasa, saya sendiri sampai kagum ,heran.Kamu bisa melakukan semua ini hanya dalam waktu yang singkat.Tidak sia-sia saya menanam saham di usahamu ini, hebat padepokanmu ini."
jaka tersenyum melihat wajah temannya itu sumringah.
"Jujur saja Rojak, saya semula ragu dengan apa yang kamu investasikan di padepokan saya ini, saya kira kamu hanya omong kosong. Ternyata kamu memang mampu.Itulah kehebatanmu Rojak".
Rojak nampak bolak-balik di ruangan tempat latihan, yang dibuat sedemikian luas. Lengkap dengan perlengkapan alat latihan karate dan sebagainya, sehingga tempat itu membuat nyaman para murid yang datang untuk belajar ilmu kanuragan.
Sambil menggerak-gerakan tangannya seperti sedang berpikir, rencana apa lagi selanjutnya yang akan dilakukan, untuk memulai penyerangan kepada pihak musuh yang selama ini jadi targetnya.
"Saya tahu apa yang ada di kepalamu Rojak .Kamu tidak sabar, kan? untuk menghabisi musuhmu itu? saya pikir ini tidak bisa terburu-buru. Karena yang akan kita hadapi bukan orang-orang sembarangan.Saat ini kita baru punya kekuatan hanya berupa fisik dari orang-orang yang kita rekrut itu, mereka tidak dibekali oleh ilmu kanuragan yang sifatnya ghaib.Karena untuk mendapatkan hal seperti itu,ilmu-ilmu seperti itu tidak bisa instan Rojak."
Jaka mencoba memberikan pengertian tentang apa yang akan dilakukannya dengan rencana besar Rojak yang selama ini menggebu-gebu dalam dirinya, Untuk segera menyerang musuh-musuhnya.
"Iya Jaka saya paham. Untuk membuat sebuah pasukan yang kuat bukan cuma kuat fisik saja,dan ini memang perlu waktu yang lama. Saya juga berpikir seperti itu. Cuma perasaanku..terlalu lama untuk membuat mereka sakti mandraguna dan tidak bisa terbendung ketika satu pergerakan terjadi"
"Bersabarlah saudaraku, minimal waktu 1 tahun ke depan kita benar-benar sudah menciptakan sebuah kekuatan yang sulit dibendung .Kemarin aku hanya memberi contoh.Apa yang kemarinaku lakukan ,mengirimkan utusanku telah berhasil menjebol pertahanan, sarang kita di rumah tua itu. Kamu tahu Rojak itu baru kekuatan kecil, kenapa saya katakan kecil karena saya baru menghadirkan Mahluk kemangmang. Yang saya utus baru satu regu kecil saja.Terbuktikan.. mereka bisa menghancurkan kebun yang sebegitu luas dalam satu malam...hahahaha .."
Rojak menatap Jaka ambil mengacungkan Jempolnya kearah wajah Tampannya.
"Iya saya akui itu,kita memang bukan cuma membutuhkan tenaga fisik saja.Kita butuh pasukan bertenaga ghaib juga .Ya sudah, saya kini makin percaya pada kamu Jaka. Berapapun biaya yang kamu butuhkan untuk mendukung pergerakan cita-cita saya ini.Saya siap mengeluarkan biaya kebutuhan operasional untuk kamu dan padepokan kamu ini.'
__ADS_1
Percakapan mereka berdua tidak disaksikan dan dilarang disaksikan oleh siapapun yang menjadi pengurus dan murid dari padepokan tersebut.