
Ustad Kholik beranjak pergi meninggalkan alun alun cirebon.
Ratna merasa lega akhirnya ustadvyang dikaguminya maunpeduli dengan kepwrihatinanya selama ia tinggal di rumah Tua itu.
Setelah mentari agak.condong kebarat Ratna mengajak pulang Bi Umi dan anaknnya 'nampaknya mreka puas diajak jalan Ratna dengan berbekal belanjaan sembako full di garasi Mobil Ratna.
"Bapak bapak dan ibu ibu jamaah pengajian Yasinan. Sengaja saya mengumpilkan bapak ibu sekalian di musholah ini. Dengan.maksud kita akan bantu Bu Ratna malam ini untuk mengirim doa tolak bala yang akan kita masulan ke air di kendi ini. Insya allah kita bisa sedikit membantu menenangkan hati Bu Ratna .Dengan mengharap ridho dan pertolongan allah. Dengan syarat ibu dan bapak saat membaca doa tolak bala dengan ikhlas dan khusu. Tunjukan hati dan niat kita ke RumahBu Ratna.insya allah kita akan berhasil meredam keganasan mahluk halus yang berniat jahat pada Bu Rarna.Maeimkita mulai.. ibu2 ibu bapak bapak. Mohon baca dwngan ikhlas dan khusu ya.?" Pinta Ustad Kholik pada jemaah yangbhadir malam itu di Mushola.
"Insya allah Ustad.kami ikhlas..Kan kasian juga Bu Ratna..jika terus terusan di gannggu makluk penghuni Rumah Tua itu." Jawam Mang Cengek .
Ia.juga merasa kasiham pada Bu Ratna .karena dia sendiri sudah melihat dan membuktikan bahwa Rumah itu berpenghuni mahluk Jahat.
Saat dirinya bersama.Mang ujang Ronda malam dan melewati rumah tua itu.
WIRID dan bacaaan Tolak.bala di mukai di.pimpin Pak Ustad Kholik yang ternyata Lulusan.pondok pesantren cukup terkenal dari jombang.
Jawa timur
Gemuruh suara jamaah yang sedang bersama.sama..membaca doa tolak bala serta wirid itu terasa.menyejukan hati Ratna yang juga ikut hadir di tengah tengah Jamaah.
Tiba tiba suara angin begitu besar mengitari musholah dimana Ustad kholik memimpin doa. Anehnya Angin besar itu tidak merusak genting musholah atau menggerakan daun daun di pepobonan.
Setelah 25 menit doa dibacakan dan suara angin makin membesar disertai suara suara aneh yang berteriak seperti terganggu dan merasa.kepanasan...
Akhh.... akhh panas... hai manusia berhenti kalianmengganggu anak anak kami..kaloan akan.celaka jika kalian tidak berhenti...akhh akkkh akhh...Hentikaaaaaaaan...!
__ADS_1
Wusssaa... suara angin itu menwrjang kuat kearah pak ustad kholik. Tapi.dengan cekatan Ustad kholik menghindar kemudian berdiri dan memerintahkan Ratna segera.menutup kendi 'benda terbuat dari tanah liat yang dibakar itu. Ratna dengan sigap menututupnya.
Setelah ditutup oleh kain putih.dan di ikat oleh tali dari bambu.. suara angin dan tetiakan itu berhenti seketika.
"Bagus..bu Ratna. Ikat sekencang kencangnya. Dan bawa kendi itu ke rumah . Lalu kubur di dekat kandang Ayam.jangan sampai.dibuka atau terbuka..".
Kata pak ustad kholik sambil m3nahan nafas dalam.dalam.lalu menghembuskanya pela pelan.
Jamaah yang hadir di.musholah itu berucap alhamdulilah.. usaha mereka.sementara berhasil.. mereka lalu mengantar pak ustad dan bu Ratna pergi ke Rumah tua itu .. bersama sama.
Sementara di rumah Ratna sudah disiapkan bungkusan nasi besek dan.lauk pauk serta makanan lainya. Kemudian dibagikan ke jamaah yang tadi hadir di mushola.
Rarna sangat senang melihat kekompakan dan keseriusan warga ingin membantunya.
"Bapak bapak..dan ibu ibu serta.pak Ustad Kholik Yang saya hormati.. saya merasa senang sekali.mendapat perlakukan yang bikin hati saya tenang.Sekali lagi ucap ribuan terima kasih.. mudah mudahan amal ibadah anda dibalas bweipat pahala dari tuhan
Rarna sangat senang melihat kekompakan dan keseriusan warga ingin membantunya.
"Bapak bapak..dan ibu ibu serta.pak Ustad Kholik Yang saya hormati.. saya merasa senang sekali.mendapat perlakukan yang bikin hati saya tenang.Sekali lagi ucap ribuan terima kasih.. mudah mudahan amal ibadah anda dibalas bweipat pahala dari tuhan
.Akhirnya malam jumat ini rumah Ratna berasa sangat tenang dan sama.sekali.terasa damai tak ada yang.terjadi apa apa...warga yang siskamlingpun betah berlama.lama.di rumah bu Ratna.karena di rumah ini banyak disediakan makanan juga kopi gratis..yang sengaja disiapkan Ratna agar warga yang siskamling senang.
HARI berganti hari ..bulanpun berubah bentuk dari bentuk sabit kini berbentuk bulat.
Ratna Yang kini sudah bisa hidup tenang. Sepertinya makin dekat denga Pak.ustad kholik yang berwajah tampan.
__ADS_1
Ratna sering mendapat chat darimpak.Ustad bahkan pergi bersama.ke beberapa tempat wisata bersama sama para.murid santriwan santriwatinya.
"Mas ..saya.Sebenarnya punya suami.tapi sudah sejak lama. hampir 2 tahun ini kami pisah ranjang.. alasan dia tidak pulang karena.perusahaanya tempat kerja melarang cuti dan tak diijinkan.bepergian karena alasan masih ada Covid19. Tapi yang saya heran..setiap chat dan telpon saya denganya tidak pernah dibalas dan twlpon saya selalu di rijek. Saya juga dapat kabar kalau suamiku sudah beristri lagi..bahkan dengan Bos perusahaan tempat dia kerja"... Ratna menunduk sambil menyeka air matanya.
Ia terpaksa membuka rahasia hidupnya. Ia terpaksa menceritakan hal sebenarnya.. ala.yang selama ini dialaminya.
Karena Mas kholik terua saja bertanya tentang diri dan kehidupanya.
Kholik menatap tajam.kearah Ratna.. ada rasa iba melihat Ratna menitikan air mata.
" Oh..maaf Rat. Bukan maksud saya meancingmu membuka tabir kehidupanmu. Tapi..saya kan sudah menyatakan suka dan cinta sama.kamu.. makanya saya tanya bagai mana jawabanmu.tapi ternyata malah membuat hatimu terluka. Maafkan.saya."
Ratna menjawab dengan nada tersekat rasa sedih.
" Ga papa mas. Saya.memang harus berterus terang.. saya juga ga bisa bohongi hati saya. Saya juga mencintaimu. Makanya saya takut kalau.kisah saya malah akan menjauhkan hubungan kita...?".
"Justeru saya berterima kasih... padamu Rat. Jadi saya bisa mengerti.apa.yang jadi problema hidupmu. Insya allah saya bisa membantu jika niat Ratna ingin lepas dari suamimu yang sudah nikah lagi itu..atau malah ingin balikan? Saya akan legowo meninggalkanmu karena saya takut dianggap laki laki pengganggu isteri orang.".
Ratna.memeluk Kholik...sambil berkata..
"Mas.. bantu saya lepas dari dia.. yang kutahu dia seorang paranormal. Kalau terjadi seauatu saya yakin mas.bisa mengatasinya.?".
Ustad Kholik rikuh mendapat pelukan erat itu.. untunglah para murid muridnya tidak berada di sekitar taman wisata tempatnya duduk bersama Ratna.
'" iya..iya baik.. baiklahh... saya serius akan membantumu. Aku mencintaimu Ratna.jadinpastilah aku bantu kalau ternyata berat sekalipun saya siap.. kejahatan dan ketidak adilan memang tak boleh dibiarkan"..
__ADS_1
Ratna sadar bahwa apa yang dilakukanya tadi pada Kholik akan membuat risih dan malu pada anak anak didik tang dibawanya siang itu. Ratna tersipu malu lalu melwpaskan pelukanya dengan.mohon maaf.
"Ga papa.rat..ga pa pa. ..heheh.. aku jg ninta maaf."