KISAH RUMAH TUA

KISAH RUMAH TUA
Episode 64


__ADS_3

"Hai Putri Cakalang!. Pulanglah kamu. kamu tidak akan berhasil mengganggu jaka lana. Cari yang lain saja, kamu ditugaskan untuk mencari tahu keberadaan jika masih ada kepingan batu-batu itu. Bukan untuk mendapatkan laki-laki yang kamu mau, pulanglah!!. tugasmu sudah selesai.!"


Tiba-tiba terdengar suara yang begitu menggema di sekitaran ruangan tempat semedi Jaka Lana.


Suara nyi Roro yang nampaknya murka. Melihat kelakuan anak buahnya yang kegatelan, melihat laki-laki gagah seperti Jaka Lana.


"Dewi berikan aku kesempatan untuk tidur bersama dia Dewi, aku benar-benar mencintainya. Aku benar-benar tergoda oleh dia, Dewi tolong berikan waktu saya untuk bisa menikmati kenikmatan birahiku, dewi tolong berikan kesempatan ke saya.?!."


"Ingat... Siapapun yang melanggar perintahku yang menyia-nyiakan waktu yang aku berikan kepada kamu, itu artinya kamu akan menanggung resiko sendiri. kalau kamu bisa bertahan di alam dunia manusia ya silahkan lakukan semaumu. Aku sudah peringatkan kamu untuk segera pulang ,atau kamu akan mengalami nasib yang lebih buruk di dunia manusia. Itu bukan duniamu, pulanglah sebelum terlambat ."


Suara nyi Roro nampaknya benar-benar serius ia marah besar melihat kelakuan yang tidak senonoh muridnya, yang diutus untuk menemui Jaka Lana. Malah menggoda Jaka Lana.


Setelah dia memberikan berkilo-kilo emas murni untuk Jaka lana ,demi membantu biaya operasional dan segala kebutuhan pondok kanuragan elang hitam yang dipimpin Jaka lana. Sebagai imbalan dari Dewi Roro karena Jaka Lana dan Ustad kholik berhasil menyerahkan batu hitam bergola ijo, yang selama ini menjadi buronan nyi Dewi Roro.


Utusan nyi Roro kidul yang sangat cantik jelita itu menangis sejadi jadinya sampai tersedu-sedu,ia kecewa. Karena Niat Nya tidak bisa terpenuhi oleh Dewi Roro. Dewi cakalang tidak berhasil menggoda Jaka Lana.Bahkan Dewi Roro jadi Murka. Bahkan mengutuk melarang kelakuan Dewi Cakalang.


Suara angin sangat besar tiba tiba menghempaskan tubuh Dewi Cakalang ia diserap disedot oleh sebuah kekuatan yang sangat dahsyat yang dapat rasakan juga Oleh Jaka Lana,betapa murkanya Sang Dewi Roro. Dewi cakalang dibawa kembali ke alam asal mereka ,kerajaan laut Selatan.


Jaka lana tersadar dari semedinya.


ia seperti mendapatkan mimpi yang sangat sangat mengesankan.


Ia merasa senang bertemu dengan wanita cantik, bahkan dia diberi kendi emas oleh Dewi Roro melalui utusannya yang sangat cantik jelita itu. Untung saja Dirinya tidak mudah tergoda oleh rayuan maut Dewi Cakalang.


saat matanya terbuka Jaka lana terkejut campur bahagia. Ia mendapati kendi emas berisi puluhan kg emas murni.


"Alhamdulillah terima kasih nyi Roro nyai begitu baik pada kami, salam kami


semoga kerajaan laut selatan makin jaya dan salam nyi Roro sudah saya sampaikan ke ustad Kholik."


tiba-tiba terdengar kembali jawaban suara dari nyi Roro,kali ini suaranya terdengar begitu merdu, beda dengan yang terdengar tadi saat dirinya sedang bersemedi. karena suara itu ditujukan untuk Dewi Cakalang ia sedang memarahi atau sedang ngamuk kepada anak buahnya yang kegatelan.


"Jaka lana anakku,selamat ya kamu kuat kamu hebat,jika kamu tadi tergoda oleh kelakuan Dewi cakalang ,utusanku. kamu tidak akan mendapatkan emas itu. Ucapan terima kasih juga dari kami karena kalian sudah menemukan buronan yang selama ini kami cari-cari.Sampaikan rasa senang saya pada ustaz Kholik. beliaupun akan mendapatkan hal yang sama sepertimu. Tanah pertanian yang sedang digarapnya akan kembali subur dia akan mendapatkan kelimpahan rezeki yang luar biasa. kami akan bantu dari sini. sampaikan ke ustad karismatik itu,rasa hormat saya. ketika nanti dia mendapatkan kelebihan-kelebihan yang melimpah ruah sebaiknya kamu,ingatkan agar dia tidak lupa diri. Ceritakan itu karena saya memberikan anugerah kepada kalian yang telah berjuang menyelamatkan kaum kalian semua, dan juga kaum kami yang selama ini diganggu oleh bergola ijo itu.

__ADS_1


Sampaikan salam saya juga kembali kepada Kholik ,sayangnya saya tidak bisa datang ke sana karena di sana banyak sekali pagar-pagar ghaib yang bertentangan dengan apa yang kami yakini. Tapi saya juga harus bersikap adil.Aku tidak bisa tembus ke rumahnya. dipasang rajah-rajah dari tulisan ayat suci Alquran yang saya tidak bisa menembusnya tapi saya tetap,hormati dan memberikan balasan kemakmuran untuk usaha mereka di sana. Gunakan apa yang telah saya berikan kepada kalian dengan baik-baik ,sebaliknya jika digunakan dengan tidak baik maka semuanya akan kembali ke asalnya,emas yang aku beri akan menjadi batu yang tak berguna semoga kalian sukses saya pamit."


Hening..


Suara angin menderu sangat kencang dengan kilatan warna biru yang melesat sangat cepat di atas bangunan tempat semedinya ,cahaya biru kuning itu melesat menuju ke pantai Selatan kemudian menghilang di dasar lautan.


Jakalana mengambil kendi yang berisi butiran-butiran emas murni itu,ia mengamatinya. tersenyum-senyum sendiri ,hatinya bahagia sekali bisa mendapatkan rezeki yang begitu besar dari nyi Roro.


Pagi harinya jaka lana menelpon ustadz Kholik, bahwa ia akan datang menemui ustad, kiranya diperkenankan waktu yang cukup lama cukup bertemu berdua saja.


ustadz Kholik menyanggupi untuk bisa bertemu dengan Jaka Lana.


Sementara diluaran sana .Anak buahnya sedang bersorak Sorai seperti ada yang menyenangkan hati mereka .


anak buahnya yang sedang di ladang pertanian ramai-ramai berdatangan ke tempat ustadz kholik.


Mereka nampak senyum-senyum ceria, sepertinya mereka bergembira, ingin segera menyampaikan kabar yang begitu menggembirakan.


Melihat sebuah keajaiban yang tak pernah ia dapatkan. Dilihatnya,semua Tanaman-tanaman yang ditanamnya,yang baru beberapa hari lalu itu,tiba tiba sekarang sudah nampak segar sudah nampak sehat-sehat bahkan sudah berbunga, sesuatu hal yang tak lazim. karena tanaman cabe itu akan berbunga setelah berusia 1atau dua bulan lebih, tapi ini belum satu bulan baru beberapa hari ditanam sudah terlihat besar segar dan berbunga. bentuknya pun sudah besar dan sangat segar. sampai 50cm tingginya.


Ini sebuah keajaiban yang luar biasa dirasakan oleh para karyawan dan juga petugas kebun sayur ustadz Kholik Ratna.


"Assalamualaikum juragan assalamualaikum ,alhamdulillah alhamdulillah ,ustad. Tanaman kita tanaman kita, lihatlah tanaman kita. tumbuh dengan cepat ustaz. Coba kita lihat kalau ustaz tidak percaya, tanaman cabe ini baru satu minggu lebih saja.. kenapa dia sudah gemuk dan juga sudah mulai berbuah? Alhamdulillah ya Allah ,Alhamdulillah, kami juga melihat tanaman sayur yang kita tanam baru beberapa hari itu sudah mulai berbunga juragan. Saya tidak habis pikir saya senang sekali apa ini ? ini anugerah dari Allah Alhamdulillah. Kita akan panen raya juragan..Horee..."


Ustad Kholik menengadahkan tangan mengucap syukur .atas anugerahnya


"Mas... mas . lihat mas .apa yang mereka katakan benar. mas. "


Ratnapun berlari kecil,kearah ustad yang masih berdiri di depan pintu tempat istirahat pekerja .Lalu merangkul dengan senyum rasa bahagia tak terkira .


"Alhamdulillah kalau begitu... iya saya melihat itu begitu indah.. Tanaman-tanaman kita semuanya subur


itu semua berkat kerja keras kalian selama ini pengabdian kalian sungguh luar biasa saya bangga punya karyawan dan tenaga seperti kalian. terima kasih saya ucapkan untuk kerja kalian selama ini."

__ADS_1


Begitu rendah hatinya sang ustad ini luar biasa dia tidak merasa sombong dengan kemampuannya dengan keberadaannya Dengan ketenarannya dengan kesaktian ilmu yang dimilikinya.


ustadz Kholik memang karismatik patut jadi teladan bagi kita semua.


laki-laki yang belum berusia 50 tahun itu sudah bisa menjadi panutan sehingga warga sekitar pun sangat mendukung dengan kegiatan pertanian mereka tidak merasa tersaingi bahkan mereka bergabung pun dijual dengan harga wajar seperti layaknya seorang pedagang menerima hasil jualan petani yang lain.


biasanya para pelaku bisnis ketika sudah merasa berhasil dan besar usahanya. Maka ia akan bertingkah semena-mena ,misalnya menguasai harga pasar yang hanya sesuai dengan keinginan hatinya.


Untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dari para petani.


justru hal seperti inilah yang ingin dilawan oleh ustadz Kholik, dalam usahanya agar para petani bisa sejahtera ,petani kecil di sekitar yang sama-sama menanam sayuranpun ia bimbing dan hasil tanamanya ia beli dengan harga wajar. Petani lain menanam tanaman pertanian bisa merasakan harga yang sama,setelah ustadz Kholik membangun perkebunan sayur di desanya. Harga beli yang wajar dan yang berdaulat petani lah yang membuat harga bukan pedagang yang memberikan harga .


Sudah menjadi rahasia umum bahwa petani hanya menjadi objek penderita kalau sudah dikuasai oleh para tengkulak maka petani pun tidak berdaya untuk menjual terpaksa harus menjual kepada tengkulak itu dengan harganya yang ditentukan oleh mereka sendiri.


hal-hal semacam itulah yang ingin dirubah oleh ustadz Kholik dengan bisnis pertaniannya dan perdagangan pertaniannya saat ini.


persaingan yang begitu ketat di pasaran kadang-kadang ia pun harus berhadapan dengan para mafia harga pasar.


pernah suatu ketika kolik didatangi oleh beberapa orang yang berpenampilan cukup meyakinkan rupanya seorang pengusaha besar pedagang besar dan tengkulak besar.


iya mencoba merayu agar ustad bisa menjual seluruh sayuran tanaman-tanaman pertanian yang ada di desa itu bahkan di kecamatan itu hanya memasok kepada dirinya.


tentu saja ustadz Kholik menolak ajakan kerjasama itu.


"bapak Dodo yang terhormat , siapa yang tidak kenal dengan bapak seorang saudagar seorang petani sukses seorang tengkulak yang tidak bisa dikalahkan oleh siapapun ketika bapak ingin bekerja sama dengan orang lain selain usaha bapak.


saya bisa bekerja sama dengan bapak, saya sangat senang bekerja sama dengan bapak, saya bersedia patuh pada semua anjuran bapak dan keinginan bapak .


Asalkan hak petani yang bisa memberikan dan menentukan harga jual hasil produksi. Bagaimana ? pak .. yang menentukan harga untuk menjual hasil pertaniannya adalah petaninya bukan dari pihak bapak Gimana pak? Saya siap bekerja sama dengan bapak tapi kalau pihak bapak yang menentukan harga jual? mohon maaf silakan cari tempat lain yang lebih berkualitas hasil pertaniannya."


bos besar tengkulak besar dan petani sukses itu pun tidak bisa menjawab pertanyaan persyaratan yang diminta Kholik .


Maka rombongan bos besar itu pun pergi begitu saja tanpa pamit dengan baik-baik.

__ADS_1


itulah gambaran sekilas tentang bagaimana sebenarnya dan sebaiknya sikap dari para petani agar tidak dipermainkan harga jualnya oleh para tengkulak.


pendapat dan sikap ustaz Kholik patut diacungi jempol ia bisa membantah dan mematahkan keserakahan tengkulak besar itu.


__ADS_2