
Suasana malam di Desa Karangsambung nampak ramai hari ini .
Di alun-alun kecamatan ada pasar malam. Pedagang makanan kuliner masakan hasil laut , atau disebut juga seafood , penjual pakaian ,serta sepatu juga bahan-bahan alat permainan anak-anak, lengkap tersedia .Tempat permainan lotre serta alat hiburan lainnya, berdiri dengan megah dan meriah,dihiasi oleh lampu-lampu berwarna-warni.
Pasar malam itu benar-benar ramai dikunjungi warga dari mulai anak kecil, sampai orang dewasa. Warga dari berbagai desa berkunjung kesana. Menikmati suasana pasar malam dengan fasilitas yang sangat lengkap.
Tempat hiburan yang paling banyak di kunjungi,adalah permainan tong edan ,yaitu motor yang bergerak melaju kencang di tengah tong atau benda berbentuk dinding kay,u yang di susun seperti dinding kamar.
Bentuk Dinding bulat melingkar dengan ketinggian 4 sampai 5 meter, ada tiga motor yang sedang beraksi,dengan kecepatan tinggi memutari tong edan itu.
Suaranya begitu keras meraung-raung dan cukup menghibur para penonton yang dikenakan tarif bayar karcis masuk 10 ribu rupiah.
Disela-sela keriuhan suasana pasar malam.
nampak di sana ada beberapa tokoh pendekar yang menjadi sahabat dan teman seperjuangan Kholik, ibu Dewi kuning juga Mbah Jono.
Mbah Jono terlihat sibuk menerima telepon ,sehingga dia pergi ke tempat yang agak sunyi dari keramaian keriuhan pasar malam yang dipimpin olehnya.
Ternyata Mbah Jono adalah seorang pengusaha entertainment yang bergerak di bidang hiburan kesenian dan keterampilan serta kreativitas warga yang mempunyai keahlian di bidang mereka masing-masing telah dikoordinasi dan ikut dalam grup usaha pasar malam keliling milik grup Abah Jono.
Sehingga mereka bisa melakukan karya dan mendapatkan penghasilan dari hasil karya mereka.
Diantarnya ditampilkan juga ada pertunjukan silat tarung derajat ,sebagai ajang sarana penyaluran bakat mereka anak muda yang suka dengan ilmu bela diri.Usaha hiburan Rakyat Pasar malam
Mbah Jono ,menggabungkan para pelaku UMKM yang ada di desanya.
Mereka berkolaborasi dan mendirikan usaha-usaha kecil.Mereka kini menjadi besar karena di bawah payung sebuah usaha entertainment besar milik Abah Jono.
Sementara itu mereka sedang terlibat perbincangan lewat telpon WhatsApp.
__ADS_1
"Iya ustad, ini sudah keterlaluan .Kita harus segera bergerak kita tidak bisa membiarkan kezaliman ini berlarut-larut Saya akan bantu saya berjanji akan bantu, ini ada Dewi kuning pun sudah saya hubungi ,semua teman-teman yang kemarin membantu kita juga sudah saya hubungi jadi kapan kita mulai, ustad.?"
Abah Jono nampak tegang. laki-laki setengah baya yang berbadan tegap layaknya seorang pendekar itu manggut-manggut sambil mengepal-ngepalkan tangannya, pertanda dia ikut geram.
Ia ikut merasakan apa yang menjadi kekesalan hati Kholik dan Ratna.
Mendengar penuturan Kholik, mereka sepakat untuk terus saling hubung lewat telepon WhatsApp.
Dan pada saatnya tiba untuk bergerak,bersatu melawan kebiadaban manusia bernama Rojak.
Bersama teman-teman mereka yang lain mereka berdiskusi untuk merencana untuk menghadapi kezaliman Rojak yang harus segera dicegah dan dilumpuhkan kembali.
"Tapi sepertinya kali ini kita harus melibatkan Mama guru besarnya Abah Jono juga.?".
Tambah Kholik,Perbincangan suara Kholik lewat telepon WhatsApp.
" Abah ,kapan kira-kira ?kapan harinya? dan apa saja yang disiapkan oleh kita ,agar pak ustad Kholik bisa segera dilaksanakan?"
tampilan ibu Dewi kuning masih tetap sama persis seperti sinden jaipong yang siap menari di panggung unik dan lucu.
"Iya barusan ustadz Kholik, telepon. Menanyakan persiapan kita. Apakah kita masih mau membantunya atau tidak."
sikap ibu dewi kuning ,mulai nampak gelisah. Ia ikut resah dan geram ,setelah mendengar bahwa teman setianya,kini sedang diganggu kembali oleh perilaku Rojak yang makin brutal itu.
Dengan sikap nya meyakinkan hati Abah Jono, bahwa orang baik seperti Kholik dan Ratna memang harus dibantu, dalam segala upaya dan usahanya memerangi kejahatan.
"ustadz Kholik itu orang baik-baik, tentu saja kita tidak bisa membiarkannya menghadapi persoalan rumitnya seorang diri. Hidup dan mati kita sudah ditentukan sama yang kuasa.
kita sadar bahwa kita akan menghadapi bahaya yang sangat besar karena harus berhadapan dengan makhluk-makhluk yang begitu ganas."
__ADS_1
Sambung Ibu Dewi kuning sambil membenahi sanggulnya yang kendur, karena tadi keserempet motor anak buahnya,di dalam tong Edan.
"Niat kita adalah jihad fisabilillah. memerangi kejahatan itu wajib hukumnya."Kata Abah Jono,sambil tersenyum menatap kelakuan ibu Dewi kuning.
nampak elegan tradisional,memakai sanggul dan juga pakaian ala penari jaipong atau pesinden.
"Hehehe... Bu Dewi memangnya kalau tidak memakai sanggul itu jimatnya rontok ya hahaha."
Mata Bu Dewi kuning melotot BBM lucu sambil mengacungkan tinjunya.
"Apaan sih mau di tonjok apa? tampilan ku seperti ini ciri khas aku dari sejak remaja dulu aku suka pakaian seperti ini. kalau aku tampil seperti wanita yang lain apalagi di zaman modern seperti ini? ya itu bukan aku namanya paham Abah?." Bu Dewi kuning senyum-senyum manis menatap Abah Jono sambil memberi isyarat agar tidak membuka rahasia pribadinya ke khalayak dan teman-teman Abah Jono.
Suasana pasar malam tiba tiba berubah,keramaian pengunjung yang sedang bersuka cita , dengan begitu riuh rendah suaranya motor tong edan,?juga di tempat hiburan ombak banyu, ada kincir air ,nampak terjadi keanehan.
para pengunjung berlarian seperti ada yang mengejar dan menakut nakutinya.
mereka berlarian kesana kemari sambil teriak-teriak menjerit-jerit dan sebagainya benar-benar suasana kepanikan yang luar biasa terjadi malan itu.
Bahkan para pedagang makanan sajian kuliner kuliner para pelaku UMKM yang sedang laris manis menjual dagangannya di pasar malam group Abah Jono. tiba-tiba mereka berlarian berhamburan menjauh dari stan tempat usahanya mereka berteriak-teriak ketakutan.
Disaat perbincangan mereka berdua tiba-tiba terdengar teriakan orang,yang tadinya , suara orang yang bersorak senang, tapi ini suara itu bukan suara orang senang, tapi suara teriakan pun kaget dengan suara motor yang jatuh berdebam .
Akibat saling tabrakan di udara satu dengan yang lainnya.
mereka terkapar karena jatuh dan tertimpa kendaraannya ketiganya pun tewas seketika, teriakan pengunjung semakin panik terdengar kacau balau mereka berusaha mencari jalan keluar untuk menghindar dari kejaran hantu-hantu yang mengejarnya dan menangkapnya kemudian melemparkan tubuh orang-orang yang ada di pasar malam.
Orang-orang yang tadinya sedang bersukacita kini menjadi panik luar biasa
"Dewi kuning.. Ini bukan tragedi ini bukan musibah,kita diserang mahluk jin dan para genderewo.. kecelakaan tabrakan motor di tong edan jug karena ulah dari para makhluk jahat itu, segera bersiap jangan biarkan mereka makin banyak yang kena ulah jahatnya."
__ADS_1
tatap mata Dewi kuning merah menyala terpancing emosi yang luar biasa ia pun bersiap untuk menghadapi makhluk-makhluk yang tiba-tiba menjelma di tempat pasar malam tempat usahanya.