KISAH RUMAH TUA

KISAH RUMAH TUA
Episode 34


__ADS_3

Suatu malam ketika bulan sedang malu bersinar,langit diatas desa Pabuaran nampak mendung .Suasana udara. terasa gerah tak nyaman di rasakan.


Tiba tiba terdengar suara angin kencang berputar putar di atas 🏠 rumah tua.Setelah angin reda meluncur asap putih yang dibarengi dengan cahaya api merah menyala bulat membentuk bola Api 🔥 tapi seperti ada ekornya.


Ada puluhan cahaya bola api 🔥 berekor itu masuk tepat dari atas atap rumah 🏡 tua.Lalu menghilang.


Suara anjing 🐕 menyalak nyalak seperti memberi isyarat ada nya sesuatu yang terjadi di lingkungan Desa itu.


Rumah 🏡 tua yang kini tak di huni Nampak serem,ditambah gelap Lampu PLN di rumah 🏠 tua padam..


Suara itu mulai mereda saat Cahaya 🌙 bulan di langit menyebarkan sinarnya kembali, dilangit menyisihkan awan ☁️ hitam yang berarak menghalangi sinar bulan 🌙.


Suara 🐕 tak lagi menyalak suara alam kembali seperti biasa ..


Warga penduduk sekitar merasakan hal yang sama ,seperti ada sesuatu yang datang di 🏡 rumah tua.


Mang Oman menyaksikan semua kejadian aneh pada malam itu.Ia jadi trauma. kejadian setahun dulu di rumah 🏠 tua itu. Hngga kini ia merasakan ada rasa takut..ketika melewati lingkungan 🏡 rumah tua itu..


Ia pun tak lagi mengerjakan apa yang jadi tugas di rumah 🏡 tua itU


kejadian-kejadian aneh pun sering terjadi, orang tiba-tiba kesurupan ada orang tiba-tiba ngamuk tanpa sebab dan sebagainya dan sebagainya sejak kejadian malam itu.


Kini warga masyarakat mulai resah kembali ,dengan adanya gangguan jin penghuni rumah tua.


akan ada beberapa warga yang mengumpulkan masa untuk menghancurkan rumah tua itu.


Tapi anehnya ketika mereka datang berbondong-bondong ke rumah 🏠 tua itu, mereka tidak melihat apa-apa ketika mereka datang ke.lokasi ,dan mereka tidak melihat rumah tua itu menghilang berada di mana.?


Pekarangan itu pun sepertinya hanya terlihat pohon-pohon yang tidak jelas pohon apa.


Artinya ketika ada niat orang akan menghancurkan rumah 🏠 tua itu tak dapat dilihat atau menghilang tak berbekas?.


Rumah itu sama sekali tidak kelihatan tidak nampak apapun hanya ada pohon pohon dan semak belukar, aneh memang.


Setibanya mereka di tempat warga masyarakat yang berniat menghancurkan rumah itu ,mereka seperti berada di tengah hutan .


Padahal jelas jelas mereka sudah berada di jalan yang dilewatinya adalah jalan yang biasa dilewati oleh orang-orang sekitar,bahwa di situlah letaknya rumah tua itu berada.

__ADS_1


Sebenarnya dari dulu banyak sekali yang ingin mencoba menghancurkan atau memindahkan rumah tersebut dengan cara-cara mereka ,tetapi memang tidak menemukan letak lokasinya rumah itu. Rumah itu tidak nampak.Tidak terlihat oleh mereka, sehingga mereka pun bingung bagaimana caranya mencari rumah itu untuk menghancurkannya. Karena memang rumahnya tidak kelihatan di mana letaknya.


Mereka pun pulang dengan menggerutu dasar rumah hantu ,dan caci makian yang lainnya ditujukan kepada rumah tersebut.


Lurah desa Pabuaran juga sudah mulai mendapatkan laporan-laporan yang tidak mengenakan, tentang kondisi rumah itu. Di antara warga masyarakat juga banyak yang mengusulkan, mengusulkan agar rumah itu dihancurkan saja, diratakan dengan tanah dan dibangun sebuah masjid. Begitu usulan warga masyarakat dan para kyai yang ada di desa itu. mudah-mudahan dengan cara seperti itu tempat itu tidak menjadi angker kembali.


Tapi semua berpulang pada si pemilik rumah tentunya, yaitu Ratna.


Beberapa kali warga masyarakat pun membicarakan hal itu pada Ratna dan juga kholik, sehingga banyak diantara tokoh-tokoh masyarakat yang mendesak agar segera dilakukan ritual kembali .Kemudian membongkar rumah 🏠 tua itu.


Sebagai orang yang sudah dianggap menjadi tokoh masyarakat tentu saja semuanya ditampung dan dipikirkan ulang oleh Kholik, bagaimana cara menyelesaikan masalah-masalah yang ada di rumah 🏠 tua itu.


Bahkan kini mulai berkembang imez, seolah-olah Kholik dan Ratna sekongkol.


Karena memang di rumah tua itulah disitu mereka menyimpan makhluk-makhluk untuk membantu usaha mereka.


Fitnah-fitnah keji pun mulai berdatangan karena Ratna dan Kholik dianggap tidak peduli dengan keadaan lingkungan yang mulai resah kembali.


Mereka bahkan dengan keji menuduh bahwa Kholik dan Ratna adalah seorang pemuja setan dan iblis untuk membesarkan usahanya.


Lama-lama berkembang pemikiran-pemikiran buruk di masyarakat ,bahwa dirinya dan Ratna memang sengaja memelihara makhluk-makhluk itu, untuk membantu usaha dan membesarkan usahanya. alias Pemuja setan.


Warga masyarakat ada yang menilai bahwa apa yang dilakukan Khaliq dan Ratna semuanya adalah hanya sebuah pencitraan seolah-olah mereka menjadi kyai dan membuka usaha pertanian, mengajak masyarakat bekerja.


Padahal modalnya adalah dibantu oleh setan dan iblis yang mereka pelihara di rumah tua sampai seburuk itu. Pemikiran sebagian masyarakat, saat isu tidak mengenakan ini pun kini sudah mulai menyebar hampir ke setiap orang warga desa Pabuaran.


Dengan keadaan demikian tentu saja Kholik dan Ratna makin panik dengan adanya tuduhan-tuduhan seperti itu. Padahal beberapa waktu lalu, sudah beberapa kali dilakukan ritual ,yang disaksikan oleh seluruh warga desa Pabuaran.


Bahkan dibantu oleh beberapa warga tokoh masyarakat juga santrinya, dan aparat keamanan juga pemerintahan.Dibntu para santri yang didatangkan dari beberapa pondok pesantren yang besar.


Tapi kini beberapa masyarakat,diantara mereka sepertinya sudah tidak percaya lagi dengan keberadaan kebijkan Kholik dan Ratna,yang mereka anggap penampilan kehidupannya saat ini hanyalah sebuah lipstik belaka.Untuk mengelabui masyarakat desa Pabuaran. Yang sebenarnya beberapa warga yang meninggal telah diposisikan ,mereka adalah calon tumbal-tumbal untuk memuncakkan usahanya selama ini?.


Tentu saja ini tantangan sangat berat yang kembali dihadapi Kholik dan Ratna. Dengan rumah tuanya.


Tantangan ini makin berat dirasakan oleh Ratna dan Kholik, dia pun berusaha untuk bisa pengertian kepada mereka-mereka yang bersuara seperti itu, tetapi rasanya sia-sia karena mereka sudah merasa menjadi korban langsung dari keganasan makhluk-makhluk yang berasal dari rumah tua. Mereka sudah ba yak yang terprovokasi.


Kholik pun sampai berjanji bersumpah untuk menyelesaikan dan membuktikan bahwa dirinya bukan seperti yang mereka tuduhkan.

__ADS_1


Mereka berdua akan segera menyelesaikan masalah-masalah yang ada di rumah itu. Tinggal menunggu waktu dan momen yang tepat untuk menyelesaikan masalah-masalah itu.


Makin lama warga masyarakat makin tidak sabar,dengan keadaan yang makin parah. Karena sudah banyak jatuh korban kembali ,diantaranya yang kesurupan , makin sering terjadi dan ketika diobati atau di sadarkan , orang itu selalu menyebut saya berasal dari rumah tua itu. Bahkan mulai banyak yang sakit mendadak kemudian meninggal , ada juga yang berakibat mati karena bertabrakan mobil , motor yang sebenarnya jalan itu tidak layak untuk terjadi sebuah peristiwa kecelakaan ,sampai meninggalkan luka ataupun mengorbankan jiwa, karena jalan itu merupakan jalan gang yang sempit . Jadi terasa janggal ,tiba-tiba ada banyak kejadian-kejadian aneh di depan rumah itu ,terus berulang selalu terjadi di depan rumah tua itu.


Satu satu persatu warga masyarakat akhirnya mengadukan permasalahannya kepada lurah Pabuaran .Mereka kembali mengadukan hal-hal yang aneh-aneh yang sering terjadi di rumah tua itu.


Padahal, setahun yang lalu jalanan itu selalu dilewati oleh kendaraan-kendaraan kecil . Seperti motor bentor dan juga tossa yang lewat ke depan rumah itu pada malam hari pun mereka merasa biasa saja,tapi saat ini para pengendara tidak lagi mau melewati jalan di depan rumah tua karena kini mereka kembali sering mengalami hal-hal yang aneh ,ketika melewati jalan di depan rumah tua itu.


Pernah pada suatu hari kejadian tukang bakso dan tukang mie ayam yang lewat jalan itu .Mereka melihat disekitar 🏠 rumah tua nampak ramai seperti ada acara .


Sehingga ia pun mangkal di situ.


Dagangan bakso dan mie ayamnya laku keras .


Bahkan Abang Jhon Madura ,yang jual sate pun senang sekali lewat jalan itu karena pasti banyak yang belanja. Makanan yang dijualnya habis.Bahkn Ia kembali lagi kesitu menambah barang dagangannya.


Para pedagang itu melihat di sekitar rumah 🏠 tua, ramai sekali oleh orang-orang yang berkunjung .Dan sepertinya ada tontonan tarling tayuban.


Mereka pun Berdagang di situ, banyak yang belanja, dagangan makanan mereka selalu habis ketika malam 🌃 malam itu di depan rumah tua 🏠


Tetapi setelah pulang sampai rumah masing-masing Para pedagang Kaget serta tiba tiba lemas ,Saat membuka serta melihat kotak uang berisi batu kerikil dan daun-daunan kering.


Akhirnya mereka kapok tidak lagi berjualan di tempat itu dan tidak melewati jalan itu, jalan di depan rumah tua.


Sementara warga sekitar yang tinggal di sekitar dekat rumah tua itu ,tidak pernah melihat ada keramaian apapun seperti yang diceritakan oleh para pedagang. Yang katanya mangkal di situ .


Mereka pun tidak pernah melihat para pedagang yang mangkal di situ .


Warga sekitar hanya melihat tempat itu sekarang sudah sepi karena jarang dilewati orang apalagi orang yang sudah tahu bahwa jalan itu jalan angker karena melewati rumah tua tersebut.


Keterangan yang bertolak belakang dengan warga yang ada di sekitar tersebut tentu saja membingungkan, ketika jadi bahan laporan oleh warga ke kantor pak lurah.


Ada dua versi laporan berbeda dari warga.


Tapi tentunya itu semua adalah kejadian-kejadian yang mustahil terjadi tapi mereka rasakan dan jelas sangat meresahkan.Menurut warga yang mengkau mengalaminya.


Sebagai lurah ia pun menyikapi dengan bijak adanya laporan warga tersebut

__ADS_1


__ADS_2