
Nampak beberapa bayangan hitam berkelebat menyabet dan menyapu para pengunjung dengan sangat cepat. sehingga para pengunjung terjatuh terjungkal dan saling berdesakan tidak karuan suasana benar-benar panik benar-benar kolaps.
Ibu Dewi kuning dan Abah Jono dengan sigap dengan kemampuan spiritualnya dan ilmu kanuragan yang cukup tinggi, segera bertindak mengantisipasi .
Deewi kuning melesat dan menyambar beberapa bayangan hitam yang ternyata wujud genderuwo, yang akan menangkap seorang pengunjung pasar malam .Dengan selendang kuning lengan genderuwo itu di ikat dan di tarik lalu dilemparkan ke luar klangan pasar malam.
Dewi kuning dengan sikap terbang kembali dan melayang menghajar beberapa genderuwo lainnya dengan satu sambaran selendang kuning kemudian mengikatkan selendang kuningnya ke tubuh beberapa genderuwo menjadi satu.
Setelah itu Abah Jono menyemburkan asap putih dari kedua tangannya untuk melindungi para pengunjung dari serangan para genderuwo.Genderewo kinibtak dapat melihat manusia calon korbannya.
Para genderuwo itu kini berbalik kelimpungan, dan mereka sepertinya tidak melihat di mana orang-orang yang tadi berkumpul banyak di tengah pasar.
Sepertinya mahluk itu tidak melihat apa-apa lagi di lokasi pasar malam.
Seekor genderuwo yang bertubuh besar dengan taring yang begitu besar serta tajam dengan bulu tubuhnya hitam legam, berteriak memanggil Dewi kuning dan Abah Jono.Suaranya sangat.menggetarkan mental juga menakutkan .
"HOAAAR.... DIMANA KALIAN ..HAY PECUNDANG JONO DEWI KUNING."
Ibu Dewi kuning dan Jono saling bertatapan memberikan kode isyarat untuk segera bertindak kemudian secara bersamaan, menyerang balik mereka. Dengan gabungan ilmu yang telah sepakat disatukan antara ilmu milik Dewi kuning dengan ilmu kanuragan Abah Jono.
Ilmu Bara durjana yang berasal dari gabungan ilmu, yang dimiliki oleh Dewi kuning dan Abah Jono, mulai dirapalkan
mereka berdua bersedekap dengan tangan kiri dan tangan kanan yang menyatu kuda-kuda keduanya begitu sempurna seolah menancap ke dalam bumi. pada rapalan terakhir yang mereka ucapkan, tiba-tiba Kini terdengar suara angin yang begitu besar. Bersamaan dengan itu,munculnya kobaran api berwarna biru dan kuning menyelimuti tubuh para genderuwo.
Kini kesepuluh tubuh genderuwo itu kelabakan mencari tempat untuk menyelamatkan diri dari serangan api raksasa. Yang kini mengurung dan menggulung tubuh mereka , bahkan api itu mengejar tubuh genderuwo yang berusaha lari dari kalangan pasar malam.
Suasana pasar malam berubah drastis menjadi sangat mencekam, akibat ulah 10 genderuwo yang bergentayangan di tempat keramaian itu.
__ADS_1
Di 10 genderuwo yang sempat mencelakai beberapa orang anggotanya Abah Jono dan Dewi kuning. tapi kini mereka terjebak di dalam lingkaran api raksasa, lingkaran api yang dikobarkan melalui ilmu kanuragan tingkat tinggi dari kedua pendekar yang dikenal warga sebagai bos pasar malam.
"Astagfirullah, coba lihat pak ,ada api besar sekali melingkari mahluk genderewo, kini giliran mereka yang panik?". kata seorang penjaja kuliner yang tadi ikut berlarian karena panik dan takut melihat genderuwo genderuwo itu ngamuk, tapi kini dia melihat sebuah keajaiban yang benar-benar di luar daya nalar pikirnya.
Genderuwo genderuwo itu kini berada di lingkaran api yang sangat besar yang berwarna kuning dan biru, mereka kini tidak bisa berbuat apa-apa bahkan untuk keluar dari lingkaran api pun mereka sudah tidak mampu bergerak.
Setelah dirasa aman memenjarakan para genderuwo itu.
Dewi kuning berlari ke arah tong edan yang menjadi tanggung jawabnya sebagai pengelola usaha hiburan berbahaya dan penuh resiko itu.
Abah Joni pun menyusul, karena penasaran kenapa sampai terjadi kecelakaan yang biasanya lancar-lancar saja tidak ada tragedi apapun karena mereka sudah dibekali dengan berbagai teknik mengendarai kendaraan di atas udara tong edan.?
Selama 3 tahun mengelola usaha itu baru kali ini terjadi tragedi musibah yang dialami oleh tiga pengendara motor tong edan itu.
Kondisi motor pun ringsek , ketiga pengendaranya juga terluka di bagian kepala dan juga bagian dada mereka yang robek dan bersimbah darah.
"Ada yang nggak beres sepertinya ini,?
kondisi motor sebenarnya baik-baik saja. kondisi fisik pemain juga baik-baik saja.. ini pasti ada yang tidak beres aku merasakan seperti itu ,Abah Jono."
Ibu Dewi kuning berusaha mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi ,apakah itu murni kecelakaan dari pemain yang sedang nahas atau memang ada hal yang mengganggu kegiatan mereka? hingga terjatuh ? akibat bertubrukan di udara tong edan malam ini.
Benar saja dugaan ibu Dewi kuning.
Setelah, ia mendeteksi seluruh ruangan kayu yang bentuknya melingkar setinggi 6 meter itu.
Ibu Dewi kuning menemukan beberapa bungkus tanah yang dibalut kain putih,ditaruh atau, mungkin tadi dilempar kepada ketiga pengendara motor, dalam tong edan.Hingga mereka terjatuh karena saling Tabrak.
__ADS_1
Dewi kuning mengambil kain putih yang dibuat membungkus tanah itu.
Intah tanah apa yang dibungkus dengan kain putih ,yang dilempar. Ada butuh pemain tong edan nya..lagi?
Tapi kelihatannya tanah itu bukan sembarang tanah..
tanah itu cuma sebagai isyarat , Seolah-olah tiga orang pengendara itu terkena debu dari tanah yang dibungkus oleh kain putih ada tiga kain putih yang Sengaja dibuat
Dan Seketika terjadi kericuhan kepanikan karena terjadi kengerian yang baru saja terjadi di tempat usaha ibu Dewi kuning Abah Jono.
Suara raungan sirine ambulans sudah tiba kemudian paramedis langsung membawa ketiga orang yang terluka parah itu ke rumah sakit terdekat.
Abah Jono pun sibuk membenahi semuanya anak buahnya yang lain pun ikut membantu menenangkan warga masyarakat penonton yang panik mereka berlarian dari atas tong edan sebagai tempat menonton mereka mereka berdesakan dan ada juga yang beberapa orang yang terjatuh saling tindih di atas karena memang tempat itu begitu sempit sehingga banyak orang yang jatuh dari atas tong edan. akibat berdesakan.
Abah Jono berteriak-teriak untuk menenangkan penonton yang di atas yang sedang berdesak-desakan untuk turun ,mereka berteriak-teriak seperti melihat sesuatu yang membuat mereka merasa takut, akibatnya mereka panik, berlari berdesakan untuk turun, dari atas panggung tong edan itu.
Diantara mereka kedengaran teriakan kesakitan akibat terjatuh dari motor dan tertimpa motornya mereka benar-benar sedang merasa takut.. seperti melihat wujud hantu yang menakutkan, berusaha menyerang sehingga mereka panik . para pengendara motor itu kemudian saling bertabrakan dan jatuh mengerikan.
di antara kerumunan itu juga terdapat beberapa perempuan terutama anak-anak remaja yang berlarian dan jatuh dari ketinggian 4 meter, setinggi dinding tong edan berdiri.
sungguh tragedi yang mengenaskan telah terjadi malam itu sehingga Abah Juno dan ibu Dewi kuning benar-benar prihatin kini ia meluapkan seluruh emosi dan amarahnya ke tubuh para genderuwo yang hadir di tempat itu dan telah mengacaukannya.
ibu Dewi kuning dan Abah Jono tidak serta merta membunuh 10 genderuwo itu...
Tetapi dengan kemampuannya ibu dewiku yang menangkap salah satu anak buah dari genderuwo yang tadi ngamuk.. dan hampir menangkap seorang anak kecil.
ia melemparkan selendangnya kemudian mengikat dan mengangkat ke udara tubuh salah satu genderuwo itu kemudian membantingnya di depan orang-orang yang berkerumun kali ini malah berbalik menonton seolah-olah ada hiburan baru yang lebih seru dari sekedar hiburan yang ada di pasar malam. mereka menonton tontonan baru di depan matanya .Mereka yang berani menonton bersorak-sorai kemudian mengumpat ke seluruh genderuwo yang malam ini benar-benar tampil menjelma seperti layaknya menonton sebuah film horor , baru kali ini warga masyarakat bisa melihat menonton wujud asli yang mengerikan dari tubuh genderuwo makhluk yang selama ini tidak pernah bisa dilihat oleh mata orang-orang biasa.
__ADS_1