KISAH RUMAH TUA

KISAH RUMAH TUA
Episode 18


__ADS_3

Udara malam jumat kliwon di depan rumah tua itu nampak seram.


Udara makin terasa panas.


Angin disekitar terasa gerah berubah tak seperti malam-malam yang lalu.


Suara burung hantu saling bersahutan di tambah suara gagak yang menyalak nyalak.Benar benar keadaan malam yang mencekam.


Para petugas kepolisian dan koramil yang baru saja mengeksekusi atas perintah komandan mereka semakin penasaran .


Apakah Rudianto akan benar benar tewas setelah tertembus peluru.


Padahal dari cerita yang berkembang dari mereka yang pernah berguru padannya..orang ini kebal peluru dan senjata tajam.


Mungkin karena berkat tuah dan mujijat atau karomah air dari kendi yang disiramkan ke senjata dan peluru tadi maka ilmu hitam yang merasuk tubuh Rudianto jadi rontok.


Sementara itu suara Rudianto berteriak teriak sangat keras ia benar benar merasakan kesakitan yang luar biasa. Sumpah serapahnya seolah menyimpan dendam kesumat yang sangat dalam pada Dewi kuning sebagai murid pengkhianat .


"Aku bersumpah arwahku akan mengejarmu hai wanita pengkhianat.".Teriak Rudianto dengan posisi sempoyongan seakan semakin berat menyangga tubuhnya yang kekar itu kini telah tertembus peluru dari senapan yang di tujukan ke pada dirinya tadi.


Saat tubuh Rudianto hampir terjerembab tiba-tiba ada suara menggeram sangat keras.Suara angin kencang mengitari tubuh Rudianto yang sedang sekarat.


Suasana malam jumat kliwon ini benar benar mencekam penuh dengan aura mistis.


Sementara itu bagai asap tapi mengandung cahaya warna putih dari


Mesjid jami yang di penui jamaah wirid yang terus terusan membaca surat surat dari alquran terus di kumandangkan, dipimpin oleh Rohmat .


Gemuruh suara wirid dari mesjid itu terdengar seperti guntur yang terasa panas dan menyambar nyambar telinga para demit serta jin jin penghuni rumah tua.


Tiba tiba terlihat bayangan hitam yang meliuk liuk...memutari tubuh Rudianto yang sudah bercucuran darah itu, akibat brondongan tembakan petugas kepolisian dan anghota Koramil.


Kini nampak semakin keras berputar.


Bayangan itu sepertinya haus darah.


Dengan geram dan kelihatan rakus mahluk menyeramkan itu menerkam tubuh Rudianto lalu menyedot semua darah yang mengalir dari tubuhnya.


Semula Rudianto merasa sangat pede.Ia yakin tubuhnya takan tertembus peluru .Tapi ternyata ajal menentukan lain. Ia tak berkutik ditembus peluru.Bahkan tubuhnya kini jadi mangsa iblis yang sudah tak lagi mau jadi budaknya.


Semenit kemudian tubuh Rudiyanto jadi kering kerontang mengerikan.Tubuh itu jadi kisut kempes seperti balon udara yang kehabisan udara.Kemudian


Jatuh ambruk tanpa setetes darah sedikitpun.


Seluruh warga yang melihat kejadian itu merasakan kengerian yang membangkitkan bulu kuduk. Mereka serentak berucap...


"Astagfirlah..inalilahi wainalilahi rojiun."


Ucap seluruh anggota petugas yang telah menembak tubuh Rudianto yang kata kebanyakan orang tubuhnya kebal senjata tajam.Tapi kali ini ambruk dan tewas secara mengerikan.


Tapi ternyata kenyataan nasibnya malam ini harus mati dengan cara tragis.


Dengan teriakan keras dan menyayat hati "Tobaaaaaaaat... mati akuu...aaahhhh..." seluruh orang yang melihat kejadian itu sebenarnya tak tega mwnyaksikan Rudianto tewas dengan cara mengerikan.


Setelah menyedot darah Rudianto Selanjutnya bayangan hitam itu melesat ke udara dan bermaksud menyerang ustad Kholik dan Dewi kuning yang juga dalam.keadaan kritis.


"HAY DEMIT AYO HADAPI AKU....".


Suara Rohmat sang ketua santri berdiri dihadapan antara Kholik Dewi.kuning dan tubuh Rudianto yang telah tewas.


Rohmat telah bersiap dengan gerakan kanuragan yang pernah diajarkan ustad kholik.


Berbekal air dari doa wirid jamaah di mesjid jami ..


Rahmat yakin lilahita ala bahwa apa yang dibawanya di dalam kendi itu bisa menghalau atau mengusir iblis yang sedang mengamuk.


Iblis bermata merah kini berwujud jelas. Setelah Rohmat mencipratkan air hasil wirid dari kendi.

__ADS_1


Mata.merahnya tertuju ke arah tubuh Rohmat..


Suaranya meraung raung mengerikan.


Rohmat bersiap dengan serangannya.


Gerakan sangat cepat Rohmat meloncat dengan ilmu peringan tubuh seperti gerakan angin .. memuncratkan air dari kendi.


Suara geraman dan teriakan menakutkan terasa sangat memengkakan telinga.Gerakan gerakan Kanuragan ke tiga orang berilmu tinggi itu benar benar bersiap antara hidup dan mati.


Iblis itu makin menampakan seluruh wujudnya...


Kini Tiga insan pejuang itu bersatu saling pegang tangan.. masing masing memantapkan diri dengan amalan masing masing.


Rohmat menempelkan telapak tanganya ke dada ustad kholik dan Dewi Kuning,menyalurkan energi positip untuk kholik dan Dewi kuning.


Setelah tenaganya terasa pulih kembali.


Tubuh ketiganya terbang.melesat kearah sosok iblis berwajah mengerikan yang kini bersiap melawan kematian di depanya..


Aneh akibat serangan mereka iblis itu diam seperti terkunci.


Sepertinya dia merasa bahwa kemampuan tiga orang ini tidak mungkin bisa mennembusnya.


Tapi apa yang terjadi...


Iblis bermata merah itu kini terjebak. Tubuhnya kini benar benar tak mampu bergerak.Akibat air rajah dan air tuah yang di cipratkan ketiga musuhnya.


Iblis itu menjerit lama lama tubuhnya merah menyala bagai sinar api las listrik sinar terang dari kilauan cahaya api kebiruan memancar dari tubuhnya.


Setelah terbakar selama 10.menit


kemudian padam dan meninggalkan warna hitam gosong bagai arang sekam.


Ketiga orang itu terus.menciprati Iblis dengan air bertuah yang telah jadi Arang .


Dan kini kendi itu menjadi tempat tinggal barunya .


Ketiga orang itu akhirnya jatuh terkulai.. mereka benar benar telah kehabisan daya.


Tenaga ketiga pahlawan desa pabuaran itu benar benar terkuras habis. Mereka kini terkulai lemas denganntangan saling bergandengan.


Bahkan untuk bicara pun ketiganya sudah tak mampu.


Ratna mendekati ketiganya dengan tiga botol air mineral dan air teh manis untuk memulihkan sedikit demi sedikit tenaga mereka.


Beberapa santri yang datang menghampiri ustad kholik Dewi kuning dan Rohmat bergegas membantu memondong mereka keluar dari Rumah tua itu.


"Alhamdulilah... ayo kita bantu .Bawa mereka ke rumah sakit. ..kita harus cepat..jangan sampai mereka.kehabisan tenaga ." Teriak printah pak Kapolsek.


Dengan sigap seluruh petugas kepolisian dan petugas medis membawa ketiga tubuh pahlawan desa Pabuaran itu ke dalam mobil ambulan.


Ratna nampak berseri seri bercampur haru. Melihat semua kejadian yang telah berlangsung .


Rasa takut kehilangan Kholikpun melanda hatinya.Ratna ikut masuk.ke dalam mobil ambulan mendampingi sang ustad.


Air matanya tak tertaham mengalir, sejuta rasa berkecamuk dalm.dadanya.


Ratna benar-benar merasa sangat takut kehilangan sang kekasih hatinya.


Ia tak mengira bahwa dirumah tuanya akan ada kejadian yang sangat serius.


Dan hampir saja mencelakakan semua orang ,gara gara Penghuni Rumah tua miliknya.


Pak.kapolsek pak danramil pak kepala desa dan seluruh petugas keamanan bergegas mengumpulkan ratusan kendi yang dipakai untuk memenjarakan para demit atau mahluk astral itu.


Kendi kendi itu di masukan dengan sangat berhati-hati, kedalam.sebuah kotak besar yang sudah disiapkan.

__ADS_1


Seluruh warga desa pabuaran benar benar mengelu elukan dan merasa sangat bangga memiliki ustad dan orang orang yang hebat,seperti Dewi kuning dan Rohmat.


Percakapan tentang kejadian itupun akhirnya menjadi viral dimedia sosial.Nama mereka harum terdengar dan menjadi viral di berbagai media.


Tetapi ustad Kholik Rohmat dan Dewi kuning selalu menghindar dari sorotan kamera dan ajakan wawancara atau yang bermaksud mencari tau tentang kisah dan kejadian tragis penuh mistis malam itu.


Sebulan berlalu... sudah tak ada lagi keaneham keanehan di desa pabuaran yang bersumber dari Rumah tua itu.


Warga desa yang sempat terkena.dampak dari kejahatan kelakuan Paranormal Rudianto sudah kembali sembuh.


Warga kembali berkegiatan secara normal.


Sebulan berikutnya Ratna dan ustad kholik pun akhirnya melangsungkan pernikahan. di Kantor Kua kec pabuaran.


Secara diam diam.


Hanya dihadiri oleh pihak keluarga kholik dan disaksikan oleh pak kades kapolsek dan pak.danramil serta pak camat.


Acaranyapun berlangsung sangat sangat sederhana.


Ratna dan Ustad kholik serta keluarga mempelai pengantin, sengaja tidak mengumumkan acara pernikahan mereka bahkan mereka tidak mau menerima sumbangan materi atau jasa dari pihak manapun.


Padahal semua warga pasti akan menjadilan momen itu sebagai wujud ungkapan terima kasih dan rasa syukur warga atas jasa besar nya. Menyelamatkan desa dari bencana teror tetapi pihak mereka menolaknya. Sungguh sikap kesatria seorang pahlawan sejati.


Usaha pertanian yang di.kepalai oleh pak ustad kholik dan di manajemeni oleh Ratna kembali bekerja dan produksi.


Terminal bus antar kota Kecamatan pabuaran nampak ramai para penumpang. Mobil mobil angkot berjejer siap mengaangkut para.penumpang yang sekarang mulai bergeliat kembali.


Sejak dua tahun lalu sepi dari kegiatan akibat Pandemik.Covid 19.…


"Hay kang Rojak. saya dengar lagi cari orang ya.. "


Tanya Kepala Preman bernama Bregud.Yang bertubuh tinggi besar dengan tatoan gambar Jangkar di.lengan kanan kirinya.


Nampak.seram dan galak.


"Kamu.bisa bantu saya Bregud.? 1 M buat kamu bagikan pada anak buahmu. jika kamu. berhasil bawa kepala si Ustad Kholik dan.kepala si Dewi.kuning.. dan si Ratna saya bayar Kontan."


Mata bregud.menatap serius ke arah Rojak.


"Kamu serius.kang?"


"Ini tugas berat dan kalian harus merahasiakan. jangan sampai rencana ini kebongkar sebelum terlaksana."


Rojak.membuka tas koper yang dibawanya. kemudian meletakan diatas jok mobil angkot milik anak buah Bergud.


Rojak.membukanya .Tak kurang 500 juta tersusun rapih di dalam.iikatan .


"Ini tanda keseriusan saya. Sebagai persekot . Sisanya saya bayar serelah tugas kalian selesai. Bagai.mana Bergud? sanggup?"


Mata Bergud dan beberapa anak buahnya saling pandang.. kemudian memberi kode pada Bosnya untuk.menerima tawaran berbahaya dari Rojak.


"Ok kang saya siap. Serahkan semua tugas itu pada kami. tapi kami butuh waktu untuk menyusun strategi."


Anak.buah Bregud senyum senyum gembira menerima tugas berbayaran tinggi itu...


"Ok.saya sudah tau profesionalnya kamu broo. saya tunggu kabar Hasil secepatnya."


Rojak memanggil sopirnya kemudian Sedan mewah masuk ke area terminal dan Rojak pun meninggalkan tempat bersejarah bagi masa.lalunya di terminal itu dulu dirinya yang jadi kepala preman. dan menguasai Terminal terminal yang ada di Cirebon.


"ok selamat jalan boskuh.. kami siap jalankan tugas. tunggu hasil exekusi nya ."


Teriak Bregud.dengan .mengacungkan tangan kearah Kepergian Rojak yang meninggalkan koper berisi uang 500 juta.


"Ok bos.. tunggu.kabar gembiranya ya..terima kasih."


Lima orang anak buah Bregud tentu saja matanya hijau seperti warna uang lembaran 50 ribuan.

__ADS_1


Mereka membagikan uang persekot yang diberikan Rojak. untuk menghabisi nyawa tiga orang yang di targetkan.


__ADS_2